Istri Pertama Atau Kedua (?)

Istri Pertama Atau Kedua (?)
76.


__ADS_3

"Mama" gumam Alina dengan menatap foto wanita cantik yang ada di tangannya itu


Membalik foto tersebut dan ada tulisan Sharnecz Xeliavan Rahaecta nama dari mama Alina.


"Untuk apa Ansel menyimpan foto mama" ucap Alina bertanya tanya pada dirinya sendiri


Membuka lembar demi lembar untuk mencari tau lebih dalam lagi. Dan satu foto di temukan oleh Alina.


"Luna" gumam Alina


"Mama dan Luna ada apa dengan mereka" ucap Alina tak paham dengan semua ini


Alina kembali membuka buku itu mencari sesuatu yang bisa menjelaskan keterkaitan antara dua foto yang ia temukan.


"Foto pernikahan?" Alina menatap sebuah foto pernikahan yang hanya menampakkan sepasang pengantin saling bertukar cincin tanpa menampakkan wajahnya


"Mama, Luna, dan pernikahan" ucap Alina


Membuka kembali hingga halaman terakhir dan hanya ada tiga foto itu saja. Alina mengembalikan foto itu ke tempatnya semula dan mengembalikan buku tersebut.


"Untuk apa Ansel menyimpan foto mama dan itu foto pernikahan siapa? Lalu ada apa dengan Luna" ucap Alina penuh tanda tanya

__ADS_1


Alina menatap ke arah samping. Sebuah foto yang berada di dalam pigura berwarna emas berukuran sangat besar terpajang dengan indah. Foto pernikahannya dengan Ansel.


Alina mengulas senyum tipis kemudian senyum itu perlahan menghilang. Mendekati pigura itu dan menyentuh pigura tersebut.


Alina tampak sangat cantik di foto itu. Tanpa sengaja tangan Alina menarik pigura hingga terjatuh.


"Astaga" pekik Alina terkejut


Alina mengambil pigura itu dan menyandarkannya di dinding. Menatap ke arah tembok yang seperti ada sebuah brangkas yang di sembunyikan.


Dalam hitungan menit brangkas itu terbuka karena berhasil di bobol oleh Alina. Tangan Alina terulur mengambil sebuah kalung berwarna silver dengan liontin berlian yang berukuran cukup besar


Alina menyimpan liontin itu ke dalam saku celananya. Menutup kembali brangkas dan kembali memasang pigura foto pernikahannya dengan Ansel.


Alina menatap ke arah sekitar memastikan tidak ada jejak sedikitpun kemudian keluar dan kembali menguncinya.


Memanjat pagar itu dan meloncat ke arah balkon kamarnya. Huh mungkin Alina adalah ibu hamil yang sedikit ekstrim.


Masuk ke dalam kamarnya dan meraih kunci mobil. Keluar dari dalam kamar dan menuju garasi mobil.


"Nyonya akan kemana sebentar lagi sarapan akan siap" ucap Butler Frans

__ADS_1


"Aku hanya akan ke mansionku sebentar. Ada beberapa hal yang harus aku ambil" ucap Alina


Alina mengendarai mobil sportnya menuju mansion miliknya. Dengan kecepatan penuh mobil itu melaju menyusuri jalanan kota.


Dalam waktu beberapa menit akhirnya Alina sampai. Keluar dari mobilnya dan seketika para pengawal menundukkan tubuhnya. Salah satu pengawal membukakan pagar dan Alina melemparkan kunci mobil ke pengawal tersebut.


"Parkirkan" perintah Alina dan langsung masuk ke dalam mansion miliknya.


"Nona" sapa salah satu pelayan


Alina menaiki satu persatu anak tangga dan menuju kamarnya. Menyimpan baik baik berkas perusahaan Ansel dan juga liontin itu.


"Ada hubungan apa antara mama dan Ansel" ucap Alina dengan menatap ke arah kolam renang melalui balkon kamarnya.


Alina menghubungi mamanya dan beberapa kali panggilan tertolak. Sepertinya mamanya sedang sibuk.


"Mungkin lain kali aku akan mencobanya lagi" ucap Alina dan keluar dari dalam kamarnya.


.


*Like dan Komen*

__ADS_1


__ADS_2