Hamil Anak Protagonis

Hamil Anak Protagonis
BAB 27 – Pahlawan Wanita


__ADS_3

Dalam novel, Bulan dikisahkan sebagai gadis miskin. Orang tua dan saudarnya menjadikan Bulan sebagai sapi perah yang harus bekerja


mati-matian demi menghidupi keluarga. Meski begitu Bulan yang memang baik hati tidak menolak dan tidak memberontak dan terus menghidupi keluarganya.


Ibunya sakit parah, ayahnya kecanduan minum dan juudi, dan adik laki-lakinya yang masih sekolah adalah jenis karakter bajingan yang nakal


dan menjadi preman sekolah. Ya, penulis memang menggambarkan kehidupan Bulan


begitu menyedihkan dalam kemiskinan. Tidak sampai dia bertemu dengan pemeran utama laki-laki yaitu Arka, hidupnya perlahan membaik. Demi uang, dia rela melakukan nikah kontrak bersama Arka. Meski begitu, Bulan masih terus memberikan uangnya kepada keluarganya. Dia tidak bisa lepas dari mereka.


Lalu pertanyaannya adalah kenapa pahlawan wanita ada di sebuah restoran dan bekerja?


Bulan yang seumuran dengan Arka yaitu berumur 28 tahun baru saja dipecat dari pekerjaannya di kantor karena dia melawan atasan demi


menegakkan keadilan. Karakter Bulan memang orang yang tidak bisa melihat ketidak adilan. Justru Elina menilai kalau Bulan ini karakter yang suka sekali mencari masalah dan terkesan suka sekali ikut mencampuri urusan orang lain.


Bulan yang baru saja dipecat itu bekerja serabutan. Ya, salah satunya mungkin bekerja di restoran ini. Sampai tahun depan mungkin Bulan


akan terus bekerja sambilan. Itu karena Bulan dan Arka bertemu tahun depan dan kisah mereka dimulai tahun depan. Masih ada satu tahun sebelum kesusahannya berhenti.


Kalau Elina ingat-ingat alur novel, Arka dan Bulan juga akan bertemu di restoran. Dan itu sama, Arka terganggu dengan sebuah pertengkaran


dan tanpa sengaja melihat Bulan yang ternyata setelah diselidiki itu adalah cucu dari penyelamat kakeknya. Dengan cepat tanpa penundaan Arka menawarkan uang yang sangat banyak dan melakukan nikah kontrak. Arka melakukan itu demi mengikat Bulan agar tidak beralih kubu.


Hubungan keduanya bisa dibilang sangat biasa. Mereka saling menghormati layaknya orang asing. Hubungan mereka tidak dekat sampai Elina yang cemburu melakukan berbagai cara untuk menyingkirkan Bulan. Barulah saat itu Arka tertarik pada Bulan dan mulai melindunginya.


Jadi kedekatan mereka semuanya murni karena bantuan Elina dalam novel.


Apakah nanti Elina juga akan mendapatkan misi untuk membully Bulan? Entahlah. Sepertinya Elina pun akan menolak jika harus mendapat misi


untuk melakukan tindak kekerasan seperti penculikan dan pembunuhan. Jelas Elina akan menolak jika mendapat misi semacam itu.


Tapi Elina sama sekali tidak bersimpati pada Bulan. Meskipun hidupnya menderita, tapi itu pilihan Bulan sendiri yang ingin menopang

__ADS_1


keluarganya. Jika itu Elina, dia pasti sudah lama memutuskan hubungan keluarga ini. Siapa yang tahan dijadikan sapi perah di keluarganya. Kalau itu Elina, dia pasti sudah lama meninggalkan ayah bajingan dan adik kurang ajarnya. Dan


mungkin hanya mengurusi ibu yang sakit, itu pengecualian. Orang yang sakit butuh dukungan, jadi Elina tidak akan meninggalkan orang yang sakit.


Elina kembali memperhatikan Bulan yang terus berdebat dengan salah satu pelanggan wanita itu. Ini mengasikan menonton pertengkaran orang lain. Sayangnya kurang satu hal, harusnya dia membeli popcorn untuk dimakan sambil menonton perdebatan ini.


“Kenapa kamu tidak makan?” tanya Clara yang sedari tadi sibuk dengan makanannya.


“Apa kamu tidak tertarik pada pertengkaran itu?” tanya Elina.


“Tidak menarik. Ayo cepat makan. Itu bukan urusan kita.”


Itu juga bukan urusan Elina, oke! Elina sebagai wanita tertua dan berdarah bangsawan juga tidak akan tertarik dengan hal-hal seperti ini. itu murni karena Elina penasaran dengan pemeran utama wanita. Jadilah dia memperhatikan pertengkaran yang sedang terjadi.


Elina melihat pertengkaran itu semakin sengit. Tapi dia tidak terus memperhatikan karena dia juga lapar. Mari kita fokus makan karena


hari ini mereka kan melakukan banyak hal.


***


lumayan untuk menopang hidupnya. Setelah lulus dari perguruan tinggi, Bulan langsung melamar ke perusahaan dan kebetulan jalannya cukup lancar. Dia bekerja di perusahaan selama 4 tahun sebelum akhirnya dia dipecat karena membela


rekannya dan melawan atasannya yang memanfaatkan kekuasaan untuk menindas


bawahannya.


Bulan yang memiliki rasa keadilan yang tinggi jelas ingin membantu rekannya itu. Namun rekan yang Bulan bantu malah berbalik menghianatinya dan Bulan pun dipecat. Itu sangat menyakiti hati Bulan. Tapi dia tidak bisa menyalahkan orang lain atas kegagalannya.


Baru minggu ini Bulan bekerja di restoran sebagai seorang pelayan. Awalnya pekerjaannya lancar, tidak sampai hari ini tiba dan membuat


rasa keadilannya kembali bangkit.


Saat itu Bulan sedang mengantar pesanan ke meja pelanggan, dan saat dia berbalik, dia menyaksikan seluruh adegan. Yaitu rekannya yang sedang berjalan kaget karena tiba-tiba pelanggan yang duduk itu bangkit tanpa

__ADS_1


melihat ke belakang. Alhasil rekan Bulan menumpahkan makanannya ke baju pelanggan dan menjatuhkan piring lain hingga pecah.


 Bulan datang untuk membantu karena dia merasa itu bukan seratus persen kesalahan rekannya. Maka dari itu Bulan mendekati mereka dan berkata bahwa itu bukan salah rekannya


sepenuhnya. Tapi perkataan Bulan malah membuat pelanggan itu semakin marah. Bulan heran kenapa ada orang-orang yang tidak masuk akal dan suka bertindak sesukanya.


“Panggil manajermu sekarang juga!” Pelanggan itu semakin meninggikan suaranya dan membuat para pengunjung lain di restoran melihat ke arah ini. Mereka menjadi tontonan dan Bulan tidak peduli. Dia hanya ingin meluruskan kesalahpahaman dan membantu rekannya.


Tak lama kemudian manajerpun datang dengan keringat di dahinya. Jelas manajer itu berlari hingga membuatnya berkeringat.


“Nyonya ada yang bisa saya bantu?” tanya manajer itu merasa sangat gugup. Masalahnya, selama dia menjabat sebagai manajer, baru kali ini dia mendapati masalah. Sebelumnya jelas tidak pernah. Jika seperti ini bagaimana nanti reputasi restoran bisa dipertahankan dengan baik?


“Pelayanmu menumpahkan makanan ke bajuku,” kata pelanggan itu dengan judes.


“Itu karena Anda berdiri tiba-tiba dan membuat rekan saya terkejut. Jadi ini sepenuhnya bukan salah rekan saya, Pak Manajer!” Bulan


berkata dan membuat manajer memelototi Bulan untuk diam tapi Bulan tidak mengerti dengan kode itu.


“Baik. Itu salah kami. Kami akan memberikan kompensasi berupa makanan yang Anda makan hari ini gratis dan kami akan membayar biaya binatu Anda.”


“Aku ingin kedua orang ini meminta maaf dan bersujud di depanku!”


“Apa Anda gila? Meminta maaf kami akan melakukannya, tapi bersujud? Itu tidak mungkin.” Bulan tiba-tiba merasa emosi. Meminta maaf dia


masih mau melakukannya, tapi bersujud? Itu omong kosong!


“Kalau begitu aku ingin mereka berdua dipecat. Terutama orang yang bernama Bulan ini!”


“Tidak perlu dipecat. Saya mengundurkan diri dari restoran ini!” Bulan melepas celemeknya dan membuangnya dengan keras ke arah pelanggan.


Celemek itu mengenai tepat di muka pelanggan.


“Hei! Kurang ajar!”

__ADS_1


Bulan tidak peduli dan pergi dari tempat itu.


__ADS_2