
Alvan berteriak histeris saat sampai di mobil milik keluarganya yang sudah hancur, tidak peduli ada polisi yang mengikutinya, karena dia mengendarai mobil seperti orang gila dan melewati lampu merah, karena saat dia sampai yang dia lihat hanya supir yang terkapar dengan wajah sudah tidak berbentuk, dan dua sahabat Aiyana yang pingsan mungkin akibat tamparan atau pukulan, serta kaca mobil yang pecah, dan tidak ada istrinya.
Polisi yang tadi hendak menilang alvan malah ikut masuk dalam penyelidikan keberadaan istri alvan, dia tidak jadi menilang alvan saat tau alasan alvan tidak mau menghentikan laju mobilnya.
‘Ting’
“Istri lo sedang ada bersama gue, jika ingin dia kembali segera ungkap semua kejahatan lo, jangan mendatangiku dengan para polisi itu, atau istrimu akan dalam bahaya” isi sebuah pesan masuk yang alvan terima.
Tanpa pikir panjang alvan langsung menelpon nomor yang mengirimi dia pesan tapi nomor itu tidak dapat di hubungi karena sudah mati.
“Ahhhggggggg SIALANNN!” Umpat alvan, pria itu tampak sangat frustasi dengan apa yang terjadi.
“Tuan muda maafkan saya” lirih supir yang sudah sadar, keadaannya sangat parah saat ini.
Alvan hanya menatapnya datar.
“pak alvan kami dari kepolisian akan membantu anda dalam penyelidikan ini” ujar salah satu polisi yang tadi mengikuti alvan, dia sudah memanggil banyak rekannya dan ambulance untuk menolong korban yang ada di sana dan membantu alvan menyelidiki di mana istrinya.
Alvan melirik sinis polisi itu, “kalian tidak akan mampu membantuku” umpatnya lalu kembali ke dalam mobil.
Alvan langsung menghubungi orang yang saat ini paling bisa dia andalkan.
“halo kek, alvan butuh bantuan kakek” ujar alvan begitu teleponnya tersambung.
...🍱🍱🍱🍱🍱...
Alvan menatap 15 pasukkan tentara yang disiapkan oleh kakek nya, dia sudah menceritakan semua yang terjadi, alvan sudah tau di mana posisi Aiyana, tapi dia tidak mau mengambil resiko datang sendirian ke sana, dan membuat pergerakkan tanpa komando.
15 orang tentara berpengalaman, telah berhasil dia dapatkan sekarang hanya tinggal Menyusun rencana untuk masuk ke dalam kediaman pria bernama brandon.
Alvan akhirnya mengetahui alasan kenapa brandon dan Gizhi membencinya, dalam waktu beberapa menit dia bisa mengetahui semuanya begitu melihat biodata brandon dan gizhi yang dia selidiki juga mendengar penjelasan dari gizhi.
__ADS_1
Alvan ingat ada wanita yang pernah mendatanginya tapi alvan tidak mengakui dia sebagai kekasih hingga dia bunuh diri, ternyata wanita itu adalah adik dari brandon, saat alvan menghubungi gizhi, wanita itu akhirnya mengaku mendekati alvan karena perintah brandon. Ternyata semua masalah itu adalah dendam masa lalu.
“tenang alvan, istri mu pasti baik baik saja” ujar papa Hamdi.
“dendam itu karena alvan pa! seandainya alvan menyelesaikan masalah ini sejak lama, Aiyana pasti tidak akan diculik” umpat alvan kesal.
Dulu dia memang tidak menyelesaikan kasus itu sampai tuntas, karena dia terbukti tidak bersalah akibat kematian adik brandon, Alvan juga tidak tau alasan wanita itu meninggal, karena tidak ada surat terakhir yang ditinggalkan oleh wanita itu.
Alvan mengetahui dia meninggal hanya karena alvan tidak mau mengakui keberadaannya dan alvan juga tau kalau yang berpura pura menjadi dia adalah candra beberapa bulan setelah kasus itu di tutup.
Candra tertawa dengan mengatakan bahwa dia yang mengirim pesan pada wanita itu dan berpura pura menjadi alvan, saat itu alvan marah besar, tapi Ridho berhasil meredam kemarahannya dan kasus itu selesai begitu saja tanpa dibawa kemeja hijau.
Candra bebas dan Brandon salah paham padanya.
“Tenang alvan, semua masalah pasti ada jalan keluarnya, sekarang kita hanya perlu membuat rencana untuk mengepung mereka” ujar papa hamdi berusaha menenangkan alvan.
“Kamu bisa memerintah semua tentara milik kakek, dan bawa menantu dan cicit kakek kembali dengan selamat” ujat kakek tegas.
“Baik kek” jawab alvan.
...🌮🌮🌮🌮🌮...
Gizhi tampak cemas begitu mendengar kabar dari Alvan, memang alvan tidak langsung mengatakan bahwa istrinya di culik, tapi secara tidak langsung alvan menuduh Gizhi ikut campur dalam penculikan istrinya.
🍥Flashback On🍥
📳📳📳📳📳
Sedang asih bersantai di sofa Gizhi di kejutkan dengan telepon dari nomor yang tidak dia kenal, setelah berpikir cukup lama gizhi akhirnya mengangkat telepon itu.
📲“DIMANA ISTRIKU!” suara teriakan murka alvan langsung terdengar dari sebrang setelpon.
__ADS_1
📲“Si-siapa ini?” walau Gizhi tau itu alvan dia masih tidak terlalu yakin, karena si penelpon langsung memarahinya.
📲“DIMANA ISTRIKU!” bentak alvan sekali lagi.
📲“Kenapa kamu tanya aku? mana aku tau” ucap Gizhi gusar.
📲“KEKASIHMU MENCULIK ISTRIKU! KESALAHAN APA YANG AKU LAKUKAN HANYA KARENA MENINGGALKANMU!” bentak alvan lagi dan lagi.
📲“Tu-tunggu dulu Van, apa maksudmu menculik? Aku sudah tidak pernah ada niat untuk kembali padamu, apa maksudnya dengan menculik?” tanya gizhi yang mulai panik, dia langsung merubah posisi duduknya menjadi tegak.
📲“kekasihmu menculik istriku! Dimana dia sekarang!”
📲“Apa?! Brandon memang gila, aku tau alamatnya jalan XX nomor 7 tapi aku gak yakin dia ada di sana, Van aku benaran gak ada sangkut pautnya dengan penculikkan itu” kata Gizhi yang mulai ikut panik.
📲“Bukan, bukan di sana dia berada, apa kesalahan yang aku perbuat yang harus aku akui?!” umpatan kecil alvan masih terdengar dari sebrang telepon, alvan memang sudah mengetahui dimana keberadaan istrinya tapi dia ingin lebih tau apa masalah yang terjadi dan seberapa besar dendam yang ada padanya, karena ini menyangkut keselamatan Aiyana.
📲“kesalahan?” beo gizhi tanpa sadar.
📲“CEPAT KATAKAN!” teriak alvan sekali lagi, Gizhi berani bersumpah jika dia ada dihadapan alvan maka mungkin lehernya sudah di cengkram oleh alvan, ini pertama kalinya dia mendengar suara kemarahan alvan sampai seperti ini.
📲“Karena kamu membunuh adiknya brandon, aku juga mendekatimu untuk membuatmu tersiksa dan bunuh diri seperti adiknya brandon yang mati bunuh diri” akhirnya gizhi mengungkap semua rahasia yang dia pendam, seperti ada kelegaan dalam hatinya karena sudah mengungkapkan semua rahasia dia pada alvan.
📲“SHIT_” telepon langsung mati, Gizhi hanya bisa terdiam melihat layar ponselnya yang sudah tidak menampilkan nomor penelpon.
🍥Flashback OFF🍥
“bagaimana ini, istri alvan itu hamil” gumam gizhi panik.
“Gizhi! Kamu kenapa panik gitu?” Maria tampak kebingungan dengan tingkah sahabatnya yang sejak tadi berjalan kedepan dan kebelakang seperti orang yang sedang panik. “lo gak lagi kontraksi kan?” tanya maria lagi, berhubung kandungan gizhi sudah memasuki usia 8 bulan bisa saja lahir duluan kan.
“Mar, gimana ini, brandon menculik istri alvan” ungkap gizhi panik.
__ADS_1
“APA?!” maria melotot tidak percaya dengan apa yang dilakukan brandon. “Tambah gila aja mantan lo!” lanjutnya kemudian.
...🍩🍩🍩🍩🍩...