Istri Pertama Atau Kedua (?)

Istri Pertama Atau Kedua (?)
86.


__ADS_3

"Arkhem bisakah kita kembali sekarang" tanya Alina cemas


"Ada apa" tanya Arkhem


"Jack menjebak suamiku" ucap Alina


"Maksudnya?"


"Dia menantang suamiku agar Jack mengembalikanku" ucap Alina


"Ternyata dia licik" ucap Arkhem


"Dari dulu" ketus Alina


"Ya dan aku baru menyadarinya" ucap Arkhem


"Sekarang" rengek Alina


"Yaudah iya" Arkhem dan Alina berjalan menuju rooftop dan masuk ke dalam helikopter


Tak lama helikopter itu bergerak menjauh dari arah kastil dan kembali ke perkotaan.


"Butuh berapa lama kita sampai" tanya Alina cemas


"Tenanglah mungkin sekitar beberapa puluh menit lagi" ucap Arkhem


**


Bug


Bug

__ADS_1


Ansel terhempas ke lantai dengan kasar karena pukulan dari anak buah Jack dari arah belakang.


"Hahaa Ansel!! Ternyata kau lemah!!" ucap Jack dengan tawa kepuasannya


Sedangkan Chen yang masih terkunci di dalam ruangan berusaha mendobrak pintu itu. Berulang kali mencoba namun gagal pintu itu terbuat dari besi.


"Astaga" Chen mendesah kasar. Tidak bisa dia bayangkan bagaimana kondisi Ansel saat ini di luar sana.


Chen mengedarkan pandangannya mencari benda yang bisa membantu dirinya. Hingga kemudian matanya berbinar saat melihat sebuah benda tajam yang dapat ia gunakan untuk membobol pintu ini.


Chen menyambar benda tersebut dan mendobrak pintu. Akhirnya pintu kokoh itu berhasil terbuka. Chen berlari ke arah arena pertandingan melihat kondisi Ansel.


Menatap dari balik sebuah kaca besar yang menjadi pembatas. Mata Chen membulat seketika saat melihat Ansel tersungkur di lantai. Dan terlihat salah satu anak buah Jack berjalan menghampiri Ansel hendak melukai pria itu.


Pyar


Chen memecahkan kaca itu dan menendang pria bertubuh besar itu hingga mundur beberapa langkah. Ansel menoleh menatap kedatangan Chen.


"Chen!!" pekik Ansel


"Kau akan terluka jika ada disini" ucap Ansel


"Dan kau akan lebih terluka lagi jika kau seorang diri disini" ucap Chen


"Apa kau mau mati konyol disini hah?" tanya Chen


"Apapun demi Alina"


"Dimana akal sehat mu Ansel. Kau biarkan anakmu kehilangan sosok ayah hah" ucap Chen kesal


Mengingat anak yang di kandung oleh Alina membuat Ansel seolah mendapatkan energi baru.

__ADS_1


"Wah wah rupanya sahabat sejatinya datang" ucap Jack menatap kedatangan Chen


"Kau gila Jack" umpat Chen


"Serang mereka" teriak Jack


Mereka semua melangkah maju untuk menyerang Ansel dan Chen. Dengan gerakan cepat Ansel dan Chen menyerang mereka lebih dulu dengan gerakan sedikit brutal karena mereka berjumlah banyak.


Satu persatu mereka tumbang dan sedikit membuat Ansel bernafas lega. Menyugar rambutnya ke belakang membuat keringat yang ada di rambutnya terciprat ke beberapa arah.


"Wow kau cukup hebat" ucap Jack


"Tapi lihat ini" Sebuah pintu dari arah lain terbuka. Puluhan pria bertubuh kekar keluar dari sana dengan mengepalkan tangan dan menatap Ansel serta Chen seolah akan menjadi santapan mereka.


"Kau akan habis kali ini" ucap Jack


"Gak akan" balas Ansel


Ansel maju dan menyerang mereka semua di bantu oleh Chen yang memiliki ilmu bela diri yang juga tinggi hampir sama dengan Ansel.


Bug


Pukulan demi pukulan Ansel melayang ke wajah wajah pria itu hingga menimbulkan bekas membiru.


Bug


Ansel dan Chen saling menatap dengan tersenyum saat musuh musuh mereka tumbang di hadapan mereka.


"Kau lihat Jack" teriak Ansel


"Sial!! Dia tangguh juga ternyata" gumam Jack

__ADS_1


.


*Like dan Komen*


__ADS_2