Jangan Cintai Aku, Tuan Casanova

Jangan Cintai Aku, Tuan Casanova
Bab 82


__ADS_3

Karena khawatir Cleo menyusul kerumah sakit, ia mengendarai sendiri mobil mini coopernya dengan perasaan campur aduk.


Bukan karena kondisi Pelangi, lebih kepada reaksi Daffin saat mengetahui Pelangi terluka karena dirinya.


Bisa bisa ia diusir dari mansion Daffin sebelum sempat menjalankan misinya.


.


.


.


"Bagaimana bisa ia terluka seperti ini?" Melvin nampak menahan amarah saat bertanya kepada dua Pelayan yang memang ditugaskan untuk selalu berada disekitar Pelangi.

__ADS_1


Pelayan memang langsung menghubungi Melvin dan Daffin, namun hanya Melvin yang menjawab panggilannya sementara Daffin tak bisa dihubungi. Entah karena ia dalam perjalanan pulang dari Thailand atau karena hal lainnya.


Sementara Pelangi tengah beristirahat diruang UGD setelah lukanya selesai dijahit dan diperban, Wanita itu kehilangan banyak darah akibat pendarahan.


"Maafkan kami Tuan ini semua karena Nona Cleo ia merebut pisau buah dari tangan Nyonya Pelangi" Jelas Rena yang tanpa ragu menyebut nama kekasih sang majikan. Melvin yang mendengarnya tanpa sadar langsung mengepalkan tangan. Apalagi kini dikoridor rumah sakit ia melihat wajah wanita itu yang perlahan semakin mendekat.


Melvin tak menunggu lama ia melewati Rena, ani dan beberapa pelayan lainnya yang turut mengantarkan Pelangi kerumah sakit.


Ia menghampiri wanita yang ia anggap sialan itu sebelum mendekati pintu UGD dimana Pelangi berada.


Ia tak pernah menyangka akan berbuat serendah ini kepada seorang wanita. Melvin anti menyakiti wanita tapi jika itu mengenai Pelangi maka sepertinya menghilangkan nyawa seseorangpun akan ia lakukan.


"Melvin Brengsek apa yang kau lakukan padaku? Aku wanita!" Sentak Cleo, bibirnya bergetar menyuarakan betapa ia tidak pantas diperlakukan seperti ini.

__ADS_1


Sementara Para pelayan yang melihat hanya menatap tanpa berani melerai, mereka bersyukur ada yang memberi pelajaran kepada wanita angkuh itu. Bahkan Rena dan Ani mencoba mencegah seorang tenaga medis untuk membantu Cleo.


"Tidak usah dibantu sus, wanita itu sudah mencelakai Menantu keluarga Jaxton" ucap Rena kepada seorang Perawat yang khawatir dengan tindakan Melvin kepada Cleo.


Mendengar menantu keluarga Jaxton disebut tentu sang perawat yang memang berasal dari departemen bedah Toraks mengurungkan niatnya, Siapa yang tidak mengenal Pelangi di Departemennya, sejak kedatangan Daffin yang menemui dokter Emi hampir seisi rumah sakit kini tahu siapa Pelangi. Wanita cantik dengan kelainan Katup jantung dan menjadi pasien VVIP di departemen bedah Toraks.


Melvin mencekik leher Cleo hingga wanita itu susah bernafas, matanya meloto dengan permukaan wajah yang seakan membiru..


Huh....Huh...Huhh.....Cleo terduduk lemas sembari mengatur nafasnya, ia menangis seraya memegang lehernya. Rasanya begitu lega mengetahui ia sudah kembali bernafas.


"Kau monster Melvin...hiks" Cleo terisak perih, ia fikir benar benar akan meregang nyawa ditangan Melvin yang seakan berubah menjadi malaikat pencabut nyawa, baru kali ini Cleo melihat Melvin yang biasa nampak dingin dan datar berubah begitu bengis. Dan parahnya tak ada siapapun yang menolongnya. Kumpulan pelayan hanya membuatnya menjadi tontonan gratis


"Aku akan membalasmu Brengsek!!!!" hardik Cleo dengan seluruh tubuh bergetar menahan amarah.

__ADS_1


"Aku pastikan menjadi orang yang akan mengantarmu kegerbang neraka jika sedikit saja kau menyentuh Pelangi lagi" ucap Melvin lalu merukuk dan kembali mencengkram dagu Cleo " Camkan Itu" lanjut Melvin lagi sebelum menghempaskan wajah Cleo dengan kasar, dan meninggalkannya bagai seonggok sampah.


"BRENGSEK!!!! KALIAN SEMUA!!!" Teriak Cleo tak karuan. Ia menatap penuh permusuhan Punggung Melvin dan beberapa Pelayan Rumah Daffin.


__ADS_2