I Love You Professor

I Love You Professor
33. Bioskop


__ADS_3

Alvan tertawa kecil melihat tingkah istrinya yang menonton sambil menyembunyikan wajahnya di dada bidang Alvan.


“Ai, kalau takut kenapa pengen nonton ini?” bisik Alvan tepat ditelinga Aiyana, saat ini mereka sedang menonton Film horor yang sedang trending.


Aiyana yang tadinya menutup mata sambil menyembunyikan dirinya, kini mengangkat kepala untuk menatap wajah Alvan, “Ommas jangan berisik, ai itu suka nonton film hantu tapi takut pas hantunya muncul” jawab Aiyana sambil kembali nonton lalu kembali menyembunyikan wajahnya saat hantu di film kembali muncul.


Alvan kembali tertawa kecil melihat tingkah menggemaskan istrinya, “pokoknya mulai sekarang kalau nonton harus mas yang temani kamu” bisik Alvan.


“kenapa?” protes Aiyana.


“Mas gak mau ya kamu peluk peluk cowok lain, saat hantunya muncul” bisik Alvan.


“Orang gak pernah” balas Aiyana lalu kembali menonton. “kkyyaaaaa” Aiyana kembali berteriak keras dan memeluk Alvan dengan kencang, “ommas~ bilang bilang dong kalau hantunya muncul” gerutu Aiyana pada alvan.


Alvan kembali tertawa namun kali ini tawanya terdengar sedikit keras, hingga mendapatkan lirikan dari beberapa orang.


“Gimana caranya mas tau sayang, orang mas belum pernah nonton filmnya” bisik alvan di telinga Aiyana.


“ihhh udah jangan protes, masih ada gak hantunya” gerutu Aiyana.


“udah gak ada sayang” kekeh Alvan pelan.


Aiyana langsung mencubit perut Alvan dengan kuat hingga membuat pria itu sedikit memekit, “Jangan panggil sayang, nanti kedengaran orang” bisik Aiyana sedikit marah.


“gak akan ada yang dengar sayang” goda Alvan lagi masih dengan suara yang pelan dan tepat di telinga Aiyana.


Aiyana segera melepaskan pelukannya, “ommas nyebelin” gerutu Aiyana. Namun maksud hati ingin membuat Alvan jera dan meminta maaf, Aiyana yang baru saja melihat ke depan lalu hantu di layar kembali muncul dan gadis itu kembali berteriak sambil memeluk Alvan dengan kencang.


“hahahahha” orang orang pada teriak tapi Alvan malah tertawa setiap ada hantu yang muncul, pria itu memang tidak takut dengan hantu, tapi sekarang dia berharap hantu di film selalu muncul agar istrinya terus mendekap erat tubuhnya.


.


“Ai sumpah suara teriakan elo yang paling kencang” ledek Keyla saat sudah berada di luar bioskop.


Aiyana hanya bisa cemberut dan menyembunyikan wajahnya dalam pelukan Alvan karena malu dengan tingkahnya.


“Ai sangat manja ya mas alvan?” tanya putri.

__ADS_1


“Aiyana memang manja sejak kecil, kami semua sudah biasa dengan sikap manjanya” ujar Alvan sambil terus tersenyum bahagia.


“Mas makasih ya buat traktirannya hari ini” ujar Keyla.


“Gak masalah itu keuntungan kalian karena membolehkan mas ikut, kalau gitu mas sama Aiyana pulang duluan ya, kalian hati hati dijalan” pamit Alvan.


“Iya mas alvan” jawab teman teman Aiyana serentak.


...🍤🍤🍤🍤🍤...


Sampai di mobil Aiyana memegang lengan Alvan yang hendak menyalakan mobilnya.


“kenapa sayang?” tanya Alvan lembut.


“Kita langsung pulang?? Ai pengen jalan jalan dulu, ai gak pernah jalan keluar malam malam” rengek Aiyana.


Senyum alvan kembali mengembang melihat Aiyana yang sedang dalam mode manja, “Mau kemana sih? Ke rumah ayah?”


“ihhh ommas masak ke rumah ayah, ai pengen jalan jalan gitu, ke taman kota makan jagung bakar atau makan martabak, pokoknya jalan jalan malam, kan kita pasangan pengantin masak gak ada nge date gitu” protes Aiyana.


Alvan tertawa kecil, dia mengeluarkan ponselnya yang berdering sejak tadi, “bentar ya, mas angkat telepon dulu” ujar Alvan.


📲“Van! Gue berhasil dapat dimana lokasi Gizhi!” teriak Candara dari telepon.


📲“lalu kenapa? Udah deh can, gue gak mau ngurusin Gizhi lagi, gue udah capek” ketus Alvan.


📲“Van! Lo udah move on dari gizhi?? Lo seharusnya cari tau dulu apa alasan calon istri lo kabur, bukan langsung move on begitu saja” sindir Candra.


📲“Udah cukup can, gue tau maksud lo! Ridho udah cerita niat busuk lo ke istri gue, apapun alasannya gue gak bakal ceraikan istri gue, ambil sana gizhi! Gue udah gak mau balikan sama dia” umpat Alvan sambil langsung mematikan ponselnya.


Aiyana menatap Alvan dengan wajah sendu, gadis itu entah kenapa merasa sedih mendengar nama mantan kekasih Alvan kembali di sebut.


“kita pulang aja” gumam Aiyana pelan.


Alvan mencubit pelan pipi Aiyana, “mulai sayang ya sama mas, kok cemburu gitu sih” goda Alvan.


“siapa yang cemburu, ai udah gak mood jalan, pulang aja” balas Aiyana sambil menepis pelan tangan alvan dari wajahnya.

__ADS_1


“hhmmmm mas yang sekarang pengen makan jagung bakar, temani mas makan jagung bakar ya” ajak Alvan sambil mulai menjalankan mobilnya.


Aiyana hanya diam sambil memanyunkan bibirnya.


“Jangan manyun terus, nanti mas cium loh” goda Alvan.


Dengan cepat Aiyana menutup mulutnya dengan tangan agar Alvan tidak mencium bibirnya.


.


Di tempat candra.


Candra mengumpat kesal saat selesai menelpon Alvan. “Sial kenapa Ridho mesti cerita sama alvan sih!” amuk Candra. Pria itu mengacak rambutnya dengan kesal karena semua rencananya hancur kalau Alvan tidak mau balik pada calon istrinya.


“Gue harus hubungi Gizhi! Dan kasih tau kalau Alvan sudah tidak menyukai dia” candra berbicara sendiri untuk membuat rencana yang akan dia lakukan, tapi sayang nomor telepon yang digunakan gizhi sudah tidak bisa di hubungi, cara satu satunya hanya menghubungi gizhi lewat media sosial yang sangat jarang gadis itu buka.


“Sialan apa gue harus terbang ke paris??” umpat Candra lagi saat semua rencananya gagal.


...🥩🥩🥩🥩🥩...


Alvan sampai di taman kota yang lumayan ramai dengan orang orang yang sedang malam minggu dengan kekasihnya.


“ommas, gimana nanti ketemu teman sekolah ai?” bisik Aiyana yang sedang merangkul Alvan.


“emang kenapa sih? Bilang aja kita sedang pengen makan jagung bakar, jangan terlalu takut sayangku” bisik alvan sambil mengelus pipi Aiyana dengan lembut.


“Tapi tetap aja Ai takut” lirih Aiyana.


‘cup’ Alvan mencium sekilas bibir Aiyana hingga membuat gadis itu melotot menatapnya, “Ommas!!” teriak Aiyana.


Alvan tertawa pelan, “liat gak ada yang sadar siapa saja yang ada di sini, mereka semua sibuk dengan pasangan masing masing, jadi cuek saja, mau ketahuan juga biar aja, kita bilang saja sudah di jodohin” ujar alvan santai.


“ommas!” rengek Aiyana.


“Apa sayang, nikmati aja waktu jalan malamnya gak perlu mikirin ucapan orang, kita mau ditangkap satpol pp juga gak masalah, udah sah juga, gak bakal kena Razia” ujar Alvan sekali lagi.


Aiyana akhirnya mulai santai begitu dengar ucapan alvan dia mulai menikmati jalan jalan malam bersama sang suami, memang mereka tidak pernah sekalipun nge date, paling antar jemput Aiyana tapi tidak pernah jalan-jalan ke luar, semua karena Aiyana yang masih sekolah semua rencana honeymoon dibatalkan karena Aiyana belum mendapatkan hari libur.

__ADS_1


...🍗🍗🍗🍗🍗...


__ADS_2