Jangan Cintai Aku, Tuan Casanova

Jangan Cintai Aku, Tuan Casanova
Bab 29


__ADS_3

Melvin akhirnya membawa Pelangi keluar dari rumah sakit saat gadis itu bersikukuh tidak ingin diperiksa oleh Ahli jantung lainnya selain yang biasa ia datangi.


Namun Melvin terlebih dahulu membuat Pelangi berjanji agar ia menceritakan segalanya mengenai penyakitnya .


"Mengenai penyakit ? Baiklah!" Pelangi langsung setuju kala Melvin begitu penasaran dengan kondisinya.


Namun ia terlebih dahulu memastikan agar tak ada yang boleh mengetahui kondisinya selain Melvin seorang.


kini mereka sudah kembali kedalam mobil dan bersiap untuk pulang ke Apartemen masing masing.


"Pelangi lahir dengan gangguan jantung bawaan , sampai saat ini sudah dua kali Pelangi menjalani operasi pergantian katup jantung mekanik, maka dari itu disini akan terdengar seperti suara jam berdetak, " Pelangi menepuk dada sebelah kirinya, " dan karena hal itu pula pelangi harus rutin mengecek kadar kekentalan darah dan minum obat pengencer darah setiap hari, tapi efek samping obat tersebut seperti ini,"Pelangi kembali menunjuk lebam di lengan dan pergelangannya. " Pelangi mudah lebam jika mendapat tekanan yang berlebihan" terangnya, namun pelangi berusaha tersenyum diakhir karena tak ingin kondisinya membuat orang orang kasihan kepadanya.


'Maafkan aku Pelangi' Batin Melvin, ia benar benar ingin memukul dirinya sendiri dan juga Daffin sekarang ini, Pelangi tak pantas mendapat kebencian sebesar itu dari Daffin.

__ADS_1


Tapi bagaimama? Pelangi bahkan tan ingin Daffin mengetahui penyakitnya jadi kemingkinan pria itu tidak akan iba kepada gadis yang selalu ia anggap ja lang ini.


.


.


Melvin menatap jam yang terpatri di didinding meja kerjanya, jarum pendeknya sudah menunjukkan pukul 1 dinihari akan tetapi Keberadaan Daffin belum juga ia ketahui, terakhir kali ia melihatnya dipelataran parkir apotik dan setelah mengantar Pelangi kembali ke apartemen Melvin sudah tidal bisa lagi memghubungi pria itu.


Ia baru saja keliar dari club malam untuk menguji dirinya sendiri dengan menarik beberapa gadis yang ia temui kedalam pangkuannya, menggenggam tangannya namun tetap saja tak bisa membuat merasa nyaman, ia bahkan mrnco mengecup bibir salah satu wanita dan harus berakhir dengan meminum obat yang biasa ia komsumsi.


Daffin merasa justru kelainan yang ia derita semakin parah saja, kini ia yakin sudah tidak bisa lagi mengajak Cleo menghadiri acara tertentu, dulu ia masoh bisa menahannya jika hanya bergandengan namun kini sama sekali tidak.


Daffin masuk kedalam Apartemennya setelah mengurus kartu akses yang baru, ia tak peduli dengan keberadaan Pelangi disana dan surat perjanjian yang mengatakan ia dan istrinya itu tidak boleh tinggal satu atap.

__ADS_1


Daffin hanya ingin ketenangan dan kenyamanan serta kemampuan Pelangi yang tiba tiba bisa membuat perasaannya menjadi sendu.


Ia mebuka pintu kamar pelangi dan melihat gadis itu tertidur pulas.


Saat malam Pelangi memang tidak pernah mengunci kamarnya karena berfikir ia hanya seorang diri saja di apartemen yang mewah ini.


Daffin melangkah pelan lalu duduk ditepi ranjang, pria itu sempat meremat rambutnya kuat sebelum menoleh dan mengamati betapa cantiknya wajah Pelangi yang tengah terlelap pulas.


Ia tak mungkin melakukan apa apa pada gadis itu, Hanya menatapnya saja Daffin sudah cukup puas.


Tak terasa ia sudah berbaring di samping Pelangi dengan posisi saling berhadapan.


Lama Daffin mengamati setiap kesempurnaan yang tercetak diwajah gadis cantik yang ia yakini memiliki seorang Ayah bukan asli orang indonesia, yah kemungkinan Dokter Isyana menikah dengan warga negara asing, pikir Daffin.

__ADS_1


__ADS_2