Hamil Anak Protagonis

Hamil Anak Protagonis
BAB 35 – Aku Tunangan Arka 2


__ADS_3

"Elina?” Sudah jelas yang berdiri di depan pintu adalah Elina, tapi Arka masih saja bertanya untuk memastikan.


Elina sudah siap berakting. Dia mencubit pahanya dan seketika matanya langsung memerah dan berair.


“Apa maksud dari berita itu?!”


Arka : “…”


“Kenapa Kakak tidak menjawab. Apakah benar kalau Alora adalah pacar Kakak?” Elina menangis. Air mata terus berjatuhan dan membasahi dada Elina.


Arka memijat pelipisnya. Dia tidak terlalu memperhatikan berita karena dia sangat sibuk dengan proyek terbaru. Mana sempat dia melihat


ponselnya. Untuk makan saja dia terkadang lupa, oke!


“Berita apa?”


“Apa maksud Kakak malah bertanya berita apa? Jawab aku! Apa Kak Arka benar-benar memiliki hubungan dengan Alora. Lalu bagaimana denganku? Bukankah Kak Arka berjanji untuk menikahiku saat aku berumur 5 tahun?” Elina


tiba-tiba mengingat momen saat Elina berumur 5 tahun dan Arka berumur 10 tahun. Saat itu pertama kalinya Elina bertemu laki-laki yang begitu tampan. Dia bahkan langsung melamar laki-laki itu.


“Saat besar nanti. Kakak yang tampan harus menikahiku! Aku akan menjadi istrimu.” Itu adalah dialog yang Elina ingat.


Arka sakit kepala. Kapan dia menjanjikan akan menikahi Elina? Itu dulu murni Elina yang menyatakan pernyataan secara sepihak! Arka bahkan hanya terdiam saat mendengar lamaran dari anak kecil yang begitu lucu. Dia tidak tahu harus berbuat apa karena hari itu adalah hari pertamanya dia datang ke Villa Giandra.


“Apa Kak Arka bertemu dengan Alora? Kapan itu? Kenapa aku tidak tahu? Ah! Kakak berkencan dengannya sehingga selama ini Kakak selalu


mengbaikanku. Mengabaikan rasa cintaku! Aku cemburu! Aku juga ingin dipeluk Kak Arka!” teriak Elina emosinya meluap-luap.


Arka benar-benar sakit kepala. “Untuk apa cemburu pada Alora? Kamu bahkan sudah berhasil tidur denganku dua kali.”


“Itu …” Elina melongo. Pembalikan seperti ini seharusnya tidak ada dalam scenario. Bagaimana bisa Arka membantahnya dengan sangat benar


menggunakan fakta. Lalu bagaimana cara Elina menyangkalnya? Memang benar mereka sudah tidur bersama dua kali, oke! Jadi Elina harus bertindak tidak masuk akal yang seperti apa lagi? Waktu terus berjalan dan dia harus segera menyelesaikan misi.


“Hiks, hiks, hiks … Kak Arka jahat. Itu jelas berbeda. Dunia luar tidak tahu kalau aku sudah tidur denganmu! Aku juga ingin semua orang tahu kalau aku sudah berhasil mendapatkanmu! Ayo kita umumkan hubungan kita ke publik,” pinta Elina dengan asal. Arka pasti tidak akan mau dan Elina pasti akan berhasil untuk bertindak tidak masuk akal.


“Hiks, hiks.” Elina masih menangis sesenggukan. Oh! Sepertinya Elina pantas memasuki industri hiburan dan bisa memenangkan piala Oscar.


Ding!


[Misi untuk beritindak tidak masuk akal dan cemburu berhasil dilaksanakan. Hadiah 100 juta akan segera ditransfer ke bank virtual.”


Yes! Elina sangat senang. tapi dia masih harus


mempertahankan emosi sedihnya.

__ADS_1


“Berhenti menangis.”


“Tidak mau! Kak Arka jahat!  Aku akan berhenti menangis jika Kak Arka mau berfoto denganku.” Elina harus memanfaatkan momen sebisa mungkin. Dia harus menyelesaikan misi utama


secepatnya.


“Baiklah. Ayo cepat. Aku sibuk.”


Elina menyeka air matanya menggunakan tisu yang ada di atas meja. Kemudian dia membuangnya ke tempat sampah dan merapikan penampilannya lalu setelah siap dia berlari kecil ke arah Arka.


Elina langsung duduk di pangkuan Arka dan melingkarkan satu lengannya di leher Arka. Terlihat sangat intim. Elina mengeluarkan ponselnya dan mereka mengambil foto dengan pose yang ambigu. Dengan Elina di pangkuan Arka dan Elina mendekatkan diri dengan sangat menempel.


Setelah mengambil foto Elina buru-buru berdiri dan berjalan ke arah sofa. Dia akan duduk dan beristirahat terlebih dahulu. Ektingnya tadi


sangat menguras tenaga. Dia harus beristirahat dengan baik.


Arka melihat Elina yang seperti tidak habis menangis dan tangisan tadi seperti sebuah ilusi semata. Elina juga tidak menyembunyikan senyumnya. Apa berfoto dengannya semembahagiakan itu? Arka bertanya-tanya. Tapi dia tidak memperhatikan Elina terlalu lama karena detik berikutnya dia sudah kembali memfokuskan dirinya pada setumpuk dokumen yang menggunung.


Tapi sebelum itu dia menelpon Adam.


“Ada apa dengan artikel yang sedang panas ini?”


“Bos! Maaf saya tidak memberitahukannya karena Anda dari semalam sangat sibuk. Saya takut akan mengganggu konsentrasi Anda.”


“Baik!”


***


Elina terdiam cukup lama. Dia tidak punya akun sosial media. Jadi apa yang harus dia lakukan untuk memposting foto ini?


“A1, apa yang harus aku lakukan? Aku tidak mempunyai akun sosial media.”


“Anda bisa menggunakan akun sosial media dari Perusahaan Maharani.”


“Ah! Kau benar.”


Elina buru-buru menghubungi kakaknya.


“Halo, Kak Neo. Aku ingin log in ke akun sosial media perusahaan.”


“Untuk apa?” Neo di ujung sana bertanya penasaran.


“Ada yang ingin aku lakukan. Ayolah cepat, aku


membutuhkannya sekarang.”

__ADS_1


“Jangan membuat masalah!”


“Tidak! Aku berjanji,” bohong Elina. Sudah jelas dia akan melakukan hal yang mungkin berdampak bagi perusahaan. Tapi Elina tidak peduli.


“Oke. Asisten akan segera mengirimkan email dan sandinya.”


“Terima kasih, Kak! Aku menyayangimu.”


Tak lama kemudian Elina mendapatkan email dan kata sandi. Dengan cepat dia masuk ke akun sosial media perusahaan dan memposting sebuah foto dengan caption “Aku tunangan Arka. Gosip itu tidaklah benar”


Langsung setelahnya internet mendidih dengan postingan yang diunggah oleh akun pemasaran perusahaan. Perusahaan Maharani bukanlah


perusahaan kecil. Akun bercentang biru itu jelas membuat sensasi lain di pencarian panas real time.


Dan hal yang tidak terduga adala akun sosial media Giandra Grup juga meneruskan postingan Elina yang membuat internet semakin heboh.


Berbagai komentar langsung memadati kolom komentar.


“Wah, mereka sangat cantik dan tampan.”


“Jadi Alora adalah orang ketiga?”


“Apa itu wanita tertua dari Maharani Grup? Jadi mereka melakukan aliansi bisnis pernikahan dengan kedua perusahaan yang besar. Apakah


ini akan membuat perusahaan mereka bersatu. Jika bersatu, bukankah itu akan sangat keren!”


“Ayo fokus! Bukankah mereka berfoto di kantor? Tunangannya bahkan menemaninya untuk bekerja. Bukankah itu sangat romantis.”


“Jadi Alora hanya memanjat supaya menarik popularitas? Apakah pewaris Giandra Grup berselingkuh.”


Dunia luar mengira Arka adalah pewaris Giandra grup. Itu karena mereka tidak tahu konflik internal Keluarga Giandra.


Ding!


[Misi baru. Berfoto dengan Arka dan memposting di media sosial dengan caption ‘Aku tunangan Arka’ hadiah misi 500 juta telah berhasil dilaksanakan.]


Elina sangat senang saat ini! Misinya berhasil dilakukan dengan lancar. Tapi senyumnya tidak bertahan lama saat suara pintu diketuk dan


seseornang masuk membawa segelas susu dan secangkir kopi.


Elina terdiam. Dia jelas sengat terkejut dengan seseorang di depannya yang masih berdiri dengan sopan.


Sial!


Bukankah ini pahlawan wanita? Kenapa ada di sini dan membawa nampan. Apa yang terjadi?

__ADS_1


__ADS_2