
Aiyana bersenandung riang melihat suami tampannya sedang memasak di dapur, pria itu tampak terampil menggunakan pisau, memang dia tidak bisa memasak rujak, tapi kalau masakkan dasar Alvan cukup terampil.
“Ikan nya mau di apakan sayang?” tanya alvan sambil berbalik dan mendekat pada istrinya.
“hmmmm, masak apa aja asal enak” seru Aiyana.
Alvan mengangguk, “baiklah, tunggu bentar ya sayang” ucap alvan lembut.
Alvan mulai memasak ikan dan berbagai macam bahan yang di beli oleh Aiyana, istri kecilnya itu mengambil bahan apa saja yang membuat alvan gemas, karena bahan bahan yang di beli Aiyana acak, dari keju, lalu ikan, dia juga beli kulit gyoza hanya kulitnya tapi Aiyana tidak membeli daging ayam atau daging sapi untuk isiannya, alvan hanya bisa menyimpan kulit gyoza yang dia beli di kulkas entah untuk apa, mungkin akan berguna suatu hari nanti. Dan masih banyak bahan random yang Aiyana beli.
.
Sekitar 1 jam alvan berhasil membuat beberapa masakan yang dapat di makan dan terlihat enak.
“Sayang kemari” panggil Alvan.
Aiyana langsung tegak dan mendekat, menunggu alvan meniup sendok yang akan dia sodorkan pada Aiyana.
“Coba rasa, apa kamu suka?” tanya alvan.
Aiyana langsung membuka mulutnya untuk merasakan masakan alvan. “hmmm lumayan” jawab Aiyana sambil menahan senyumnya.
Alvan kembali berbalik dan memberikan lagi pada Aiyana tapi kali ini pria itu menyuruh Aiyana mengambil sendiri dari centong yang dia pegang.
“kalau ini?”
Aiyana mengambil dengan sumpit yang sudah dia siapkan dan mulai merasa, “kok sama aja?” tanya Aiyana heran.
Alvan kini tertawa dan mencubit gemas pipi Aiyana, “jelas sama soalnya dari tempat yang sama cuma sendoknya aja yang beda” kekeh alvan.
“ihhh ommas jahat banget sihh” gerutu Aiyana.
“Udah ayo makan, udah mas masakkan banyak, ai harus bisa habiskan”.
__ADS_1
“nanti istri ommas gendut dan gak cantik lagi kalau habiskan sebanyak ini” gerutu Aiyana.
“gak masalah, empuk meluknya” kekeh alvan.
Dua orang itu asik bercanda sambil menikmati makan malam mereka.
**
Gizhi menatap makanan dalam piringnya, dia memang membeli bahan makanan, tapi tidak bisa memasaknya, wanita itu pergi ke tempat orang yang bisa masak dan memberikan bahan yang dia beli untuk di masakkan, dan membawa pulang hasil masakan ke rumahnya.
“Dulu dia sering masakkan mama” gumam gizhi sambil memegang perutnya yang sedikit membuncit.
Sejak hamil wanita itu sering berbicara sambil memegangi perutnya, berbicara dengan anak yang ada dalam perutnya.
“Kenapa papa kamu gak bisa seperti mantan mama ya sayang? Mama iri liat kasih sayang yang dia berikan pada istrinya, seandainya papa kamu bisa semesra itu pada mama” lirih Gizhi. “dedek mulai sekarang kita hidup berdua ya, papa kamu masih belum tau tentang keberadaan kamu, dia masih sibuk dengan dendamnya yang tidak pernah surut, kamu tau papa dan mama sama sama orang yang kesepian, tapi sekarang mama tidak kesepian lagi, karena ada kamu, dedek harus sehat dalam perut mama ya, harus lahir sempurna, maafkan mama yang dulu pernah berencana menggugurkan dedek” lanjut gizhi.
Wanita itu mulai menangis terisak, di mengingat bagaimana kehidupannya yang kesepian, dia sebenarnya adalah wanita yang baik, hanya saja kesepian membuat dia mulai berubah menjadi gizhi yang sekarang.
Dia merasa dengan ketenaran sebagai model, gizhi mulai merasa ada di dunia itu, dia mulai tidak merasa kesepian, dengan berbelanja mahal dan memakai barang bermerek keberadaannya mulai terasa, dan dia suka dengan sensasi itu.
‘ting tong’ bunyi bel di rumahnya membuat Gizhi menghentikan makannya, wanita hamil itu melangkah pelan menuju pintu masuk.
“mau apa mar?” tanya gizhi heran pada wanita yang tegak di depan pintu masuknya.
“Hehehe hai gizhi, boleh gue masuk?” sapa maria.
Gizhi memperhatikan Maria dari atas sampai bawah, keningnya mengernyit melihat koper dan beberapa tas yang dibawa maria. “lo mau tinggal di rumah gue?” tanya gizhi.
“Boleh kan? gue udah mengundurkan diri dari pekerjaan, sekarang gue pengangguran” kekeh maria.
“Kita sama pengangguran, jadi gue gak bisa pekerjakan elo” ujar gizhi.
“tenang, lo udah mulai buka butik milik elo kan? masih cari manajer? Gue mau kerja sama elo aja, di bayar pakai makan 3 kali sehari” kata maria santai. “kasian itu dedek bayi kalau elo sendirian di rumah, mending ada gue yang nemani” lanjut maria lagi berusaha membujuk gizhi.
__ADS_1
“Awas kalau minta banyak banyak, gue juga orang susah” Gizhi berkata sambil membukakan pintu nya lebih lebar, mempersilahkan wanita itu untuk masuk ke dalam rumahnya.
.
“Wuihhhh Cuma makan segitu, lo diet zhi?” tanya Maria saat melihat piring makanan milik gizhi yang ada di meja makan.
“Gak napsu makan gue, itu aja gue paksa, otak gue lagi pengen makan makanan buatan Alvan, tapi pas gue rasa ternyata rasanya berbeda, entah kenapa pas nyicip gue jadi gak napsu makan lagi” jelas gizhi.
“masih berharap balik sama alvan?” selidik Maria.
“enggak kok, Cuma ngidam aja, lo tau lah ibu hamil gimana sihh”.
“mana gue tau ibu hamil, orang gue gak pernah hamil, jadi gimana rasanya ngidam?” tanya maria penasaran.
“di dalam otak gue ini terus membayangkan masakkan yang dulu alvan sering buat untuk gue, semua masakkan yang pernah dia buat, terbayang sama gue, sampai gue liuran membayangkan itu” ungkap Gizhi.
Maria malah tertawa mendengarkan cerita Gizhi, “Terus gimana? Minta tolong alvan?”
“Mana mau dia, tadi aja gue ketemu dia te_”
“lo ketemu dia? Dimana?!” potong maria, dia semakin bersemangat mendengar cerita Gizhi.
“Gue ketemu dia di supermarket, dia lagi sama istrinya yang juga hamil”
“Gila! Sumpah lo ketemu istrinya? Cantik gak dia? Lebih cantik elo atau dia?” tanya maria beruntun.
“istrinya masih muda banget, cantik, dan alvan sayang banget, si alvan bahkan hanya melihat gue sekilas lalu dia menganggap gue seperti orang asing, dia sibuk ngelus kepala istrinya dan cium kening istrinya yang tampak cemburu liat gue”
Tawa maria tambah kencang wanita itu bahkan hampir berguling guling di sofa, milik gizhi, “sumpah? Alvan bersikap seperti itu? Gak mirip sama alvan yang gue kenal” ujar maria di sela tawanya.
“Gue juga gak tau, makanya gue sempat khilaf pengen balik ke dia, dulu boro boro meluk gue lama, paling lama dia Cuma 3 detik meluk gue terus lepas, paling skinship juga Cuma pegangan tangan aja, ini istrinya di peluk dan dicium di depan umum, apa gue gak khilaf pengen balik, ditambah hormon ibu hamil” omel Gizhi.
...🥨🥨🥨🥨🥨...
__ADS_1
bonus pict