Istri Pertama Atau Kedua (?)

Istri Pertama Atau Kedua (?)
80.


__ADS_3

"Siapa kau" teriak Alina


"Stttt diamlah jangan berteriak" ucap pria yang duduk di hadapan Alina


"Kau tidak mengenaliku?" Alina menggelengkan kepala sebagai jawaban


"Aku musuh dari suamimu. Jack" ucap Jack dengan senyum tersungging


"Oh kau rupanya yang bernama Jack. Yang mengganggu diriku selama berbulan bulan. Apa maksudmu hah" ucap Alina tanpa rasa takut


"Apa kau punya dendam padaku?"


"Tentu" ucap Jack dengan mata menajam


"Pertama, aku menjebak dirimu dengan Ansel hingga hal itu terjadi agar Ansel bisa jatuh cinta denganmu dan kelemahannya adalan kamu" ucap Jack


"Bagaimana bisa kau seyakin itu" tanya Alina


"Karena kau wanita tangguh yang mampu membuat semua pria penasaran. Dan termasuk aku" ucap Jack sambil memegang dagu Alina


"Lepaskan tanganmu" bentak Alina


"Kau bagaikan singa yang sangat manis" ucap Jack dengan tertawa


"Kau gila" umpat Alina


"Ya aku gila" ucap Jack sambil duduk di meja yang ada di hadapan Alina.


"Dan yang kedua, karena aku tau jika kau adalah seorang pembunuh" ucap Jack


"Apa maksudmu? Aku tidak membunuh siapapun" ucap Alina


"Jangan berkelit Alina" teriak Jack


"Aku tidak berkelit aku berbicara fakta siapa yang ku bunuh hah" ucap Alina

__ADS_1


"Maria Jessica" ucap Jack


"Jessica?" tanya Alina


"Dia Maria, adikku" ucap Jack


Mata Alina membulat seketika saat mendengar apa yang di katakan oleh Jack.


"Tapi aku tidak membunuhnya" ucap Alina


"Bohong!! Aku mendapat kabar jika Maria mati setelah kau masuk ke dalam ruangannya" ucap Jack


"Tapi aku tidak berbohong Jack" ucap Alina membantah


"Lalu siapa yang membunuhnya?" ucap seorang pria lain yang keluar dari arah lain.


Alina menoleh menatap pria itu. Sangat tampan dengan tubuh tinggi, kulit putih dan ada jambang tipis yang ada di sekitar dagunya. Berjalan pelan mendekati Alina dengan kedua tangannya yang ia masukkan ke dalam saku celana.


"Kau membunuh kekasihku" ucap pria itu


"Alasan klasik" ucap pria itu dengan senyum tersungging


"Aku tidak peduli kau mengatakan apa tapi aku berbicara jujur" ucap Alina tak kalah tajam


Jack melihat ponselnya yang menyala dan seketika matanya membulat.


"Arkhem bawa dia pergi dari sini" perintah Jack


"Ada apa" tanya Arkhem yang tak lain adalah kekasih Maria


"Chen akan kesini" ucap Jack


Arkhem mengangkat tubuh Alina dan membawanya masuk ke dalam lift. Naik ke rooftop dan disana ada helikopter yang sudah siap. Arkhem masuk ke dalam helikopter itu dengan membawa Alina.


"Lepasim gue" teriak Alina

__ADS_1


.


"Sial!! Jack awas aja" Chen memberhentikan mobilnya di markas Jack.


Berdiri seorang diri di hadapan puluhan para pengawal Jack yang langsung menghadang dirinya.


"Dimana Jack" tanya Chen dengan tatapan menajam


"Untuk apa kau bertemu dengan tuan Jack"


"Karena dia menculik Alina" teriak Chen dan langsung menghajar satu persatu pengawal Jack hanya seorang diri.


Menerobos masuk setelah menumpas habis anak buah Jack. Tepat saat pintu terbuka Jack menyapanya dengan tawa sinis.


"Halo Chen. Kau terlalu pemberani" ucap Jack


"Bajingan!!! Dimana Alina" umpat Chen


"Ckckck apa kau juga jatuh hati pada wanita itu?" tanya Jack kemudian tertawa


"Astaga Chen. Kau tau dia siapa bukan. Dia adalah istri sahabatmu sendiri. Kau bisa habis di tangan Ansel" ucap Jack


"Bangsat!!" Chen melayangkan pukulannya di pipi kiri Jack hingga membiru


"Dimana Alina" tanya Chen


"Entah"


Chen menatap ke sebuah kursi yang ada di tengah ruangan. Dia yakin sekali jika Alina di sekap disini. Lalu kemana Jack membawa kabur?


Chen berlari mendekati lift. Dia yakin ada salah satu orang yang membawa kabur Alina saat tau dirinya datang.


"Kali ini aku tidak seorang diri Chen" teriak Jack membuat Chen menoleh


.

__ADS_1


*Like dan Komen*


__ADS_2