
“Oeekkk ooeeekkk” alvan langsung terbangunbegitu terdengar suara tangisan Arion, pria itu dengan cepat menghampiri tempat tidur khusus Arion.
“Hai sayang daddy, kenapa menangis?” alvan langsung menggendong putranya dan memeriksa pampers yang di pakai Arion. “basah ya? Jadi kamu menangis, biar daddy gantikan ya, jangan membuat mommy bangun” ucap alvan lagi.
Memang cukup aneh karena Alvan yang lebih dulu mengurus Arion begitu putranya itu menangis, tapi itu semua adalah permintaan alvan, dia tidak mau istri kecilnya merasa tersiksa mengurus Arion, bagi alvan cukup 9 bulan Aiyana membawa arion kemana saja, letih lelah tidak pernah Aiyana sampaikan padanya, Aiyana menerima kehamilannya begitu saja, tapi alvan yang takut istrinya terkena syndrome baby blues.
Bagi alvan selama dirinya kuat, dia tidak pernah mengeluh atau jijik dengan kotoran putranya yang dia bersihkan, justru dia merasa bangga karena bisa menjadi daddy yang cepat tanggap. Alvan kembali membaringkan Arion yang sudah selesai berganti pampersnya ke dalam tempat tidurnya lalu dia kembali tidur sambil memeluk Aiyana.
“Hmmm? Mas kok bangun?” gumam Aiyana pelan karena terbangun saat alvan ingin memeluknya.
“Rion bangun tadi, sekarang dia sudah tidur lagi, ayo kita lanjut tidur” bisik Alvan sambil mengelus lembut punggung Aiyana agar wanita itu kembali tidur dalam pelukannya.
**
Kehidupan Aiyana dan alvan berlangsung sangat bahagia, tidak ada yang mengganggu mereka lagi, mengenai Chandra, pria itu sudah mati 2 bulan setelah sidang akhir kasusnya yang menyatakan hukuman mati. Pria itu tidak terima dan meminta banding tetapi semua banding itu gagal dan berakhir Candra bunuh diri di dalam sel tahanannya. Sepertinya dia tidak sanggung untuk menahan dirinya untuk mencoba tubuh wanita atau karena stress selalu kena pukul oleh para napi yang ada di dalam penjara atas suruhan brandon.
Brandon memang menyuruh beberapa orang napi untuk terus memukuli candra tapi jangan sampai pria itu mati, dia ingin pria itu tersiksa berada di dalam penjara, hanya saat candra luka luka dan babak beluk para napi akan diam dan membiarkan dia sembuh, dan saat dia sembuh maka dia akan kembali di pukuli.
Memang terlihat kejam hukuman yang diberikan oleh brandon, tapi itu semua adalah batas kemarahan yang bisa brandon toleransi, karena kebenciannya pada candra dan karena hasutan pria itu dia menculik Aiyana.
Hubungan Brandon dengan Aiyana juga mulai membaik dengan perlahan lahan pria itu sering membelikan hadiah buat Arion putra pertama Aiyana dan Alvan, Brandon juga sering memohon maaf pada Aiyana setiap mereka tidak sengaja bertemu.
Seperti kata Ayah Abraham dan Bunda Vania, permintaan maaf yang tulus lama kelamaan akan bisa meluluhkan hati orang dan sekarang Arion dan Fairuz anak dari brandon dan Gizhi sudah menjadi teman baik karena perbedaan umur mereka yang hanya berbeda beberapa bulan saja.
.
3 tahun kemudian,
__ADS_1
Aiyana, alvan dan Arion berkunjung ke rumah bunda Vania dan Ayah Abraham.
“Opa~” teriak Arion begitu keluar dari mobil. Pria kecil itu tumbuh begitu tampan dan energik. Dia juga mendapatkan banyak perhatian dari kakek neneknya karena Arion sangat pintar.
“waahhhh cucu opa akhirnya datang juga” ucap ayah Abraham sambil menggendong Arion ke dalam dekapannya.
“Assalamualaikum dulu rion” peringat Aiyana sambil menyalami bunda Vania dan mencium kedua pipinya, “gimana kabar bunda?” sambungnya.
“Acalammualikum opa oma” ucap Arion dengan pengucapannya yang masih belum jelas.
“Pintarnya cucu opa, waalaikum salam” jawab Ayah Abraham, lalu menoleh pada Alvan dan Aiyana. “ini adalah ulang tahun pernikahan kalian, kenapa kalian tidak liburan saja?” tawar Ayah abraham.
“Ayah, Rion masih kecil, bagaimana bisa kami liburan, lagi pula ai baru saja selesai menamatkan kuliah ai” jawab Aiyana sambil tertawa pelan.
“Liburan aja, ini bunda ketemu tiket di jalan, lumayan kan, sekalian alvan juga sedang libur kerja, kamu juga sudah selesai kuliah, gimana kalau kalian titipkan Arion sama bunda dan ayah, kalian bisa liburan, honeymoon gitu, kaliankan belum pernah honeymoon” ujar bunda Vania sambil memberikan dua lembar tiket yang berisi tiket menuju jerman pulang pergi selama 10 hari.
Alvan tertawa pelan, “bagaimana ceritanya bisa nemu tiket di jalan bun? Ini pasti bunda dan ayah yang belikan untuk alvan dan ai kan? gimana sayang? Kamu mau? Kita buat adik baru buat Si tampan” goda alvan sambil menaik turunkan alisnya.
“Rion masih kecil loh, masak udah mau punya adik lagi” tolak Aiyana secara halus.
“lion au adiikk, okok na lion au adik!” teriak Arion dengan wajah yang di gembungkan tanda pria kecil itu sedang ngambek.
“Apa salahnya tambah lagi, kalau susah jaganya biar ayah yang bantu, udah kalian pergi honeymoon aja berdua” desak ayah Abraham.
“Rion~ rion mau ditinggal sama daddy dan mommy? Daddy dan mommy perginya lama, rion gak bisa ikut kalau rion mau dapat adik” tanya Alvan sedikit memberi penegasan.
“Alo lion ama opa dan oma, lion akala pat adikk?” tanya pria kecil itu lagi dengan mata yang berbinar.
__ADS_1
“Iya, daddy janji akan usaha buat rion dapat adik” Alvan berbicara sambil menahan sakit akibat cubitan yang baru saja di layangkan Aiyana padanya.
“Au! Lion di cini cama opa dan oma” ucap Arion senang sambil memeluk Ayah Abraham.
“baiklah kita honeymoon” ucap Aiyana pasrah.
“Yesss!” sorak alvan sambil mengangkat kedua tangannya ke atas tanda bahagia dengan keputusan Aiyana.
“yeeesss lion apat adik, daddy lion au adik na lucu kayak adik iluz” ucap Arion yang masih iri dengan adik Fairuz sahabatnya.
“Baik tampannya daddy” ucap alvan sambil berpose layaknya tentara yang sedang hormat.
...🥞🥞🥞🥞🥞...
Jerman,
Setelah beberapa tahun menikah ini memang adalah momen pertama dimana aiyana dan alvan bisa menikmati waktu honeymoon mereka, setelah pernikahan aiyana harus tetap bersekolah, dan saat Aiyana sudah selesai sekolah wanita itu malah hamil dan tidak memiliki waktu untuk honeymoon, bahkan Aiyana sibuk mengurus putra pertamanya, tidak ada waktu lagi berdua karena mereka kemana saja selalu pergi bertiga.
Alvan langsung menarik Aiyana kedalam pelukannya begitu masuk ke dalam hotel yang sudah di pesannya.
“mas~ ai masih capek, jetlag ini” gerutu Aiyana.
“Biar mas urutkan biar hilang pegal pegalnya” goda alvan yang masih memeluk tubuh Aiyana.
Dengen gerakan cepat Aiyana menepuk tangan alvan yang memeluknya, “enak aja, pasti itu pijat plus plus, ai capek mas” rengek Aiyana.
Alvan langsung mengendong Aiyana tanpa persetujuan istrinya, dan langsung membaringkan wanita itu di tempat tidur.
__ADS_1
“Nanti mas yang urutkan sampai hilang pegal pegalnya” setelah berkata begitu alvan mulai mencium bibir Aiyana dengan lembut.
...🍣END🍣...