I Love You Professor

I Love You Professor
28. Kenyataan Pahit


__ADS_3

Putri dan Keyla bengong mendengar ucapan santai yang keluar dari mulut Aiyana, tujuan mereka untuk memanas manasi Aiyana, dan nantinya jika sudah panas mereka bakal maksa Aiyana bertanya pada orang tuanya kapan kira kira Aiyana boleh pacaran, tapi sekarang keduanya malah mendapatkan pukulan keras dari Aiyana.


“Ai, jujur sama gue lo udah gak cinta lagi ya sama fajri?” tanya putri.


Aiyana tanpa berpikir apapun langsung menggelengkan kepalanya begitu mendapatkan pertanyaan seperti itu dari putri.


“Ai lo gak kasian dengan Fajri yang sejak 3 tahun ini ngejar ngejar elo?” bisik Keyla agar fajri tidak mendengar ucapan mereka.


“Gue kan gak pernah kasih harapan ke dia, kalian aja yang terus memberi harapan pada fajri dan mengatakan jika aku juga menyukai fajri” ungkap Aiyana.


Memang selama ini Aiyana tidak pernah sekalipun menyatakan perasaannya pada Fajri, hanya Keyla dan putri yang mengambil kesimpulan bahwa Aiyana menyukai fajri, dan karena ucapan ucapan dari kedua temannya Aiyana mengakui dia suka fajri tapi hanya di depan kedua sahabatnya.


Saat pertama kali tau bahwa Aiyana menyukai dirinya fajri langsung memberanikan diri menyatakan perasaannya pada Aiyana, tapi langsung ditolak Aiyana. Gadis itu dengan tegas mengatakan dia tidak bisa berpacaran karena masih sekolah.


Fajri tidak menyerah begitu saja, dia kembali menyatakan perasaannya pada Aiyana karena dorongan dari kedua teman teman Aiyana yang mengatakan jika sebenarnya Aiyana juga menyukai dia, tapi mungkin gadis itu malu, hingga ketiga kali Aiyana kembali di tembak oleh Fajri, tapi kali ini di depan umum, mungkin fajri berpikir Aiyana tidak akan menolaknya jika sudah menyatakan perasaan di depan umum, tapi kenyataannya Aiyana tetap menolak Fajri.


Sejak itu tidak ada pria yang berani menyatakan perasaannya pada Aiyana, karena pria idola nomor sati di sekolah saja sudah ditolak oleh Aiyana apa lagi para pria yang wajahnya standar, namun berbeda dengan pria di sekolah itu, fajri tetap tidak mau menyerah dia sampai 3 tahun tetap setia mengejar Aiyana, bahkan dia tidak pernah berhenti untuk mencintai Aiyana karena sangat menyukai gadis itu.


“Tapi Ai, lo sering nunjukkin perasaan suka lo ke fajri, kasian fajri Ai, lo kasih dia kesempatan dong” bujuk Keyla, dia merasa bersalah karena selalu mendorong fajri untuk maju kalau kenyataannya seperti itu Keyla sangat malu melihat fajri.


Aiyana menggelengkan kepalanya, “gue gak bisa, orang tua gue berniat menjodohkan gue dan setelah selesai SMA gue menikah dengan orang yang mereka pilih” ungkap Aiyana setengah berbohong karena kenyataannya dia sudah menikah dengan Alvan, dan batas waktu kelulusan SMA adalah masa di mana dia akan mengungkapkan kebenaran pada dua sahabat kecilnya.


“APA? Dan lo mau Ai?!” pekik Keyla dan Putri, dan sempat menjadi pusat perhatian beberapa siswa yang sudah datang dan masuk kedalam kelas.

__ADS_1


“Sttttsss, Cuma kalian yang gue ceritakan” sanggah Aiyana agar kedua sahabatnya bisa mengurangi volume suara mereka.


“jadi lo mau di jodohkan ai?” ulang putri, tapi sudah dengan volume suara yang rendah.


Aiyana segera mengangguk pelan, tanpa mengeluarkan suara apapun.


“Ai, kita bukan zaman siti nurbaya lagi yang pakai acara perjodohan, lo pikir hidup lo bisa bahagia dengan pria yang di jodohkan dengan lo? Bisa saja dia mencintai orang lain dan lo harus hidup tersiksa karena pernikahan itu, dan elo masih 17 tahun ai, ngapain lo nikah muda?” sindir Keyla dengan suara pelan.


“kalian tau sendiri, perkataan orang tua gue adalah mutlak, jadi gue gak bisa membantah mereka” jawab Aiyana santai.


“Tapi_” ucapan Keyla terhenti karena bel masuk mulai berbunyi, dan mulai banyak siswa siswi mulai masuk kedalam kelas, “lo masih berhutang pertanyaan sama gue” kata Keyla sebelum kembali ke kursinya.


...🥙🥙🥙🥙🥙...


“Ai!!” teriak Keyla saat Aiyana mulai membereskan mejanya.


“Pembahasan kita belum selesai, ini tentang hidup lo, masa depan lo” desak Keyla.


“besok aja ya, gue udah di jemput” elak Aiyana sambil memperlihatkan ponselnya, memang benar Alvan sudah menunggu Aiyana di depan gerbang sekolah, karena itu Aiyana berlari kecil menuju pintu gerbang, dia tidak mau membuat Alvan menunggu dirinya.


.


Setelah Aiyana pergi Keyla dan putri di tarik fajri untuk bertanya pada dua gadis itu, karena sejak jam istirahat Aiyana sibuk belajar jadi gadis itu tidak makan siang di kantin.

__ADS_1


Fajri sangat penasaran dengan pembahasan antara Aiyana dan kedua temannya. Mereka berlima memilih salah satu café menjadi tempat mereka bercerita, tentu saja para pacar dari kedua gadis itu juga ikut.


“jadi Ai cerita apa sama kalian? Gue udah capek buat dekat dekat dengan ilan, gadis itu baru saja menyatakan cintanya ke gue, gue gak mau menyakiti perasaan dia, kalau semuanya gue lakuin hanya untuk membuat Aiyana cemburu” lirih Fajri, dia sebenarnya pria yang baik, hanya saja jatuh cinta pada wanita yang salah.


“Lo gak suka sama ilan?” tanya putri setelah lama diam. Memang sejak mendapat pertanyaan dari Fajri kedua gadis itu diam tidak tau mau memulai dari mana.


“Enggak, yang gue sukai itu Aiyana!” ucap tegas fajri.


“Setelah lo beberapa hari ini dekat dengan ilan masak gak ada perasaan sedikitpun? Lo bahkan sudah sering mengantar jemput ilan ke sekolah” ulang putri lagi tapi dengan pertanyaan yang sedikit berbeda.


“Tidak! Sekarang jelaskan ke gue apa yang sebenarnya terjadi?!” perintah Fajri.


“Aiyana tidak akan pernah mau berpacaran dengan lo” ungkap putri akhirnya.


“tapi kata kalian dia cemburu ke gue?! Kenapa sekarang kalian bilang dia tidak mau berpacaran dengan gue?!” bentak Fajri yang mulai emosi.


Putri dan Keyla saling berpandangan tidak tau harus memulai dari mana karena selama ini mereka berdua yang membuat kesalahpahaman fajri. “Aiyana bakal dijodohkan oleh orang tuanya, dan karena itu dia tidak mau menyukai siapapun dan berpacaran dengan siapapun” ungkap Keyla akhirnya.


“Dijodohkan? Apa dia mau dijodohkan? Dia terima?” desak fajri dengan rentetan pertanyaan yang langsung muncul di kepalanya.


“kami belum sempat mendesak Aiyana menjawab pertanyaan itu, karena guru sudah lebih dulu masuk dan Aiyana menolak berbicara dengan kami” jawab Keyla.


“maka dari itu, lo menyerah aja sama Aiyana” ujar putri.

__ADS_1


Fajri tertawa kecil seperti orang gila, “3 tahun, 3 tahun waktu gue ngejar dia tapi kenapa dia harus dimiliki orang lain? Kenapa Aiyana tidak mau membantah permintaan orang tuanya?!” umpat fajri kesal. Sekarang pria itu terlihat sangat frustasi, mendapatkan kenyataan yang tidak dia inginkan, padahal dia berharap jika menunggu sedikit lagi maka perasaannya akan tersampaikan.


...🍕🍕🍕🍕🍕...


__ADS_2