Impian Kehidupan (Pernikahan)

Impian Kehidupan (Pernikahan)
Sheila. mau kah kau berduet denganku?


__ADS_3

Sheila duduk didepan cermin setelah berdandan untuk menghadiri pernikahan kakaknya, Sheila sedang berfikir bagaimana caranya bilang kepada suaminya tentang acara ulang tahun kampus nanti.


"Beby..." panggil Alfin saat keluar dari kamar mandi dan hanya melilitkan handuk dipinggangnya.


Alfin mengernyitkan keningnya melihat istrinya masih terbengong didepan meja rias dan tidak mendengar panggilannya.


Alfin mendekat kearah istrinya "Sayang..." panggil Alfin lagi.


Sheila tersadar dan terkejut melihat suaminya kini sudah ada didepannya "Mas..." panggil Sheila langsung berdiri.


"Kenapa melamun?" tanya Alfin.


Sheila menggelengkan kepalanya, Sheila lalu mengambil baju Alfin yang akan dikenakan untuk acara pernikahan Tia.


Sheila memakaikan kemaja itu ditubuh Alfin dan merapikannya, selama memakaikan Sheila hanya terdiam tidak banyak bicara.


Alfin memperhatikan perilaku istrinya "Ada masalah apa hem?" tanya Alfin yang tahu jika istrinya banyak diam pasti sedang memikirkan sesuatu.


Sheila menatap Alfin ragu "Janji jangan marah?" pinta Sheila.


Alfin mengangkat alisnya "Kamu tidak sedang berselingkuh denganku kan Beby?" terka Alfin asal.


Sheila mencubit perut Alfin "Ngomong apa sih!" kesal Sheila.


Alfin terkekeh "Lalu ada apa?" Alfin memeluk pinggang Sheila.


"Sebentar lagi kampus ulangtahun dan mengadakan acara hiburan dikampus." Sheila menatap Alfin ragu.


"Hem...lalu?" tanya Alfin lagi.


"Aku disuruh mengisi acara tersebut tapi..." Sheila memasang wajah memelasnya.


"Tapi apa?" tanya Alfin penasaran dan semakin mengeratkan pelukannya.


"Aku diusul untuk...untuk menyanyi diacara kampus nanti," Alfin terkekeh mendengar istrinya berucap.


"Cuman mau ngomong gitu sampai melamun? ya ampun Beby..." Alfin membenamkan wajah istrinya dalam dadanya.


Sheila mendongakan kepalanya untuk melihat suaminya "Tapi aku nyanyinya ber...duet." ucap Sheila lirih namun masih terdengar ditelinga Alfin.


Alfin langsung mengangkat alisnya "berduet?" Sheila menganggukan kepalanya.


"Wanita atau laki-laki?" tanya Alfin ingin tahu.


"Em...laki-laki," jawab Sheila ragu.


Alfin langsung melepaskan pelukannya dan berkacak pinggang "Terus kamu mau?" introgasi Alfin.


Sheila menghembuskan nafasnya "Aku sudah berusaha untuk menolaknya, tapi dosen Rina bersikukuh agar aku ikut mengisi acara itu," Sheila menunduk pasrah.


Alfin menghembuskan nafasnya dan menurunkan tangannya dari pinggangnya "Ya sudah...tapi janji tidak berbuat macam-macam." ucap Alfin dengan berat hati.

__ADS_1


Sheila mendongak dan melihat wajah suaminya "Serius? aku diijinin?" tanya Sheila memastikan.


"Hem." gumam Alfin lalu membuang mukanya.


"Gak ikhlas kan?" Sheila menunjuk hidung suaminya.


"Ikhlas...sudah ayo kita pergi. Inez pasti sudah menunggu kita disana," ucap Alfin lalu menggandeng istrinya untuk turun.


Beberapa hari lalu Inez tidur dirumah neneknya karena keadaan Sheila yang tidak boleh kecapaian, dan mertua Sheila memutuskan agar untuk beberapa hari Inez tidur dirumahnya.


Sedangkan James dan Ellena sudah keluar dan tinggal diapartemen masing-masing.


Sampai digedung tempat acara pernikahan Tia dan Aldo, Alfin segera turun bersama Sheila mereka masuk tangan Sheila merangkul lengan Alfin.


"Sheila..." Mayang memeluk anaknya yang baru tiba.


"Kamu sudah sehat kan Nak?" tanya Mayang khawatir.


"Alhamdulillah sudah Mah," jawab Sheila membuat hati Mayang lega.


"Ya sudah. ayo masuk sayang..." ajak Mayang kepada anak dan menantunya.


Alfin dan Sheila manghampiri Aldo dan Tia yang sekarang menjadi pasangan suami istri "Kakak...selamat ya. semoga Kakak bahagia," ucap Sheila lalu memeluk Tia.


"Makasih ya Dek...Kakak seneng bisa lihat kamu sehat dan datang kepernikahan Kakak." ucap Tia, Sheila mengangguk dan tersenyum.


"Selamat ya buat kalian berdua...semoga langgeng sampai tua nanti," doa Alfin kepada Aldo dan Tia.


"Makasih ya Fin!" Aldo memeluk Alfin.


"Sheil..." panggil Santi sambil melambaikan tangannya.


Santi sudah bersama Yeni, Fino dan Andri, Sheila dan Alfin mendekat kearah mereka "Mba Hevi dan Kak Dani belum datang?" tanya Sheila saat sudah berada diantara mereka.


Santi menggelengkan kepalanya, Alfin melihat teman kuliahnya sedang asyik mengobrol bersama beberapa laki-laki "Beby...Mas tinggal kesana sebentar ya?" Alfin menunjuk segerombolan laki-laki.


Andri dan Fino pun mengikuti arah tunjuj Alfin "Kita ikut Bos!" pinta Andri.


"He'em pergilah." ucap Sheila mengijinkan.


Alfin mencium pipi Sheila sebelum pergi membuat wajah Sheila bersemu merah "Hi..." Alfin terkekeh mendengar keluhan Sheila yang merasa malu.


"Apa aku perlu menciummu juga?" tanya Andri kepada Santi.


Santi membuang muka sambil tersenyum "Sudah sana pergi!" seru Santi.


"Ah sudahlah pasti tidak boleh." gumam Fino membuat Alfin dan yang lain tertawa.


Alfin meninggalkan Sheila bersama Yeni dan Santi, Sheila melihat kepergian suaminya "Gak usah dilihatin terus! masih disini juga." ledek Santi.


Sheila terkekeh, Sheila melihat kearah pintu masuk terlihat James dan Ellena hadir diacara pernikahan kakaknya "Ellena?" gumaman Sheila masih terdengar ditelinga teman-temannya.

__ADS_1


Mereka pun mengikuti arah mata Sheila "Aku curiga dengan wanita itu deh Sheil?" ucap Santi tiba-tiba.


Sheila terdiam mendengar kata-kata sahabatnya, Sheila pun sudah sadar jika wanita itu berniat tidak baik kepada keluarganya, namun Sheila masih menyimpannya dalam hati karena perlu bukti untuk berbicara.


James dan Ellena menghampiri pengantin "Hai Aldo...selamat ya semoga kamu bahagia bersama pasanganmu dan..." Ellena tidak melanjutkan kata-katanya karena melihat pengantin perempuan yang dia sangat kenal.


"Terimakasih sudah mau datang El." ucap Aldo senang.


Ellena masih menatap Tia tidak percaya bahwa sahabatnya menikah dengan musuhnya "El...El..." tegur James saat melihat mata Ellena dan Tia tidak bersahabat.


Ellena tersadar "Oh...maaf. istrimu cantik juga." ucap Ellena sambil tersenyum sinis kepada Tia.


Aldo tersenyum menanggapi pujian Ellena " Nikmati pestanya." pinta Aldo.


"Tentu Al..." James dan Ellena pergi dari panggung pengantin.


"Kamu kenal?" tanya Tia.


"Dia sahabatku di Paris sayang." terang Aldo.


"Sahabatmu?" kaget Tia.


Aldo menganggukan kepalanya "He'em." gumam Aldo.


Tiba-tiba dipanggung acara bermain band menjadi pusat perhatian "Adit mau ngapain?" tanya Tia penasaran.


"Pasti mau nyanyi buat kita." ucap Aldo yakin, Tia tersenyum lalu menganggukan kepalanya.


"Ya Ampun Sheila! coba lihat!" teriak Yeni sambil menunjuk kearah Adit yang sedang duduk sambil memegang gitar diatas panggung.


Sheila dan Santi melihat kearah tunjuk Yeni "Adit?" kaget Santi, Sheila hanya terdiam.


"Berarti Adit itu...Ya Ampun dunia ini sempit banget ya Sheil.." celoteh Yeni.


Diatas panggung Adit melihat orang-orang yang hadir dan pandangannya berhenti ketika melihat wanita yang sangat dia kenal "Sheila?" batin Adit lalu tersenyum memiliki ide.


"Permisi para hadirin...Sebelumnya saya ucapkan terimakasih sudah hadir dipernikahan Kakak saya yang sangat tampan itu." Adit menunjuk Aldo, Aldo pun tersenyum melihat tingkah adiknya.


"Saya akan menyanyikan sebuah lagu untuk pasangan pengantin baru, tapi aku ingin berduet dengan seseorang, bantu aku agar orang itu mau berduet denganku." ucapan Adit mengundang riuh dan tepuk tangan termasuk dengan Alfin.


Adit memandang kearah Sheila tanpa berkedip "Sheila...mau kah kau berduet denganku?" tanya Adit diatas panggung membuat semua melihat kearah Sheila.


Sheila merasa risih karena menjadi pusat perhatian, sedangkan Alfin melihat Adit sekarang dengan tatapan tajamnya yang dilihatnya sedang memperhatikan istrinya.


"Sudah sana naik Sheil..." Yeni menarik tangan Sheila untuk naik kepanggung.


"Aku gak mau Yen!" geram Sheila.


"Para hadirin bisa bantu aku membujuk wanita itu agar mau berduet denganku?" ucap Adit membuat semua berteriak agar Sheila naik sambil bertepuk tangan.


Ellena tersenyum sinis "Hem. pertunjukan yang menarik." gumam Ellena sambil meminum minuman yang dia pegang.

__ADS_1


(besok lagi 😂😂😂)


semangat kakak-kakak 😚😚


__ADS_2