I Love You Professor

I Love You Professor
48. Kebencian Brandon


__ADS_3

Disebuah apartemen mewah yang ada di Paris. Tampak Gizhi sedang menatap kesal pada ponsel miliknya, sudah berkali kali dia mencoba menghubungi Alvan tapi pria itu tidak mau mengangkat teleponnya. Gizhi sangat takut mengangkat kepalanya dan menatap Brandon yang sepertinya sama marahnya dengan Gizhi bahkan lebih marah.


“Siapa yang bilang dia akan tetap mencintaimu?! Kita pulang sekarang!” teriak Brandon marah.


“Sayang, tapi aku masih ada 2 agenda lagi” Gizhi balas berteriak untuk menahan keputusan yang mau Brandon ambil, gizhi sudah sangat senang berada di paris dan mendapatkan ketenarannya sebagai model.


“Kita selesaikan secepatnya dan kita balik ke Indonesia sekarang” teriak brandon marah.


“Yank, biarin aja si Alvan, sudah cukupkan dia tersiksa karena pernikahannya batal, aku sudah malas untuk mendekati Alvan” bantah Gizhi.


Brandon langsung menatap Gizhi dengan mata yang memancarkan kemarahan, “Kalau seperti itu kamu tidak berguna lagi untukku! Aku akan mencari wanita yang lebih berguna untuk mencapai keinginanku! Seharusnya pria itu tersiksa, depresi dan bunuh diri karena pernikahannya batal!” maki Brandon.


“Tapi aku yakin dia tersiksa sayang, aku yakin dia depresi” teriak Gizhi.


“Tersiksa? Apakah kamu berani keluar rumah kalau kamu sedang tersiksa?? Dia sama sekali tidak merasakan malu!” umpat brandon.


Maria yang ada di dekat sana dan mendengar pertengkaran sepasang kekasih itu hanya tertawa kecil, “aku yakin sih, keluarga alvan pasti melindungi anaknya yang mau kalian sakiti, dan waktu hampir setahun ini udah bisa membuat alvan berpaling, jadi kalian terlambat kalau mau balik” sindir maria.

__ADS_1


“Sayang seperti kata maria kita sudah terlambat untuk balik, kita biarkan saja si Alvan ya yank” lirih Gizhi.


“Biarkan! Aku tidak akan membiarkan dia seperti itu! Seharusnya dia depresi karena kamu tinggalkan seperti adikku yang depresi dan bunuh diri! Dia berpura pura tidak tau dan tidak terjadi apapun, sementara adikku ketakutan dan depresi karena dia hingga dia bunuh diri, aku mau Alvan tersiksa!” Brodon melempar barang yang ada didekatnya hingga barang itu hancur berkeping keping.


“sayang, jangan begini, baik kita akan balik, aku akan merebut dia lagi, lalu mencampakkan dia kalau perlu akan aku buat alvan meniduriku dan menyebarkan video nya pada media, nama baik dia akan hancur karena melakukan hubungan badan bukan dengan istrinya tapi dengan mantan kekasihnya” ujar Gizhi.


Setelah mendengar itu Brandon baru bisa sedikit tenang, dia duduk dan mulai memejamkan matanya, kebenciannya pada alvan memang sudah sangat besar, dia akan menggunakan semua kekayaannya untuk menghancurkan alvan, jika itu diperlukan.


Ada satu hal yang selama ini membuat brandon marah dan dendam pada Alvan, Brandon memiliki seorang adik perempuan, adiknya mulai takut dan tidak mau keluar rumah, hampir setahun lamanya, dan adik brandon berakhir bunuh diri. Setelah pria itu selidiki lagi, ternyata yang membuat adiknya depresi adalah Alvan yang tidak mau mengakuinya sebagai kekasih jangankan sebagai kekasih tapi dia juga tidak mengenal Ailin adik Brandon.


Semakin Brandon mencari tau semakin marah brandon pada Alvan, karena ternyata Ailin depresi akibat video video yang dia kirim pada alvan, brandon mengetahui Alvan dan ailin berpacaran dari pesan yang masih di simpan oleh Ailin, berawal dari chat salah sambung hingga mereka berakhir berpacaran, Alvan mulai mengirimkan video bagian anggota tubuh bawahnya pada Ailin, tidak hanya itu, ailin juga mengirimkan video yang sama tapi bedanya ada terlihat wajah ailin di dalam video yang ailin kirim, berbeda dengan Alvan yang hanya mengirimkan video bagian tubuhnya saja wajah pria itu tidak terlihat, saat dagunya terlihat pun dia menggunakan masker.


Karena hal itu makanya brandon sangat membenci Alvan. Pria yang sok baik dan sok lembut tapi sebenarnya pria yang bejat, Brandon sengaja menyodorkan kekasihnya pada Alvan, untuk memancing Alvan bercumbu dengan kekasihnya muliana gizhi, tapi entah kenapa Alvan selalu bersikap berpura pura sebagai pria terhormat, dia bahkan tidak pernah mau berciuman dengan gizhi, frustasi dengan kesempatan seperti itu yang selalu alvan tolak.


Akhirnya Brandon berpikir akan menggunakan cara lain, yaitu membuat alvan depresi karena ditinggal oleh calon pengantin wanitanya, dia mau membuat bukan hanya alvan yang malu tapi juga keluarga besar alvan, dia mau pria itu depresi dan berniat bunuh diri.


...🍞🍞🍞🍞🍞...

__ADS_1


“Kita jadi beli ponselnya?” tanya Aiyana saat berjalan memasuki mall bersama Alvan.


“jadi, mas pengen punya ponsel couple dengan istri mas” balas Alvan.


Aiyana memicingkan matanya menatap Alvan, “ganti nomor aja ommas, mubazir ganti ponsel, uang ommas nanti habis beli dua ponsel sekaligus” istri kecil alvan itu mulai memberikan nasehatnya.


Alvan mencubit gemas pipi Aiyana, “gak akan habis, mas beli 100 ponsel harga 30 juta juga gak bakal habis uang mas” ujar alvan membanggakan diri.


Pria itu tersenyum senang karena Aiyana tidak pernah meminta hal hal yang menguras dompetnya, bukan alvan tidak mau istrinya boros, tapi Alvan senang dengan sifat istrinya, malah sebenarnya Alvan ingin Aiyana memanfaatkan kekayaan yang dia punya. Hal paling mahal yang diinginkan Aiyana adalah makanan, tidak pernah lebih dari itu.


“Tapi ngapain sih beli ponsel, emang ommas takut ya kalau bicara sama nenek sihir itu lagi?” tanya Aiyana.


Alvan kini tertawa kecil dan tanpa sadar pria itu mencium pipi Aiyana, “soalnya istri mas gak pernah mau mas belikan barang barang mahal, makanya mas inisiatif mau punya ponsel couple, nenek sihir itu Cuma alasan aja sayangku, mas gak takut ketemu ataupun bicara sama dia, jadi jangan cemburu gitu” bujuk Alvan.


“Beneran?? Gak niat kembali sama nenek sihir itu?” tanya Aiyana sekali lagi.


“mas udah punya berlian paling berharga milik mas, ngapain mas tukar dengan batu kali?? Sekarang tidak ada yang berharga selain kamu” ungkap Alvan.

__ADS_1


Aiyana memandang mata Alvan dengan lekat untuk mencari kejujuran di mata pria itu, dan Aiyana tau alvan tidak mengatakan kebohongan sama sekali.


...🍤🍤🍤🍤🍤🍤...


__ADS_2