
"Alina" panggil Ansel
Alina menoleh mengalihkan pandangannya dari ponselnya.
"Kenapa" tanya Alina
Alina mendekat ke arah Ansel dan duduk di pangkuan pria itu.
"Makan siang yuk" ajak Ansel
"Boleh"
"Kamu maunya dimana" tanya Ansel lembut
"Gimana kalau di resturant..."
"Ansel" panggil seorang wanita yang langsung menerobos masuk
"Luna" ucap Ansel dan Alina serentak
"Hei kalian kenapa" tanya Luna dengan menunjuk Ansel dan Alina
Alina langsung turun dari pangkuan suaminya dan menatap Luna.
"Untuk apa kau kesini" tanya Alina datar
"Aku membawa makan siang untuk kalian" ucap Luna dengan menunjukkan makanan yang ia bawa
"Ini masakanku" ucap Luna
Alina kembali duduk di sofa dan Luna menata makanan yang ia bawa di atas meja kerja Ansel.
"Luna letakkan saja di meja sana" ucap Ansel dengan menunjuk meja yang ada di sudut ruangan
"Lebih baik disini" ucap Luna
__ADS_1
"Dan kau bisa langsung makan" lanjut Luna
Ansel hanya diam dan mencoba makanan yang di bawa oleh Luna. Kini Luna beralih pada Alina dan memberikan sepiring makanan pada wanita itu.
Alina memasukkan satu sendok nasi ke dalam mulutnya. Kunyahannya melemah. Alina menatap Ansel. Dan ekspresi yang sama di tunjukkan oleh pria itu.
"Ada apa" tanya Luna
"Apa gak enak"
"Mm gak" jawab Alina dan menelan makanan itu masuk ke dalam kerongkongannya.
Luna mencoba makanan yang ia buat sendiri. Dahinya mengkerut
"Wle asin" ucap Luna dan menegak segelas air minum yang ada di atas meja.
"Gausah di makan ini sangat asin" ucap Luna
Ansel dan Alina meletakkan sendok mereka masing masing. Rencana makan siang di restaurant berdua gagal total karena kehadiran Luna.
"Tidak masalah kita akan makan siang di restaurant" ucap Alina
"Apa aku boleh ikut" tanya Luna
Alina menatap Ansel dan pria itu menatap Luna dengan tajam.
"Ah aku ada janji dengan temanku aku melupakannya" ucap Luna
Luna mengambil tas nya kemudian pergi meninggalkan ruangan Ansel.
"Kau mau makan di restaurant mana" tanya Ansel dengan menatap istrinya
"Terserah kamu aja deh" ucap Alina
"Bagaimana kalau di Mall mungkin nanti kau sekalian belanja" ucap Ansel dan Alina hanya terkekeh pelan
__ADS_1
Ansel berdiri dan menggandeng tangan Alina keluar dari ruangannya. Turun ke lantai dasar dan pergi menuju basement untuk mengambil mobil.
Perjalanan beberapa menit akhirnya mereka sampai di salah satu Mall terbesar yang ada di kota itu.
"Kapan kita akan kembali ke London" tanya Alina
"Apa urusanmu sudah selesai" tanya Ansel
"Sudah aku sudah membereskan semuanya" ucap Alina
"Baguslah mungkin secepatnya" ucap Ansel
Pasangan tersebut masuk ke dalam salah satu restaurant seafood. Ansel memanggil pelayan untuk memesan makanan.
Alina menatap ke arah sekitar dan matanya menajam saat melihat sosok yang tengah makan dengan santai namun gelagatnya sedikit mencurigakan.
Alina mengambil ponselnya yang ada di dalam tas dan memulai rekaman vidio mengarah pada dirinya namun sedikit terlihat ke arah sosok itu.
"Ada apa" tanya Ansel dengan menyentuh tangan Alina
Alina melirik seseorang tersebut dan Ansel memahami hal itu. Tak lama pria itu berdiri dan pergi entah ke arah mana.
Beberapa menit berlalu sosok pria itu kembali duduk lagi di mejanya tadi. Dan tak berselang lama makanan yang di antar oleh pelayan sudah tersaji di meja mereka.
"Jangan di makan" ucap Alina setengah berbisik
Alina dan Ansel hanya menatap makanan tersebut tanpa berniat menyentuhnya.
"Lebih baik kita pergi"
"Tunggu sebentar aku akan membayarnya" Ansel pergi ke arah kasir untuk membayar makanan mereka.
.
*Like dan Komen*
__ADS_1