Impian Kehidupan (Pernikahan)

Impian Kehidupan (Pernikahan)
sapaan Andri


__ADS_3

Saat didalam ambulance Alex sadar dan melihat sekitarnya dengan susah payah Alex berbicara "ma ka si h," ucap Alex terbata-bata kepada wanita yang menolongnya yaitu Mayang.


Mayang yang sedang melamun segera tersadar karna mendengar suara " Tuan sudah sadar? tolong jangan banyak bicara dulu tuan kondisi tuan lumayan parah," tutur Mayang


Alex hanya mengedipkan matanya dan memejamkan matanya kembali "*A*ku akan membalas kebaikanmu nona jika aku sembuh nanti." batin Alex


Ambulance yang membawa Alex telah sampai dirumah sakit, segera para perawat membawa Alex keruang UGD untuk penanganan.


Mayang menunggu diruang tunggu yang ada didepan pintu UGD tak berapa lama seorang suster menghapiri Mayang dan memberi sebuah tas berukuran sedang berwarna hitam kepada Mayang katanya itu adalah barang milik korban, Mayang menerima tas tersebut.


Mayang menimang-nimang apakah dirinya harus membuka tas tersebut karna Mayang ingin menghubungi keluarga Alex.


Saat beberapa waktu menimangnya akhirnya Mayang membuka tas Alex untuk mencari petunjuk tentang keluarganya yang harus dia hubungi.


Mayang menemukan sebuah handphone dan mencoba membuka ternyata handphone Alex tidak dikunci menjadikan dirinya mudah untuk membuka dan segera Mayang mencari kontak yang kira-kira keluarganya.


Mayang menemukan kontak yang bertuliskan "istri" segera Mayang menelfon nomer yang ada di kontak tersebut.


Tak berapa lama telfon Mayang dijawab oleh nomer tersebut "Assalmualaikum, maaf apa benar ini nomer istri yang mempunyai nomer ini?" salam Mayang saat telfonnya telah dijawab.


Tini mengernyitkan keningnya bingung dengan siapa dirinya berbicara "Iya benar, kamu siapa?" jawab Tini dengan datar


"Maaf Nona, bisa anda kerumah sakit sekarang karna suami anda kecelakaan dan keadaannya cukup parah saat ini!" tutur Mayang.


"APA,SUAMIKU KECELAKAAN?" teriak Tini dibalik telfon tubuhnya gemetar mendengar berita yang baru dia dengar tadi.


"Iya Nona tolong segera kerumah sakit!" pinta Mayang.


" Iya iya aku akan segera kesana!" tutup Tini segera Tini bersiap-siap untuk pergi kerumah sakit.


Mayang yang tengah bersandar dan memejamkan matanya tersadar saat mendengar bunyi handphone nya "Wa'alaikumsalam," jawab Mayang saat mengangkat telfon


"Kamu dimana? kenapa belum pulang?" tanya Sunari.


"Dirumah sakit," jawab singkat Mayang karna dirinya masih kesal dengan suaminya tersebut.


"Apa? rumah sakit? aku akan segera kesana!" Sunari segera menutup telfonnya dan berlalu pergi kerumah sakit dengan terburu-buru karna takut terjadi apa-apa dengan Mayang.


^

__ADS_1


Tini tiba dirumah sakit dan segera pergi ke resepsionis untuk menanyakan keberadaan suaminya, setelah mendapat alamat suaminya dirawat Tini segera berlari dan pergi untuk melihat keadaan suaminya.


Tini berhenti didepan ruangan UGD dan Tini melihat wanita yang sedang duduk bersandar dan memejamkan matanya, Tini menghampiri wanita tersebut "Permisi Mba," Tini menyadarkan Mayang yang tengah terpejam.


Mayang membuka matanya dan melihat seseorang yang memanggilnya "Iya Nona, Nona ini istrinya orang yang kecelakaan?" tanya Mayang memastikan wanita yang ada didepannya.


Tini hanya mengangguk dan menangis namun suara tangisannya tidak terdengar karna hanya airmata yang keluar mungkin karna rasa bersalahnya pada suaminya.


Mayang sejenak mengamati wajah wanita yang ada didepannya saat ini karna Mayang merasa tidak asing dengan wanita didepannya "*K*ayanya aku pernah melihatnya, tapi dimana?" batin Mayang.


Mayang mempersilahkan Tini untuk duduk dan Mayang memperkenalkan diri dan menceritakan kejadian yang menimpa suaminya, Mayang juga memberikan tas milik Alex pada istrinya.


Tini semakin menangis mendengar cerita dari Mayang, dan Tini membuka tas milik Alex memeriksa barang-barang milik Alex .


Tini melihat amplop berwarna cokelat dan Tini mengambil amplop tersebut, Tini terkejut dan semakin menangis setelah mengetahui isi dari amplop tersebut.


Mayang yang merasa heran dengan wanita yang ada disampingnya saat ini mencoba bertanya kenapa gerangan dirinya menangis.


Tini menceritakan bahwa dirinya sudah resmi bercerai, Mayang kaget dengan penuturan Tini, Mayang pun bertanya kenapa bisa terjadi perceraian seperti itu.


Tini akhirnya menceritakan awal mula kejadian dimana suaminya menemukan foto mantan Tini dan suaminya marah dan berubah sikap. karna perubahan sikap tersebut, Tini meminta cerai kepada suaminya, dan ternyata kecelakaan terjadi saat suaminya dari pengadilan dan mengambil surat perceraiannya.


Sunari yang telah sampai dirumah sakit segera pergi keruangan UGD setelah Mayang memberikan kabar bahwa dirinya ada diruangan tersebut.


Sunari berjalan mendekati Mayang yang sedang memeluk seorang Wanita, Sunari lega ternya istrinya tidak kenapa-napa.


"Mayang.." panggil lirih Sunari


Mayang melepas pelukannya dan menghadap kesumber suara dan melihat suaminya sudah ada dibelakangnya.


Tini kaget mendengar suara yang sangat dirindukan tersebut, Tini pun ikut melihat kearah orang yang memiliki suara yang sama dengan orang yang dia rindukan selama ini.


Tini semakin kaget karna benar suara itu adalah milik Sunari mantan yang masih ada dihatinya saat ini.


Reflek Tini berdiri dan menghampiri Sunari dan memeluknya dengan menangis.


Sunari kaget bukan main, namun Sunari membiarkan Tini memeluknya dan membalas pelukan Tini, seketika Sunari lupa akan tujuannya datang kerumah sakit untuk menemui Mayang, karna Tini, Sunari lupa akan hal itu.


Mayang menahan sesak dalam dadanya melihat kejadian yang nyata didepan matanya. Mayang segera bangkit dan berlalu pergi dari rumah sakit tersebut tanpa disadari oleh Tini dan Sunari.

__ADS_1


^


Singkat cerita Mayang yang telah sakit hati mengajukan perceraian dan membawa Sheila pergi dari kehidupan Sunari, saat akan melangkah pergi Sunari menghalanginya dan terjadi perdebatan antara Mayang dan Sunari membuat Sheila kecil hanya bisa menangis melihat orang tuanya bertengkar.


Akhirnya Sunari mengalah dengan keputusan Mayang dan Sunari yang pergi dari rumah karna dia tidak ingin Mayang dan anaknya tidak mempunyai tempat tinggal.


Sunari pergi dari rumah dan kembali bersama Tini yang juga sudah bercerai dengan suaminya.


Tini meninggalkan suaminya yang sedang dalam keadaan kritis bersama saudara Alex.


akhirnya Tini dan Sunari pergi ke jakarta untuk memulai kehidupan baru dan mereka menikah dijakarta dan sampai sekarang Sunari tidak dikaruniai seorang anak bersama Tini. dia hanya memiliki anak tiri yaitu Tia hasil dari hubungan Tini dan Alex.


*flasback off*


Kejadian masalalu mendadak membuat Sunari merasa bersalah.


Sejenak Sunari berfikir ingin menemui mantan istri dan anaknya namun dia takut menyakiti istrinya.


^


Andri berjalan kearah dapur untuk mengambil minuman dan makanan dan melihat pak Sunari sedang duduk bersama istrinya "Eh Pak Sunari, pulang kapan Pak?" sapa Andri membuyarkan lamunan Sunari dan Tini.


"Eh Den Andri, tadi pagi sekali den, bapak ijin 2hari saja ingin menengok istri Bapak" jawab Sunari sambil matanya melirik kearah Tini istrinya.


Andri pun mengiyakan jawaban Pak Sunari "*S*ebenarnya ada masalah apa dengan pak Sunari ini, sampai aku harus menyelidikinya". batin Andri dalam hati.


*


*


*


*


*


*


*

__ADS_1


#jangan lupa like dan komen untuk membangun author lebih baik lagi karna author masih baru 😊😊 jangan lupa vot juga ya kaka kaka 😊😊


__ADS_2