
Antin mendengarkan sedikit masa lalu Leon membuatnya sedikit rasa kasihan pada Leon.
Antin mendengarkan dengan seksama.
"Nak antin, banyak pengorbanan yang kami lakukan untuk mengubah Leon dan mengembalikan keceriaannya dulu. Tapi tidak ada yang bisa membuat nya berubah. Saya memiliki harapan besar terhadapmu nak antin, saya ingin kamu bisa mengembalikan keceriaan Leon kembali" ucap tuan Ferdinan dan nyonya Yola memegang tangan antin.
"Tapi apa yang bisa saya lakukan tuan, nyonya" ujar antin.
"Menikahlah dengan Leon" ucap tuan Ferdianan dan di setujui istrinya.
"M,menikah" cicit antin terkejut.
"Kenapa, apa kamu keberatan" ujar tuan Ferdinan.
"Bu, bukan begitu tuan, tapi menikah adalah bukan hal yang main-main. Harus ada persetujuan dari kedua yang bersangkutan. Dan sebelumnya, aku juga pernah menikah dan kami belum bercerai" ucap antin.
"Apa,,,!!!" Bagaimana bisa begitu?" tanya tuan Ferdinan kaget
"Begini tuan...."
Antin menceritakan semua masa lalunya, saat masih tinggal di kediaman Surya sampai dia kabur waktu itu. Semua tidak ada yang tertinggal. Tuan Ferdinan dan nyonya Yola sangat perihatin mendengar cerita dari antin. Dia kasihan terhadap antin yang di perlakukan tidak adil oleh keluarga dan juga suaminya.
"Lalu bagaimana kamu bisa kabur dari rumah suami kamu apa mereka tidak mencegah mu pergi?"tanya tuan Ferdinan.
"Tidak, bahkan mereka dengan sangat senang melihatku pergi bahkan suami aku saja sendiri tidak mencegahku, dia hanya diam dan tak ingin berbicara padaku" jelas antin.
"Oohh ternyata keluarga Surya ya yang menjadi keluarga suamimu" ucap tuan Ferdianan.
"Iya tuan" ucap antin.
__ADS_1
Mereka mengobrol lebih lama dan tanpa mereka sadari ada sosok orang lain yang mendengarkan cerita mereka.
Dia adalah Leon, Leon mendengarkan cerita kisah hidup antin dan orang tuanya di lantai atas.
Lalu tak berapa lama, Leon kembali memasuki kamarnya dan membukakan pintu menuju balkon kamarnya.
Leon menatap hamparan rumput di halaman rumahnya yang begitu luas.
"Mama, mengapa kau pergi tinggalkan aku, aku membenci dengan sikapku ini. Aku juga membenci wanita lain karena mu ma. Karna aku merasa, mereka tidaklah tulus mencintaiku, sama seperti mama yang tidak tulus menyayangi aku dan mencintai aku" Batin Leon.
Tiba-tiba ponselnya berdering.
Triiing....tring...tring...
Leon melihat layar handphone nya tertera nomor baru yang masuk. Awalnya dia menolak hingga 3 kali dan panggilan keempatnya dia menjadi kesal dan langsung mengangkatnya.
Dia tak langsung bicara melainkan seseorang di sebrang sana yang langsung bicara padanya.
"Siapa kamu?" ucap Leon dingin.
"Hem, aku eem, aku Sherin anak dari tuan Darius, yang bertemu denganmu di restoran tadi siang" ucap Sherin di sebrang telpon.
"Ada apa?" tanya Leon lagi.
"emm, tidak ada, aku hanya bertanya apa kau sudah pulang dari kantor?" ucap Sherin ber basa basi.
"Jika tidak ada, aku tengah sibuk jangan ganggu" tegas Leon dan mematikan ponselnya sepihak.
Di sebrang sana, Sherin tampak kecewa dengan ucapan Leon.
__ADS_1
"dih ada apa dengannya,kenapa dia terlalu cuek,,,,, awas saja kau pasti menjadi budak cintaku nanti" ucap Sherin dengan percaya diri.
***
Leon sedang menikmati udara sore di atas balkon sembari memikirkan perkataan ayahnya yang akan menjodohkannya dengan antin. Di satu sisi, dia juga tidak ingin menikah dengan antin karna masih terikat sebuah pernikahan dengan laki-laki lain.
Leon mengusap wajahnya frustasi dan terdengar beberapa kali dia menghembuskan nafas kasar memikirkan perkataan ayahnya.
"aku tidak akan pernah menikah dengan wanita itu dan tidak akan pernah. Aku lebih suka dengan diriku sekarang" ucap Leon dalam hati.
"Ada apa denganku, kenapa aku jadi memikirkan wanita itu" bingung Leon dan mencoba menepis semua pemikirannya.
***
"Nak antin, coba kamu pikirkan sekali lagi kata-kata ku tadi. Aku ingin kamu bisa mengubah sifat Leon dengan seiring berjalannya waktu" ucap tuan Ferdianan memelas.
"Aku juga yakin pa, suatu saat nanti mereka saling mencintai" ucap nyonya Yola.
"Bukan begitu tuan, nyonya. Tapi bagaimana cara saya bisa lepas dari laki-laki yang sudah menjadi suamiku" ucap antin.
"Soal itu, kau jangan khawatir. Aku akan melakukan apapun agar kamu segera di ceraikan oleh Gilang" ujar tuan Ferdinan.
"ya Tuhan, tolong bantu aku. Sebenarnya, aku masih menyayangi mas Gilang, tapi aku juga ingin bahagia" ucap antin dalam hati.
Dalam hati antin, dia merasa bimbang atas hubungannya dengan Gilang dan permintaan tuan Ferdinan.
Bersambung....
Jangan lupa follow aku kak, dan jangan lupa likenya
__ADS_1
Jangan bosan juga ya dengan cerita aku
I Love you all 😘🥰