I Love You Professor

I Love You Professor
71. Mission Complete


__ADS_3

‘Pak tadi mantan kekasih bapak telepon ke ponsel ai, saya yang mengangkatnya, Aiyana tidak tau sama sekali karena saya mengatakan itu telepon penipuan, wanita itu meminta janji ke temu dengan Aiyana di restoran xx jam 1 siang besok’ isi pesan yang putri tulis di kertas kecil yang tadi dia sobek.


Mata Keyla terbelalak kaget membaca pesan yang di tulis putri ke kertas note yang dia sobek tadi.


“Ini benaran put?” tanya ulang Keyla untuk memastikan apa yang dia baca itu tidak salah.


Putri melipat kertas itu dan langsung memasukkannya ke dalam kantong celananya. “benaran, gue juga terkejut tadi, bisa bisanya mantan pak alvan telepon Aiyana, untung gue yang angkat” ujar Putri.


“Kira kira dia mau ngomong apa sama Aiyana? Kok Cuma mau bicara berdua aja?” selidik Keyla.


“gak penting dia mau bicara apa, gue Cuma mau pak alvan yang mengurus itu, ai sedang hamil sekarang, semakin banyak bahaya jika ai bertemu dengan mantan pak alvan” kata putri.


“benar juga, jadi itu alasan lo minta ikut makan siang bareng dengan Aiyana” tebak Keyla.


“Gue gak punya nomor pak alvan, dan mungkin pak alvan gak percaya kalau gak ngomong langsung, sekarang gue bingung gimana cara nyerahin kertas ini pada pak alvan tanpa sepengatahuan Aiyana” keluh putri.


“itu masalah kecil, serahkan sama gue” ucap Keyla penuh kebanggaan.


Tak lama Aiyana menelponnya dan meminta Keyla dan putri untuk berjalan menuju parkiran karena Aiyana sudah di dalam mobil bersama alvan.


.


Gizhi baru saja menutup teleponnya. Wanita itu tersenyum sambil menatap layar ponsel yang sedang menampilkan foto pra wedding dia bersama alvan, bukan lagi fotonya dengan brandon tapi foto dia bersama alvan.


“Ngapain lo telepon istrinya alvan?” tanya Maria pada Gizhi.


“gak ada gue pengen kenal aja sama dia” jawab Gizhi santai.


Maria tertawa mengejek, saat mendengar ucapan Gizhi, “gak mungkin, lo pasti berniat sesuatu kan? udahlah gizhi, elo sendiri yang bilang mau nyerah sama rencana brandon, jangan buat diri lo semakin terpuruk” sindir maria.


“benaran gue cuma mau berbicara beberapa kata sama dia, habisnya alvan mengganti semua nomor telepon dia, gue gak bisa hubungi alvan lagi” keluh Gizhi.


“ngapain lo hubungi alvan, mending lo urus anak dalam perut lo sebelum membesar, tu anak perlu bapak atau kalau lo gak mau cepat cari tempat gugurin sana” sindir Maria.

__ADS_1


“Gue mau bicara dulu sama istrinya Alvan, Cuma bicara aja” elak gizhi sekali lagi.


“Jangan sok berwajah baik di depan gue, gue tau akal bulus lo, lo sedang memikirkan cara untuk membuat alvan dan istrinya berpisah, lo nyesalkan setelah melihat alvan lebih baik di banding brandon” .


“Iya gue akui gue nyesal, makanya gue mau berteman dengan istri alvan dan mendekati alvan dari awal lagi” aku Gizhi.


“dengan keadaan perut lo yang bakal membesar? Itu anak brandon gizhi bukan anak alvan, ingat alvan tidak pernah nyentuh elo” tekan Maria.


“Gimana kalau dia nyentuh gue?” tantang gizhi.


Maria geleng geleng kepala dengan ucapan gizhi, “jangan bodoh, lo pikir alvan akan masuk ke dalam lobang yang sama? Udah nyerah aja urusin hidup alvan, salah elo sendiri yang mau nikah malah elo tinggalkan”.


“Ya itu kan karena brandon cuci otak gue biar gue benci dan hancurin hidup alvan, sekarang gue udah sadar, bisa dong gue dapat kesempatan buat berteman dengan alvan lagi” ujar gizhi seolah olah dia tidak memiliki salah apapun.


Maria menghembuskan nafas berat, “Lo pikir kesalahan elo kecil, dan elo bisa masuk gitu aja ke hubungan alvan dan istrinya, gue taruhan 100 juta kalau alvan dan istrinya mau berteman sama elo, dan satu lagi alvan udah tau elo itu licik bukan polos, jadi dia tidak akan mau bertemu dengan elo”.


“tapi besok gue bakal ketemu sama istrinya alvan” ujar Gizhi penuh percaya diri.


Kembali maria menghembuskan nafas beratnya, “terserah elo gizhi, gue capek nasehati elo, gue juga udah dapat model baru jadi lo cari sendiri asisten pribadi elo yang pemikirannya tidak seperti gue” ucap maria sambil beranjak pergi dari sana.


“Ai! Gue boleh pesan ini gak?” Keyla menutup pandangan Aiyana dengan buku menu yang dia tunjukkan. Keyla sengaja menarik perhatian Aiyana pada menu menu yang ingin dia pesan padahal sebenarnya tidak.


Putri yang merasa mendapatkan kesempatan langsung mengoper note yang tadi dia tulis ke atas menu alvan.


Pria itu sempat bingung dengan kertas yang dilipat lipat di buku menunya.


“baca pak” ucap putri tanpa suara.


Awalnya alvan berpikiran negative pada putri yang tiba tiba memberikan dia kertas note kepadanya, alvan pikir putri tertarik padanya, dan dia harus menjaga jarak secepatnya dari teman teman Aiyana.


Tapi semua prasangka buruk itu langsung hilang, wajah alvan yang tadinya kebingungan kini menjadi terlihat seperti orang marah. Pria itu ingin bertanya lebih rinci pada putri tapi tidak mau Aiyana curiga dan salah sangka padanya.


“Ai orang tadi masih menelponmu” tanya putri tiba tiba. Dia berpikir Alvan tidak percaya padanya makanya putri berbicara seperti itu di depan alvan.

__ADS_1


“Tidak, kan udah putri tebak kan modus penipuannya, pastinya dia gak telepon lagi” jawab Aiyana tanpa tau maksud dari pertanyaan Putri.


“Siapa yang menelpon sayang?” tanya alvan penuh selidik.


“Penipu, putri bilang itu modus penipuan” jelas Aiyana.


“boleh mas liat nomornya” tanya alvan.


Dengan polosnya Aiyana langsung memberikan ponselnya pada alvan, lalu kembali mendiskusikan menu makan siang mereka bersama Keyla.


“Sayang, kita tukaran ponsel dulu untuk sekarang boleh kan?” pinta alvan dengan nada lembut.


“kan model ponsel kita sama, kenapa ommas mau tukaran?” tanya Aiyana bingung.


“mas takut kamu ditelepon lagi, jadi untuk sekarang kamu pakai ponsel mas, dan mas pakai ponsel kamu” pinta alvan lagi.


“baiklah” jawab Aiyana santai.


Alvan mengepalkan tangannya karena berhasil mendapatkan ponsel milik Aiyana, dia tidak mau Gizhi mengirimi pesan atau menelpon lagi, alvan akan mengantisipasi itu semua, tentu saja janjian yang dibuat putri tidak akan dia datangi, Alvan tau mulut gizhi itu licin seperti kulit ular, dia bisa menggoda beberapa orang dengan mulutnya, alvan takut istri polosnya akan terpengaruh, apa lagi Aiyana sedang hamil dan memasuki usia 2 bulan.


“makasih” ucap alvan pelan pada putri.


“Ommas ngomong apa tadi?” tanya Aiyana yang tidak sengaja mendengar ucapan alvan.


“Tidak ada, kamu salah dengar, udah tau mau pesan apa aja? Kalau perlu kita pesan semua, biar bisa nikmati semua menu terbaik di sini”.


“apa boleh kalau gitu ai mau semua menu terbaik yang ada disini” seru Aiyana bersemangat.


...🍩🍩🍩🍩🍩...


bonus pict


foto pra wedding gizhi dan alvan

__ADS_1



__ADS_2