
Alvan merengut kesal karena Aiyana meminta membawa dirinya ke rumah sakit tempat Gizhi sedang dirawat. Masalah perdebatan keluarga waktu itu berakhir dengan damai, mungkin karena ayah Abraham dan bunda Vania menjelaskan dengan lembut bukan dengan emosi jadi orang orang juga bisa menerima kebaikan itu.
Tapi berbeda dengan alvan, dia sama sekali tidak mau berbaikan dengan Gizhi, bukan takut jatuh cinta lagi, tapi alvan lebih memikirkan perasaan istrinya, dia tidka mau jika sikap biasanya pada gizhi malah membuat Aiyana salah paham, makanya alvan tetap pada pendiriannya untuk mengacuhkan Gizhi.
“Ayo ommas” Aiyana menarik tangan alvan dengan sedikit kekuatan exstra.
‘tok tok tok’ Aiyana mengetuk pintu inap itu dengan pelan, takut orang di dalam itu meresa terganggu.
“masuklah, tidak di kunci” setelah mendengar teriakan dari dalam kamar itu, Aiyana baru masuk ke kamar itu sambil menggeret suami tampanya yang hanya berwajah datar.
“Aiyana!” pekik Gizhi.
“Hmmm selamat udah melahirkan tante” ucap Aiyana dengan senyum tulusnya.
“makasih, tau dari siapa?” tanya gizhi yang masih duduk di ranjang.
Aiyana mendekat dan duduk di kursi yang sudah di siapkan oleh maria. “dari bunda dan ayah” jawab Aiyana jujur.
Gizhi tersenyum lebar saat mendengar panggilan kedua orang tua Aiyana, “ya, tante vania dan om Abraham kemarin ke sini, jengukkin si kecil, kamu mau lihat juga?” tawar gizhi.
“Apa boleh?” Aiyana sedikit menegakkan tubuhnya untuk melihat bayi yang sedang tertidur dalam dekapan gizhi.
“Ganteng banget, siapa namanya?” Aiyana menatap tidak percaya sosok tampan yang ada di dalam dekapan Gizhi.
“Fairuz Zhaidan kakak, aku tampankan?” gizhi merubah suaranya seperti anak kecil seolah olah putranya sendiri yang sedang berbicara dengan Aiyana.
“Fai_”
“Gizhi aku tidak bisa menemukan susu yang kamu inginkan kalau susu merek lain mau?” tiba tiba Brandon masuk ke kamar inap gizhi dan membuat Aiyana menoleh dan melotot setelah melihat pria itu. Aiyana kini sedang berada dalam dekapan suaminya dan tubuhnya bergetar ketakutan.
“Kamu sudah keluar dari penjara?” sindir alvan dengan mata memicing tajam.
“ahh i-iya menggunakan uangku” ucap Brandon dengan suara pelan, pria itu menatap bersalah pada wanita hamil yang bergetar ketakutan dalam pelukan alvan.
__ADS_1
“tenang sayang tenang” ucap alvan pada Aiyana yang masih ketakutan di dalam pelukannya.
“I-itu maaf a_”
“Bisakah kau keluar dulu! Kehadiranmu membuat istriku ketakutan, biarkan aku menjelaskan dulu padanya” potong alvan dengan nada tinggi dan pelototan tajam.
Brandon mengangguk cepat, “baiklah, Aiyana aku minta maaf” ucap brandon sebelum menutup pintu ruang inap itu.
Gizhi dan maria menatap sedih wanita hamil yang sdeang di peluk alvan, memang gizhi tidak menculik Aiyana, tapi melihat wanita itu bergetar ketakutan membuat dia merasa kasihan.
“Sayang, mas ada di sini, dia tidak akan melakukan apapun padamu, mas akan melindungimu” ucap alvan dengan suara lembut, sejak tadi dia diam tapi jika sudah menyangkut Aiyana mau tidak mau alvan akhirnya membuka suara.
“Maass sakit, perut Aiyana sakit” rintih Aiyana dalam pelukkan alvan.
“Sakit! Bentar ya sayang” Alvan mulai panik dan menatap maria yang ada di sana dengan mata memohon.
“ohh bentar!” maria segera berlari keluar untuk mencari dokter kandungan secepatnya.
...🧆🧆🧆🧆🧆...
Dan alvan putuskan untuk merawat Aiyana satu hari di rumah sakit itu. Dokter mengatakan untuk sementara jangan membuat Aiyana stress atau ketakutan seperti tadi, karena bisa memicu kontraksi pada bayi, dimana bayinya juga baru berumur 7 bulan, alvan tidak ingin ada yang terjadi pada Aiyana makanya dia memutuskan perawatan secara mendadak.
‘ting’
📩“Apa Aiyana sudah tidur? Ini aku brandon” isi pesan dengan nomor asing yang masuk kedalam ponsel alvan.
📨“ya” balas alvan singkat, dia menatap istri kecilnya dan mengelus pipi Aiyana dengan lembut.
‘ting’
📩“Aku minta maaf, bagaimana cara aku meminta maaf pada istrimu?” pesan dari brandon kembali masuk.
📨“Untuk sekarang selama istriku hamil, jangan menunjukkan wajahmu di depannya, itu akan berpengaruh pada kehamilan istriku, melihatmu membuat dia stress dan ketakutan” balas alvan.
__ADS_1
‘ting’
📩“Baiklah, aku minta maaf sudah membuat dia kembali masuk rumah sakit, sekali lagi aku minta maaf, aku menyesal” isi pesan dari brandon.
.
Brandon menunduk sedih membaca pesan dari alvan.
“bagaimana? Aiyana baik baik sajakan?” tanya gizhi khawatir.
“hmm dia baik baik saja, tapi alvan bilang aku tidak boleh ada di dekatnya selama dia hamil, aku membuat dia ketakutan” lirih brandon.
Gizhi menepuk pelan punggung brandon berusaha menghibur calon suaminya yang merasa bersalah.
“Jelas aja dong! Siapa yang gak takut di todong pistol dan di tembak bahkan di sayat dengan pisau, kalau aku bakal lari ketakutan” sindir maria dengan suara sedikit keras.
“Iya aku salah, aku sudah di butakan oleh dendam” aku brandon.
Dia baru saja selesai sidang, memang dia dipustuskan penjara selama 1 tahun tapi karena uangnya yang banyak brandon membayar denda sebagai ganti penahanannya, jadi itulah alasan kenapa pria itu sudah ada di sana menemani gizhi selama wanitanya itu melahirkan, sebenarnya brandon mau menunggu di penjara lebih lama, tapi dia sudah sangat tidak sabar untuk melihat putranya, satu satunya anggota keluarga yang dia punya, makanya brandon memilih keluar lebih cepat.
“Dibutakan dendam tapi pada orang yang salah, punya uang banyak tapi salah dalam menyelidiki, ckckck heran kalau orang kaya itu nyimpan dendam memang mengerikan ya” sindir Maria lagi.
“Aku lihat chat nya ! dan itu terlihat seperti alvan lah orangnya, makanya aku sampai tertipu, dan kenapa kamu terus menyindirku! Tidak takut lagi padaku!” ujar brandon marah.
“enggak, kamu bukan atasanku sakarang” ucap maria tegas.
“Tapi aku calon suami dari atasanmu” ucap brandon sambil menunjuk gizhi yang sedang tersenyum melihat brandon dan maria bertengkar, maria memang selalu blak blakkan jika berbicara selama ini dia tidak membalas brandon karena brandon adalah atasannya.
“baru calon suami! Alvan saja yang caon suami tidak jadi suaminya gizhi, jadi hubunganmu dengan gizhi itu masih ngambang! Sebaiknya cepat cepat menikah takut kalian akan berzina lagi” sindir maria sekali lagi.
“Akhhh maria!” brandon mengumpat kesal pada asisten gizhi itu, sejak mengundurkan diri dia jadi bebas untuk menghina dirinya.
“Apa? Aku kan memang benar, kamu sudah mengatakan itu bukan anakmu, sekarang malah datang ngaku ngaku jadi ayahnya”.
__ADS_1
“Udah mar! aku aja punya kesempatan buat bertobat, jangan bahas lagi ya” sela gizhi yang tidak mau mendengar pertengkaran brandon dan maria lagi.
...🍔🍔🍔🍔🍔...