
Aiyana memperhatikan setiap sudut badannya yang tidak tertutupi dengan baju seragam sekolah, memastikan tidak ada bekas kiss mark yang terlihat ditubuhnya. Sesekali bibirnya mengucap sumpah serapah pada suami mesumnya yang kemarin habis mendapatkan lotre besar karena berhasil mengambil kegadisannya.
“kenapa ngomel ngomel terus sihh” Alvan tibatiba muncul dan memeluk tubuh Aiyana dari belakang.
Pria itu mencium bahu Aiyana beberapa kali dan tersenyum menatap tampilan istrinya yang selalu terlihat cantik.
“Ommas nyebelin, pakai tambah peta di tubuh Ai lagi! Hari ini Ai itu olahraga, gimana kalau ai ganti baju dan dilihat kiss mark di badan Ai” omel Aiyana, memang semalam Alvan kembali bergulat dengan istrinya walau hanya sebentar berhubung Aiyana sekolah besok paginya jadi alvan tidak akan membuat istrinya itu terlalu lelah.
“gak bakal kelihatan, tandanya tersembunyi dengan baik disini disini dan dibeberapa tempat rahasia” Alvan menunjuk belahan squisy Aiyana, lalu di beberapa bagian squisy, perut dan tempat tempat yang menjadi kesukaan alvan.
“boleh gak Ai bilang ommas itu suami yang berdosa” omel Aiyana.
“kok berdosa??” tanya Alvan kebingungan.
“iya habisnya buat istri nya sakit dan stress” gerutu Aiyana.
Alvan tertawa kecil lalu mencium pipi Aiyana, “kamu juga suka loh sayang, bahkan sampai minta dorong lebih cepat” sindir Alvan.
Wajah Aiyana langsung merona merah, dia memukul tangan Alvan yang memeluknya dan cepat cepat keluar dari dalam kamar tidur mereka. Hari ini Aiyana menginap di rumah mertuanya, karena memang baju sekolah dia di tinggal di rumah itu, jika ada beberapa baju sekolah yang ada di apartemen mungkin Alvan akan menambah 1 hari lagi menginap di apartemen.
...🍥🍥🍥🍥🍥...
Aiyana membaca buku sambil menunggu teman temannya selesai berganti baju olahraga, sebenarnya dia tidak membaca lebih tepatnya melamun. Pikiran melayang entah kemana. Aiyana sedikit risih karena sejak pagi terus mendapatkan tatapan dari teman teman sekolahnya, Aiyana yakin sekali tidak ada bekas kissmark yang Alvan berikan terlihat jelas di tubuhnya.
“Ai! Aiyana!” panggil putri dan sedikit menepuk bahu Aiyana, karena di panggil berkali kali dia tidak menjawab.
“ahh apa?” sontak Aiyana begitu sadar kedua sahabatnya sudah ada di depannya.
__ADS_1
“Lo melamun apaan sih ai??” tanya Keyla penasaran, dia mendekat kearah Aiyana dan berbisik, “Lo nyesel ya gak terima Fajri”.
“Apaan sih key, bukan itu kok, Cuma gue lagi mikir aja kenapa orang orang pada liatin gue gitu” balas Aiyana.
“Mungkin karena lo nampaknya ada yang beda Ai” celetuk Putri.
Aiyana langsung menatap putri dan mencoba meminta detail lebih, “beda apanya?”
“hmmm, gak tau tapi nampaknya lo lebih cantik aja” ujar putri.
“Emang gue caaantik” kekeh Aiyana.
.
Selama jam olahraga Fajri tidak lepas memandang Aiyana yang sedang bermain basket bersama teman sekelasnya, pria itu duduk di pinggir lapangan menonton dan terus memperhatikan Aiyana.
Fajri menoleh sebentar lalu kembali melihat Aiyana, “dia tau kok gue masih cinta sama Ai”.
“Kalau lo masih cinta sama dia, kenapa lo pacaran sama Ilan, lo udah buat hati cewek luka bro” tegur Radit.
Fajri kembali menoleh melihat kedua teman teman yang duduk disebelahnya, “dia sendiri yang mau, katanya dia bakal bantu gue buat lupain Aiyana, tapi ternyata gue tetap gak bisa lupain Ai”
“Udah lah jri, lo taukan si Aiyana sudah berkali kali tolak lo, berhenti ngejar cewek seperti itu, lama lama dia bakal jijik kalau lo kejar kejar dia seperti itu” Fauzan mulai memberikan nasehat pada Fajri, dia tau begaimana rasa suka fajri pada Aiyana, dan seberapa tersakitinya fajri atas semua penolakan Aiyana.
“Lo tau, gue berharap kebiasaan gue yang selalu mengejarnya membuat Aiyana sadar bahwa gue berharga untuknya, dia mulai kehilangan gue saat gue mulai menjauh dan bersikap cuek padanya, tapi ternyata semua yang gue lakuin tidak ada efeknya buat Aiyana, malah gue makin cinta sama dia” lirih Fajri.
“Jri gak ada gunanya lo menyesali semua keputusan elo, Aiyana itu beda dari cewek cewek yang ada di sekolah kita, ibarat kata ya, di aitu princess yang sangat dijaga oleh kedua orang tuanya, lo ngejar tu anak sampai berkali kali tetap tidak bakalan bisa jangkau dia, karena penghalang terbesar itu orang tuanya Aiyana” ujar Fauzan.
__ADS_1
“benar banget, sekarang lo fokus aja dengan sekolah, kita nikmati masa sekolahan, si Aiyana juga gak bakal di ambil orang lain, di aitu gak bakal merubah pendiriannya, setelah lulus baru lo mikirin cara dekati Aiyana, kalau bisa lo hadapi orang tuanya dan minta dia pada orang tuanya, lebih gentle bro, lebih dapet kesan serius dan gue yakin Aiyana bakal luluh” tambah radit.
Mendengar nasehat Radit Fajri baru tersenyum dan langsung memeluk pria itu sekilas, “thanks bro! lo benar, gue harus lulus dengan nilai terbaik dan gue juga bakal buktikan kalau gue cowok gentle pada orang tua Aiyana” Fajri bersorak bahagia, mendapat ide brilliant yang di lontarkan Radit, dia bahkan tidak terpikirkan dengan mendatangi orang tua Aiyana, dengan begitu dia akan tampak lebih serius dan bisa masuk daftar pria baik dari orang tua Aiyana.
.
Keyla, putri dan Aiyana duduk di pinggir lapangan basket dan sedikit menjauh dari teman temannya, sekarang giliran cowok yang menguasai lapangan basket, tentu saja semua cewek cewek sedang memberikan sorakan pada Fajri yang sekarang sedang bermain di lapangan basket.
“Ai, lo sedang datang bulan ya?” tanya Keyla tiba tiba.
“Enggak, kalian tau sendiri kalau gue datang bulan, pasti deh gue gak masuk sehari atau biasanya gue sering ke uks” jawab Aiyana santai.
“cara jalan lo sedikit aneh Ai makanya gue tanya” ujar Keyla.
Wajah Aiyana langsung merona merah, dia berusaha menyembunyikan rasa malunya dari dua sahabat yang memang sangat tau tentang Aiyana, “emang kelihatan ya?? Gue kemarin olahraga squat jump beberapa kali, jadi kaki gue agak lemas” kata Aiyana. Dalam hati gadis itu was was ketahuan berbohong.
“Ngapain lo olahraga Ai? Setau gue lo itu paling anti olahraga kalau hari libur, lo Cuma mau saat jam olahraga disekolah” ujar putri.
“Di ajak saudara gue” jawab Aiyana singkat.
“Ohhh saudara sepupu lo itu?? Dia jadi personal trainer juga ya ai?” tanya Keyla.
‘Personal trainer apaan, gue di paksa buat olahraga gulat sama dia’ batin Aiyana. “enggak cuma ada gym gitu di rumah dia, gue penasaran dan minta di ajarkan” ujar Aiyana. ‘Hebat banget gue udah bisa jadi pembohong ulung sejak nikah sama suami gue’ batin Aiyana berteriak keras.
...🍔🍔🍔🍔🍔...
bonus pict
__ADS_1