Happy Ending

Happy Ending
Bonus Chapter


__ADS_3

"Upss.. sorry dad," ucap Elle menutup mulutnya dengan tangannya. Tanpa mereka sadari Casey ternyata sudah bangun karena mendengar suara Elle.


"Mommy seperti mendengar suara Elle," timpal Casey menyandarkan punggungnya di kepala ranjang.


"Mom... apa aku membangunkan mu?" tanya Elle naik ke atas tempat tidur.


"Tidak... mommy memang mau bangun kok. Biasanya mommy bangun jam segini," ucap Casey mengelus rambut panjang putrinya.


"Sepertinya putri kita tidak sabar lagi untuk sekolah hari ini. Dia bisa bangun sendiri tadi," ujar Dariel tertawa. Casey pun ikut tertawa.


"Elle mau pakai gaun biru yang diberikan grandma mom.." tukas Elle memeluk tubuh Casey.


"Tentu saja sayang. Nanti mommy akan menyiapkannya.


"Apa granny akan datang mom?" tanya Elle.


"Sepertinya granny tidak akan datang. Mungkin kak Louis juga mengadakan acara di sekolahnya," balas Casey.

__ADS_1


"It's okay mom. Elle akan menghubungi granny nanti setelah pulang sekolah saja."


******


Dariel bersama dengan istri dan kedua anaknya tiba di depan gedung sekolah pre school Elle. Mereka langsung disambut baik oleh guru-guru yang ada di sana. Siapa yang tak mengenal Dariel Garfield. Pengusaha kaya yang tampan itu.


"Silahkan Mr. Garfield. Acaranya diadakan di aula sekolah," ucap penerima tamu mengarahkan Dariel dan keluarganya ke tempat dilaksanakannya acara. Sementara Elle sudah pergi bergabung dengan teman satu kelasnya.


Tak lama kemudian, acaranya pun di mulai. Setelah kata sambutan anak-anak lalu naik ke atas panggung, mempersembahkan sebuah lagu.


Semua orang yang hadir tampak tidak sabar melihat pertunjukan mereka. Anak-anak imut yang luar biasa.


"Kamu benar sayang, aku bahkan ingin memeluk dan menciumnya sekarang," balas Dariel menggenggam tangan Casey. Sementara Luvena yang juga gemas melihat cucu perempuannya tersenyum sembari mengambil vidio Elle yang sedang bernyanyi dengan ponselnya.


George yang berdiri dipangkuan Halton, menepuk-nepuk tangannya melihat kakaknya ada di atas panggung.


Semua orang bertepuk tangan dengan riang setelah melihat penampilan anak-anaknya. Beberapa bahkan sampai berkaca-kaca karena melihat anak-anaknya tampil di depan.

__ADS_1


Rangkaian demi rangkaian acara telah terlewati, kini saatnya penampilan terakhir anak-anak. Anak-anak yang tidak ikut menari, naik kembali ke atas panggung. Mereka semua lalu mengucapkan selamat hari ibu secara bersamaan. Para orang tua kemudian bertepuk tangan. Anak-anak kemudian turun dari atas panggung membawa bunga mawar yang diberikan oleh guru mereka. Anak-anak kemudian menghampiri ibunya.


Elle berjalan mendekati tempat duduk keluarganya.


"Happy mother's day mommy. You're the best mom i've ever met. Thank you mom. I love you," ucap Elle tersenyum memberikan setangkai bunga mawar ditangannya pada Casey.


"Thank you sayang. Mommy menyayangi mu," ucap Casey terharu memeluk putrinya. Tanpa sadar ia sudah mengeluarkan air matanya. Setelah memeluk Casey, Elle lalu berjalan mendekati Luvena.


"Oh grandma Elle yang cantik. Happy mother's day grandma," ucap Elle memberikan bungga mawar pada Luvene.


"Cucuku tersayang... Kamu membuat granma ingin menangis.." tukas Luvena menerima bunganya lalu memeluk cucunya. George yang melihat Luvena dan Elle berpelukan ikut memeluk Luvena. Membuat mereka tertawa melihat tingkah lucu anak itu.


"Happy mother's day my beautiful wife. Terima kasih sudah menjadi Ibu dan istri yang terbaik untukku dan anak-anak. Kami mencintai mu," ucap Dariel mengecup wajah Casey. Ia lalu memakaikan cincin di jari manis Casey.


"Hadiah dari ku dan anak-anak," ujar Dariel.


"Wow... ini bagus sekali. Terima kasih..." ucap Casey memeluk suaminya. Mereka berdua lalu mengucapkan selamat hari ibu kepada Luvena dan juga orang tua anak-anak lainnya yang ada di dekat mereka.

__ADS_1


Setelah acara selesai, Dariel dan keluarganya pulang. Mereka ingin mengadakan pesta barbeque di rumahnya. Matilda juga akan datang bersama Adeline dan suaminya dan juga Louis.


__ADS_2