
Brandon memasuki ruang kunjungan yang ada di penjara, dia sedikit terkejut saat melihat yang datang adalah Gizhi dan wanita itu terlihat sangat berbeda.
“Kamu hamil?” tanya Brandon, begitu duduk di hadapan gizhi dengan dinding pembatas.
“ya, aku hamil” jawab gizhi santai.
Brandon tertawa sinis ke arah gizhi, “pantas gak mau bersamaku lagi, sudah dapat pria baru ternyata” sindir brandon di sela tawanya.
“Kamu bapaknya! Tapi aku datang kesini bukan untuk meminta pertanggung jawaban, aku juga gak butuh pengakuan bahwa ini anakmu atau bukan, terserah mau percaya atau tidak, tapi aku kesini hanya mau memberi tau, bahwa kamu tidak sendirian lagi di dunia ini, berhenti membalas dendam, karena semua itu akan berakhir sia sia, dendam hanya akan membawa dendam lainnya dan tidak akan pernah berakhir” kata Gizhi sedikit panjang dan menyindir.
Brandon yang tadi tertawa kini terdiam, “kau bohongkan, mana mungkin itu anakku, karena aku tida_” brandon terdiam ketika mengingat bagaimana malam panas dia dan gizhi.
“Tidak pernah lupa memakai pengaman dan selalu hapal jadwal suburku? Itu yang mau kamu katakan? Aku sudah bilang terserah kalau kamu mau percaya atau tidak, aku tidak peduli” ulang gizhi sekali lagi. “jadi apa hasil dari balas dendammu? Kenapa kamu ada di sini sekarang?”
Wajah brandon langsung berubah marah, “sampai akhir dia masih tidak mau mengakui kesalahannya karena sudah membuat adikku meninggal” umpat brandon.
“bagaimana jika memang bukan alvan, sejauh aku mengenalnya, alvan adalah pria yang baik dan sangat menghormati wanita, setelah aku berpikir lagi bagaimana jika penyelidikkanmu itu salah”.
“Itu tidak mungkin! chat itu kau lihat sendiri dan baca bagaimana mereka saling bertukar foto vulgar dan video ancaman yang di kirim ke ponsel adikku, itu sudah jelas alvan!” teriak brandon murka.
__ADS_1
“hanya tubuh pria yang terlihat di dalam video itu, bagaimana jika itu semua belum kenyataan yang kamu tau, tapi terserah kamu mau mendengarkanku atau tetap dengan dendammu, karena sekarang kamu sudah di penjara, alvan tidak akan membiarkan orang yang menyakiti istrinya lepas begitu saja” sindir gizhi lalu tegak dari kursinya, “aku tidak bisa berbicara banyak pada pria keras kepala sepertimu, nikmatilah hidup di penjara, tapi kalau kau merasa kesepian kau bis menghubungiku, anak ini juga adalah darah dagingmu, aku tidak akan mengatakan jika ayahnya sudah mati, karena aku tau seberapa kesepiannya dirimu” ujar gizhi sebelum keluar dari ruangan itu.
Brandon terdiam dan kembali ke dalam sel tahanannya.
...🧆🧆🧆🧆🧆...
Hanya selang waktu satu jam brandon kembali di panggil ke dalam ruang kunjungan, kali ini raut wajahnya langsung berubah mengerikan begitu melihat yang datang mengunjungi dirinya.
“Aku seperti Mendapat kejutan dua kali dalam satu hari” ucap brandon sambil duduk kembali ke kursi yang tadi dia duduki saat bertemu gizhi.
“Aku akan langsung saja, bukan aku yang membuat adikmu bunuh diri_”
“Bisakah kau tenang dulu, aku akan menjelaskan alasan itu padamu” ujar alvan dingin. Pria itu mulai mengeluarkan ponsel dan foto foto yang dia cetak.
“Disini foto aku dalam keadaan tanpa busana dan kau lihat wajahnya memang wajahku, tapi tubuhnya bukan tubuhku, karena aku tidak memiliki tanda lahir ini di dekat tubuhku” alvan membuka kancing bajunya dan memperlihatkan dadanya pada Brandon. “lihat, disemua foto jelas ada tanda lahir di dadanya, tapi aku tidak punya” ulang alvan, kemudian dia kembali mengancing kemejanya kembali.
“Apa maksudmu mengatakan seperti itu?” tanya brandon mulai kebingungan.
Alvan menghela nafas sedikit berat, “kau ini pintar atau tidak sih, ada orang lain yang menggunakan namaku untuk menipu adikmu!” umpat alvan kesal.
__ADS_1
“A-apa maksudmu?!” kali ini nampak ekspresi terkejut dari wajah brandon.
Alvan kembali menatap brandon kesal, dan dia mulai menjelaskan pada brandon kenapa dia menghindari adik brandon dan siapa sebenarnya dalang yang membuat adik brandon bunuh diri, awalnya alvan tidak tau hubungan candra dengan adik brandon sudah sampai pada tahap yang meresahkan makanya dia diam saja dan tidak menjelaskan siapa dalang asli penyebab bunuh diri itu, alvan juga sama berpikir penyebabnya adalah karena dia menolak untuk kenal dengan adik brandon.
Tapi setelah beberapa bulan alvan tau candra lah orang yang menggunakan nama dia untuk menjebak beberapa perempuan, tapi alvan sama sekali tidak menyangka candra menjebak mereka sampai membuat wanita wanita itu rela melakukan video call s** bersama dengan candra.
Yang alvan tau hanya menjebak berkenalan dengan cara chat biasa. Alvan tau kenapa brandon marah karena ada video s** yang dia temukan di laptop milik candra, alvan mulai curiga dengan kebiasaan candra yang suka menyimpan video dia bersama wanita dengan folder nama wanita itu, candra juga pernah mengatakan dia punya rekaman seperti itu, tapi alvan tidak pernah menyangka adik brandon adalah salah satu korban candra.
“SIALAN!” brandon berteriak keras sambil menggebrak meja dengan keras, dia begitu marah setelah mengetahui kebenaran yang dijelaskan oleh Alvan.
“aku minta maaf, aku benar benar tidak tau, aku hanya tau dia punya beberapa video rekaman dengan kekasihnya, aku hanya berpikir dia mungkin punya juga rekaman dengan adikmu, aku Cuma berpikir ada foto saja tapi aku sama sekali tidak menyangka sampai ada video itu” ujar alvan sambil menundukkan kepalanya.
Brandon mengacak rambutnya frustasi, dia bahkan bersikap baik pada pria yang sudah menyebabkan adiknya bunuh diri.
“Aku sudah meminta pengacaraku mendatangi para wanita yang ada di dalam video yang di simpan candra dan banyak dari mereka adalah korban juga, dan aku sudah meminta pengacaraku membujuk mereka untuk membuat candra mendekam di penjara selamanya, karena di antara video itu ternyata ada anak dibawah umur juga yang dia tipu dan p*k*sa, jika kamu mau membunuhnya sebaiknya jangan, serahkan semua pada pihak yang berwajib, aku akan membantumu untuk menuntut dia, karena dia juga berniat memp*rk*sa istriku” ujar alvan dengan tenang.
“Aku mau dia di penjara seumur hidup atau mati!” ujar brandon penuh amarah.
“ada beberapa wanita yang tidak bisa aku temui karena ternyata mereka juga sama seperti adikmu yang bunuh diri, aku sudah meminta pengacaraku untuk membawa keluarga mereka menuntut candra, aku yakin dia akan di penjara seumur hidup, aku berbicara seperti ini bukan berarti aku melepaskanmu dari kurungan penjara, kamu sudah menculik dan membuat istri dan anakku dalam bahaya, jadi aku juga akan menuntutmu, tapi aku yakin kau tidak akan lama di dalam penjara, kau punya uang banyak untuk keluar dari penjara, dan kejahatanmu belum sampai melenyapkan seseorang” sindir alvan.
__ADS_1
...🍲🍲🍲🍲🍲🍲...