Hamil Anak Protagonis

Hamil Anak Protagonis
BAB 86 – Penjelasan


__ADS_3

“Elin … kamu cemburu! Kamu pasti cemburu, kan?” Arka seperti bertanya kepada Elina tapi sebenarnya pertanyaan itu ditujukan pada dirinya


sendiri untuk pegangan keyakinan kalau Elina masih menyukai dirinya dan menjauh dengan sengaja karena cemburu. Lebih tepatnya Arka sebenarnya dulu tidak bodoh dengan pengejaran Elina padanya yang secara terang-terangan ditunjukan. Dia mengerti cinta Elina tapi dulu dia enggan untuk menanggapi. Tapi dia tidak menerima sikap Elina yang tiba-tiba berhenti dan menjauh.


Sebenarnya Arka sedang dalam posisi perang batin dan secara emosional dia terganggu. Selama ini mendapat tekanan dari Keluarga Giandra tidak cukup menggoyangkan mental dan emosinya. Tapi hanya gerakan sedikit dari Elina mampu memporak porandakan pondasi kokoh yang susah payah dia bangun.


“Siapa yang cemburu? Aku tidak. Kakak berbicara omong kosong!”


Arka patah hati mendengar kalimat Elina. Tapi dia dengan cepat menstabilkan emosinya.”Paman, Bibi, Neo dan Elin. Aku akan menjelaskan semua hal agar tidak ada kesalahpahaman di masa depan.”


“Katakan.” Ayah memposisikan dirinya seperti saat menghadapi lawan bisnis. Terlihat serius dan menakutkan. Jejak peperangan di pasar jelas


masih ada meskipun sekarang dia sudah pensiun dini.


“Paman seharusnya tidak tahu kalau posisi pewaris memiliki syarat yang cukup sulit. Dan dengan latar belakang kelahiranku yang tidak sempurna untuk mendapatkan posisi pewaris dengan mengandalkan kerja kerasku di pasar bisnis jelas kurang dan tidak cukup. Saat kakekku memberikan 1 syarat lain untuk posisi penerus dan syarat itu berupa menemukan keluarga cucu penyelamat kakekku. Dulu saat berbisnis kakekku pernah hampir mati dan diselamatkan oleh seseorang. Dan orang itu meninggal dan meninggalkan cucunya sendirian. Kakekku ingin


membalas budi dengan membantu merawat cucu itu. Jadi aku berusaha keras untuk menemukan orang itu.”


“Lalu apa hubungannya dengan Bulan? Aku dengar calon tunanganmu itu Bulan?” tanya Neo. Sebenarnya dia tidak tertarik dengan cerita keluarga orang lain dan dia hanya ingin mengusir Arka dari rumahnya.


“Bulan adalah cucu penyelamat yang kakekku cari selama ini. Dan sejujurnya aku menemukannya juga tidak sengaja. Kebetulan dia bekerja menjadivsekretaris baruku dan sebenarnya ini cukup aneh karena tiba-tiba Bulan mendekatiku dan berkata kalau dia adalah orang yang aku cari. Hal mencari orang adalah suatu yang sangat dirahasiakan dan hanya keluarga yang tahu. Sebenarnya aku juga sedang menyelidiki kenapa Bulan bisa tahu kalau kami sedang mencarinya.”


Elina yang mendengar penjelasan Arka diam-diam juga bingung. Mendengar penjelasan Arka, seharusnya itu tidak sama seperti alur novel. Pertemuan mereka juga seharusnya bukan di perusahaan dan Bulan seharusnya bertemu Arka


saat masih bekerja di restoran. Dan seharusnya Bulan tidak tahu soal pencarian yang dilakukan oleh Keluarga Giandra. Tapi kenapa Bulan bisa tiba-tiba berubah? Hanya ada 2 hal yang Elina curigai. Yang pertama adalah Bulan terlahir kembali atau yang kedua adalah Bulan saat ini sama dengan dirinya. Mungkin orang asing yang


masuk ke dalam novel. Jika salah satu dari tebakannya benar, mungkin plot benar-benar hancur.


Yang tidak Elina ketahui adalah yang masuk ke dalam tubuh Bulan saat ini adalah penulis asli yang mencoba untuk mengembalikan alur cerita

__ADS_1


sesuai jalurnya. Tapi Elina belum mengetahui soal ini.


“Lalu kenapa Kakak bertunangan dengan Bulan?” tanya Elina. Dia sangat penasaran tentang kemajuan hubungan pemeran utama pria dan wanita.


Arka menatap Elina dengan gugup dan buru-buru menyangkal. “Tidak! Kami belum bertunangan. Itu baru rencana. Biarkan aku menjelaskan rencananku terlebih dahulu.”


“Oke.”


“Mungkin alasanku akan terdengar bodoh bagi kalian dan meragukan kemampuanku. Kalian seharusnya tahu kalau perebutan kursi presdir di


keluargaku sangat sengit tidak seperti keluarga kaya lainnya. Dan karena aku yang menemukan Bulan. Maka aku mempunyai pikiran untuk mengikat Bulan agar berada di pihaku dan tidak beralih kubu bergabung dengan saudaraku yang lainnya. Awalnya aku tidak punya pemikiran untuk bertunangan dengan Bulan. Tapi suatu hari Bulan


datang dan mengajukan proposal tunangan kontrak. Oke katakan saja aku bodoh dan impulsive, tapi setelah menimbang dengan cermat, aku menyutuji proposal itu dengan catatan aku membuat kontrak yang salah satunya berbunyi ‘pertunangan bisa kapan saja dibatalkan dengan alasan apapun terserah pada partai A’ partai A adalah aku sendiri yang artinya aku bisa membatalkan pertunangan kapanpun semauku.


Kontrak pertunangan awalnya hanya akan memakan waktu 1 tahun. Satu tahun sudah


cukup bagiku untuk mengamankan posisiku sebagai penerus.”


“…”


Yang tidak Arka harapkan adalah anggota Keluarga Maharani mendengarkan dengan seksama dan penuh minat yang artinya kemungkinan dia dimaafkan akan sangat tinggi. Dia diam-diam bersyukur dan menghela napas lega. Dia buru-buru melanjutkan.


“Lalu hal yang tidak terduga terjadi yaitu aku mengetahui Elina hamil. Dan aku sangat yakin kalau itu adalah anaku. Dan sekarang jelas aku


tidak akan meneruskan rencana pertunangan. Dan seperti kataku di awal aku ingin menikahi Elina.”


“…”


Arka terdiam. Punggungnya berkeringat dan dia sangat tegang karena orang-orang tidak kunjung menanggapi. Semua tindakannya hari memang

__ADS_1


benar-benar tidak seperti dirinya yang biasa dan bahkan keputusan untuk memberitahukan rencananya pada orang luar sebenarnya juga memiliki resiko tinggi. Tapi dia percaya dengan sifat Keluarga Maharani. Dia yakin keluarga ini


berbeda dan tidak mungkin akan menyakitinya.


Ayah menarik napas panjang dan membuangnya perlahan. Kemudian dia mengubah posisi duduknya dan menatap Arka. “Jika kamu menikahi Elina, anggap saja untuk sementara waktu kami menyutujui dan merestui kalian menikah-“


“Ayah!” Neo menyela. Dia tidak suka mendengar ayahnya berkata akan menyetujui adiknya menikah dengan bajjingan ini.


“Diam. Neo. Ini hanya perandaian.”


“Ugh!”


“Bukankah jika kamu menikah dengan Elina dan Bulan berbalik bergabung dengan kubu kakakmu maka kamu akan kehilangan posisi presdir? Lalu dengan apa kamu akan menghidupi Elina? Dia tidak bisa menderita keluhan dan tidak tahan dengan kemiskinan. Dia terbiasa menikmati kekayaan dan pemanjaan. Bukankah kamu serakah dengan posisi presdir?”


“Itu tidak benar. Aku tidak benar-benar serakah. Jika harus bebicara jujur, sebenarnya aku ingin menghancurkan Keluarga Giandra dari dalam.


Karena itu aku berambisi untuk menempati kursi presdir.”


“Kamu!” Ayah jelas sangat tekejut dengan perkataan Arka. Anak ini sebenarnya ingin menghancurkan keluarga Giandra. Dia dengan jelas mendengar kata yang penuh tekat dan emosi yang meluap. Kebencian yang terlontar dari kata-kata Arka. Ayah paham itu dengan jelas.


Arka terkekeh dan kali ini emosinya kembali berubah dan dia kembali mendapat ketenangan yang biasanya ia tunjukan. Kembali memasang wajah dingin saat mengingat ambisi untuk menghancurkan keluarga yang telah menginjak


dan merendahkannya selama bertahun-tahun.


“Aku berjanji aku bisa memberikan kekayaan untuk Elina. Aku tidak bergantung pada kekayaan Keluarga Giandra. Setidaknya itu yang bisa aku janjikan dan aku tidak bisa memberitahu kalian lebih detail soal hartaku. Tapi yang jelas aku menjamin kekayaan yang aku miliki tidak akan membuat Elina sengsara. Aku jamin itu dengan nyawaku. Dan untuk keluarga Giandra, aku mungkin harus mengatur rencana lain untuk menghancurkan mereka.”


Arka benar-benar membocorkan rahasia yang selama ini dia simpan baik-baik pada Keluarga Maharani.


“Oke. Penjelasanmu sudah cukup. Kamu bisa pergi dan pulang,” kata ayah langsung mengusir Arka.

__ADS_1


“Tapi?”


__ADS_2