
Flashback 3 bulan yang lalu.
Tangan Melvin bergetar saat menerima selembar kertas hasil Tes DNA Pelangi, ia tak mengerti angka diatas tapi hasil 99 persen diakhir menjawab segala kepastian yang dinantikan Tuan Eshaq.
"Pelangi benar benar putri Tuan Eshaq Hakan " Guman Melvin.
Kebetulan macam apa ini?
Takdir membawanya untuk membantu Eshaq menemukan orang yang pernah menculik putrinya.
Yah Alberto adalah Asisten chef saat Eshaq bekerja di salah satu Hotel mewah di Jakarta 20 tahun yang lalu.
Alberto sebenarnya orang yang sangat kompeten, sayangnya ia mengotori dapur Eshaq dengan berbuat tindak asusila bersama salah satu Pelayan Hotel.
Eshaq yang terkenal tegas dan bijaksana langsung mengambil tindakan memecat Alberto, dan memberitahukan hal tersebut kepada Istri Alberto.
Namun siapa sangka masalah itu justru menjadi pemicu tindakan nekat istri Alberto mengakhiri hidupnya dengan meminum racun, bukan hanya ia seorang, tapi wanita muda itu juga mengajak serta sang anak yang kala itu masih berusia satu satu tahun.
Alberto frustasi dan menyesali semua tindakannya yang menjadi penyebab utama hilangnya nyawa istri dan anaknya. Untuk itu ia tak bisa memaafkan Atasannya Eshaq Hakan, ia bersumpah Eshaq harus merasakan kehilangan yang mendalam seperti dirinya.
Alberto menculik baby Ayleen yang masih berusia dua bulan dan menaruhnya disebuah panti asuhan yang sangat jauh dari Kota Jakarta. Lalu ia sendiri menghilang bagai ditelan bumi.
Eshaq sudah mengerahkan seluruh kekuatan dan materinya untuk mencari keberadaan Alberto tapi nihil.
Sejak kehilangan putrinya, kesehatan Sefa istri Eshaq terus mengalami penurunan, Ia sudah cukup sedih dengan kondisi bayi yang ia lahirkan dengan kondisi Jantung yang tidak sempurna ditambah lagi bayi tersebut diculik.
Padahal Ayleen seharusnya mendapatkan perawatan yang insentif, lalu siapa yang bisa menjamin umur Ayleen jika nasibnya diluar sana tidak diketahui sama sekali.
Sefa benar benar hancur, 10 tahun ia menderita sampai akhirnya ia harus meregang nyawa dengan segala kepedihan didalam hatinya.
Hakan sendiri memutuskan untuk pindah ke Singapura setelah istrinya meninggal, namun usahanya mencari keberadaan sang putri dan penculiknya tak pernah berhenti meski acap kali ia hanya menelan kekecewaan.
__ADS_1
.
.
.
Melvin mendatangi Eshaq dikamar hotelnya.
" Bagaimana Tuan Melvin?" Eshaq sudah tidak sabar dengan hasil DNA nya, 2 minggu lamanya ia menunggu kepastian apakah anak itu benar benar putrinya atau bukan.
Setelah sekian lama Bungkam Alberto akhirnya mengantarkan Eshaq dan Melvin kepanti asuhan tempat ia menaruh baby Ayleen. Sebenarnya Eshaq tak berharap banyak saat itu, karena ketika lahir Dokter sempat mendiagnosa jika Ayleen tak akan bertahan lama, jika pun bertahan Ayleen harus segera melakukan operasi pergantian katup. Eshaq berfikir jika saja putrinya sudah tak ada setidaknya ia bisa melihat prasasti yang menandakan jika tubuhnya dikubur disana.
Tapi Tuhan ternyata masih berbaik hati, Pernyataan Alberto membawa mereka kepada Satria.
Jangan ditanya bagaimana kaget dan bahagiannya Melvin saat mengetahui jika Pelangi kemungkinan besar masih memiliki seorang Ayah, bukan orang sembarangan Meski bukan dari kalangan konglomerat, namun Eshaq adalah chef yang cukup disegani, ia beberapa kali bekerja dihotel ternama diberbagai Negara, bahkan ia pernah menjadi koki pribadi kerajaan Spanyol dan Maroko. Namun setelah pensiun Eahaq memutuskan untuk mengelola sebuah restoran mewah di dua negara yakni Singapura dan Malaysia.
"Dia putrimu" Melvin menyerahkan selembar kertas itu pada Eshaq.
Selama ini mereka hanya berhayal bagaimana rupa Ayleen jika berusia 1,2 hingga terakhir 10 tahun saat Sefa meminta dibuatkan lukisan bersama sang putri untuk terakhir kalinya, kini Eshaq tak perlu lukisan itu karena ia akan segera melihat paras cantik sang putri.
"Di-dimana dia Tuan Melvin? Dimana Ayleen ku? Putri ku"
"Mungkin putrimu akan sangat bahagia jika tahu ternyata ayahnya masih hidup, akan tetapi kondisi kesehatannya sekarang sangat menghawatirkan, aku tak bisa mengambil resiko, berita sebesar ini tentu akan sangat mengejutkannya kau tahu sendiri bagaimana kondisinya, ia bisa bertahan sampai sekarangpun adalah sebuah keajaiban."
"Apa maksud anda? " Dengan mata yang basah Eshaq mengangkat wajah dan menatap Melvin.
" Bisakah anda tunggu sebentar lagi, "ucap Melvin penuh harap.
Eahaq sudah tahu melalui Satria jika Ayleen diberi nama Pelangi oleh sang ibu asuh, Namun Satria tidak menceritakan memgenai kehidupan detail Pelangi termasuk ia yang sudah menikah.
"Saya sudah menunggu selama 20 tahun lamanya" timpal Eshaq, entah mengapa ia merasa Melvin sepertinya sudah sangat mengenal Ayleen sebelumnya, terbukti gurat khawatir benar benar tak bisa disembunyikan pria yang hampir berusia kepala 3 itu.
__ADS_1
"Pelangi tengah mengandung sekarang" Melvin menatap Eshaq lekat " Ia adalah menantu keluarga Jaxton, janin yang dikandungnya adalah penerus Daffin Jaxton, saya hanya takut kabar ini membuatnya terguncang" sesal Melvin, yang melihat wajah Eshaq yg begitu terperangah, tentu pria itu tidak menyangka jika putri kecilnya kini sudah sangat dewasa.
"Menantu keluarga Jaxton? "Gumam Eshaq, entah ia harus bahagia atau bersedih mendengar kabar jika putrinya kini menjadi seorang istri Daffin Jaxton yang terkenal sebagai salah satu pewaris terkaya di Indonesia namun menyandang gelar seorang Cassanova.
"Benar! Dan ini" Melvin menyerahkan sebuah untaian kalung milik pelangi yang langsung digenggam erat Eshaq lalu membenamkannya kedalam pelukannya seraya terus menggumamkan nama Sefa dan Ayleen.
Melvin berhasil meyakinkan Eshaq untuk tidak muncul kehadapan Pelangi, ia sudah cukup puas menatap sang putri yang sesekali terlihat dirumah sakit, ia turut bahagia melihat kehidupan Ayleennya yang selayaknya seorang putri kerajaan, selalu dikawal kemana kemana dengan puluhan dayang dayang disampingnya.
Eshaq akan muncul kepermukaan ketika Pelangi sudah Melahirkan bayinya dengan selamat dan telah melakukan transplantasi Jantung, iapun sangat ingin berterima kasih kepada Daffin Jaxton karena sudah memperlakukan istrinya sebaik mungkin. Tentu semua informasi ini ia peroleh dari Melvin dan sayangnya pria itu tidak mengatakan semuanya sampai pada akhirnya....
Flashback 3 bulan lalu off
Brak!!!
Pintu ruang kerja Melvin dibuka dengan kuat, seorang pria dengan nafas bersungut sungut masuk.
Eshaq Hakan pria Turki dengan hidung bangir itu lantas menggebrak meja Melvin dengan kedua tangannya.
"Saya akan membawa Ayleen pergi dari negara ini !!" Ucap Eshaq dengan kilatan amarah yang jelas terpancar di matanya, ayah mana yang bisa menerima sang putri diselingkuhi di saat ia tengah mengandung, dan semesta seakan merutuki kehadirannya sebagai orang ketiga.
Media benar benar menyudutkan Pelangi Istri dari Daffin Jaxton.
"Dan apa hubunganmu dengan putriku?" Kali ini Eshaq menunjuk tepat di depan muka Melvin. Ia tak menyangka pria yang selama ini dipercayainya kemungkinan ada Affair dengan sang putri.
"Tuan Eshaq....Maaf karena tidak bisa melindungi putrimu" Melvin menunduk penuh penyesalan.
"Perlu Tuan tahu saya sama sekali tidak punya hubungan apapun dengan Pelangi, meski begitu mencintainya namun usaha saya selama ini tidak cukup untuk memisahkan dua orang yang saling mencintai itu, maka dari itu saya menyerah"
Eshaq cukup tercengang, bagaimana mungkin putrinya terjebak dalam hubungan rumit diantara kedua sepupu itu.
"Saya tidak bisa membiarkanya menjadi bulan bulanan media Indonesia, pertemukan saya dengan Ayleen" .
__ADS_1