
Alvan baru saja selesai mengajar di kelasnya, jam sudah menunjukkan pukul dua belas lewat, baru saja dia duduk untu mengistirahatkan tubuhnya pria itu kembali tegak saat mendengar suara azan, dulu dia tidak serajin itu sholat tapi karena istrinya entah kenapa Alvan kini selalu sholat tepat waktu.
“Siang pak” sapa para mahasiswa dan mahasiswi yang melewati Alvan, pria itu tersenyum ramah sambil menundukkan kepalanya dan menyapa balik para mahasiswa dan mahasiswi yang menyapanya.
.
“Assalamualaikum pak dosen” goda Ridho.
“waalaikum salam” jawab Alvan.
“Tumben loh liat pak Alvan sholat di masjid kampus, mau makan siang bareng gak?” tawar Ridho, tadi dia sempat melihat alvan yang mengambil wudhu dan saat menyapa tidak jadi karena pria itu sudah langsung ikutan sholat, karena ketinggalan 1 rakaat.
“iya dapat hidayah soalnya, ayo kita makan, aku juga lapar gak sempat sarapan tadi pagi” ujar Alvan.
Ridho memang yang paling alim diantara mereka berempat, karena dia yang sudah menikah dan memiliki anak, tapi karena istrinya baru saja melahirkan anak kedua, jadi hanya ridho bersama kedua temannya yang datang ke pesta pernikahan alvan.
.
Ridho menaiki mobil alvan dan meninggalkan mobilnya di parkiran masjid di kampus. “Gimana rasanya menikah?” tanya Ridho.
Alvan tersenyum mendengar pertanyaan sahabatnya, dulu yang menasehati Alvan untuk segera menikah juga Ridho karena menurut Ridho, tidak baik terlalu lama berpacaran, akan ada nafsu yang mungkin muncul, lebih baik menikah agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, apa lagi melihat dari cara gizhi bermanja pada Alvan, Ridho takut alvan khilaf.
“Hmmm, menyenangkan” jawab alvan singkat.
“hanya menyenangkan?? Apa masih memikirkan Gizhi?” selidik Ridho.
Alvan menggelengkan kepalanya pelan, “kemarin iya, tapi malamnya tidak lagi, aku lebih memilih istriku yang seperti permata berharga dibanding wanita yang melarikan diri dengan pria lain” ungkap Alvan.
Ridho menatap Alvan dengan tidak percaya, pria yang selama ini terlihat seperti orang yang akan mati jika tidak ada Gizhi itu terlihat biasa saja sambil tersenyum, apa lagi banyak perubahan yang terjadi pada Alvan setelah dia menikah, padahal baru 3 hari dia menikah.
“sudah berhasil menemukan Gizhi?” tebak Ridho.
“suuuudah sepertinya” jawab Alvan ambigu.
“Udah tau alasan dia batalkan pernikahan kalian?” singgung ridho.
Kali ini Alvan menggeleng, “Gak mau tau lagi, intinya dia sudah lari dari pernikahan dan membuat keluargaku malu, itu sudah cukup” jawab alvan tegas.
Ridho tersenyum dan menepuk bahu Alvan pelan, “senang banget, kamu akhirnya sadar, pernikahan itu adalah ibadah Van, jangan mempermainkan sebuah pernikahan, aku doain semoga rumah tangga kalian mawaddah warahmah ya” doa Ridho tulus.
__ADS_1
“aminnn, ehh gimana keadaan keluarga kamu?? Sorry aku belum sempat buat liat putra mu”.
“baik kok, santai aja, ahh gimana besok main ke rumah bareng istri kamu?? Minggu ini si Bayu ulang tahun, kami adakan syukuran di rumah, ajak istri kamu biar bisa kenalan sama istri aku” undang Ridho.
“boleh deh nanti coba aku tanya istri, dia mau ikut atau tidak” angguk alvan.
“oh iya, aku kasih saran kamu hati hati sama Candra” ujar Ridho tiba-tiba.
Alvan mengernyitkan keningnya bingung, “kenapa?”
Kedua orang itu berhenti di salah satu tempat makan yang biasa di datangi oleh para dosen kampus, Alvan dan Ridho memilih salah satu ruangan VIP agar bisa bicara lebih privat dengan temannya.
“Dho, lanjutin yang dibicarakan tadi” ujar Alvan lagi setelah duduk memesan makan siangnya.
“Candra tertarik sama istri kamu, kemarin dia ngotot kan pengen kamu balikan sama Gizhi, katanya dia siap terima janda bekas kamu” ungkap Ridho, bukan karena pria itu pengadu, tapi ridho tidak mau sampai Alvan terjerumus dalam hasutan orang orang.
Alvan mengepalkan tangannya geram mendengar ucapan Ridho. “Tu orang emang kurang ajar banget” umpat Alvan.
“udah gak usah di pikirkan, yang penting kamu udah tau niat candra, dia gak bakalan bisa dekatin istri kamu selama kamu masih menjadi suaminya” ucap Ridho berusaha menenangkan, dia tau bagaimana watak watak sahabatnya, dan Candra memang yang paling playboy diantara mereka. Setiap liat cewek bening dia pasti kejar, dulu sempat Candra berusaha mendekati Gizhi, tapi gizhi sama sekali tidak tertarik padanya.
Prinsip candra kalau sudah menikah tidak akan dia goda lagi, tapi kalau sudah bercerai bakal dia goda kembali.
...🥗🥗🥗🥗🥗...
Aiyana melihat ke depan pintu gerbang, tidak ada motor ataupun mobil milik Alvan, gadis itu duduk di salah satu tempat menunggu jemputan seperti biasa.
Putri, Keyla dan Fajri kembali menghentikan motor mereka di depan Aiyana.
“hai ai” sapa Fajri.
Keyla dan putri mencolek pinggang Aiyana untuk menyuruh gadis itu menyapa Fajri balik. Sedangkan Aiyana yang tidak mengerti hanya diam dan membalas sapaan fajri dengan senyuman.
“Telat lagi dijemput?” tanya fajri.
“hmmm mungkin” jawab Aiyana seadanya.
“Ai, coba deh telepon bokap lo, dan tanyain boleh gak di jemput?” usul Keyla.
“gak perlu paling juga datang bentar lagi” tolak Aiyana.
__ADS_1
Putri mendekatkan dirinya pada Aiyana dan berbisik, “ai ini kesempatan yang kami bilang”.
“Ai, lo mau gak nonton bareng gue?? Gue dengar ada film yang mau lo tonton udah tayang di bioskop kemarin” ajak fajri.
Aiyana mengingat ingat lagi daftar film yang mau dia tonton, emang ada film yang pengen dia tonton, tapi Aiyana tidak mungkin juga menerima ajakan fajri.
“waahhh ide bagus tu, kita bisa double date, ikut aja Ai” seru Keyla berusaha mengompori Aiyana.
“Kan sabtu ini kita kerjakan tugas kelompok, jadi sekalian aja nonton bareng, izin sama orang tua lo kerjakan tugas kelompok ai” tambah putri juga ikutan mengompori.
Semua mata kini menatap Aiyana yang masih terlihat berpikir, film yang dibicarakan memang sangat ingin di tonton Aiyana, tapi gadis itu ragu untuk menjawab iya.
“Ayolah AI, ikut ya” bujuk Fajri sekali lagi.
“Ai ikut aja, kita bantuin izin sama bokap lo” desak Keyla.
“Gu_”
“AIYANA!” teriakan Alvan memotong ucapan Aiyana.
Ketiga teman Aiyana mengernyitkan kening melihat pria tampan tadi pagi datang lagi menjemput Aiyana.
“nanti gue izin dulu, kalau boleh gue kabarin, kalau gitu gue pergi dulu ya, udah dijemput, makasih udah temani gue” pamit Aiyana sambil berlari kecil menyebrang dan masuk ke dalam mobil Alvan.
Alvan sempat memandang sinis Fajri sebelum dia masuk ke dalam mobil, pria itu tidak suka melihat pria lain bicara dengan Aiyana.
“dia siapa sih” gumam Fajri.
“Saudara sepupu aiyana, katanya baru ketemu setelah 17 tahun” jelas Putri.
“kok gue merasa mereka bukan saudara ya?” ucap fajri ragu.
“jangan terlalu dipikirkan, Aiyana gak mungkin bohong, lo semangat aja buat dapatkan hati Aiyana, soalnya dia sudah tampak cemburu liat lo bareng ilan” sela Keyla.
“benaran?? Ai cemburu sama gue?” seru Fajri girang.
“benaran” jawab putri dan Keyla serempak.
...🍣🍣🍣🍣🍣...
__ADS_1