
Ayo kak kasih jempol sama ceritanya.
Silahkan komen dan likenya kakak🥰
Antin membukakan pintu untuk seseorang yang mengetuk pintu secara brutal itu.
Ceklek
Pintu terbuka dan menampilkan seorang pria yang sangat dia kenal dan sangat dia benci. "Ada apa, kenapa kamu datang kesini" suara antin terkesan dingin.
"Antin aku mohon pulanglah bersamaku, aku janji akan memperbaiki semuanya, aku janji akan melakukan yang terbaik untukmu" ucap Gilang.
"Aku tidak bisa kembali padamu, aku tidak akan pernah kembali kepadamu Gilang" ujar antin datar.
"Kenapa kau tidak ingin kembali padaku antin, apa salahku sehingga kau menghukum ku seperti ini. Berhari-hari aku mencarimu kemana-mana tapi tidak ada tanda-tanda keberadaan mu" ucap Gilang.
"Cukup...aku Tidak ingin mendengar kata-kata kamu Gilang, Kau bertanya kenapa aku menghukum mu seperti ini. Apa kau lupa bagaimana perlakuan seluruh keluargamu terhadapku, karna aku orang miskin dan tidak jelas asal-usulnya. Lalu kenapa sekarang kau bertanya seperti itu padaku Gilang" ucap antin mengeluarkan segala unek-unek nya.
Mendengarkan keributan di luar rumah, tuan Ferdinan dan nyonya Yola segera keluar dan melihat kegaduhan itu yang ternyata antin yang tengah berbicara pada seseorang dari balik pintu.
"Antin percayalah aku akan berubah dan membuatmu bahagia kembali padaku" ucap Gilang yang berusaha untuk memeluk antin namun di tepis kasar oleh antin.
__ADS_1
"Kamu pergi sekarang juga, aku tidak ingin melihat wajahmu lagi" ucap antin.
"Maafkan aku antin, aku memang salah padamu telah membawamu dalam penderitaan selama ini. Tapi berikan aku kesempatan sekali lagi" ucap Gilang
"Gilang aku tidak bisa memaksa untuk mencintai dan kembali padamu, aku sudah berpikir keras selama ini. Hingga saat itu kalian tidak pernah memandangku, dan terlebih lagi kau yang sebagai suami tak pernah membelaku" emosi antin menggebu-gebu.
" Antin tidak akan kembali padamu, dan sekarang dia akan menjadi bagian di keluarga kami" ujar tuan Ferdinan.
"Siapa anda yang berani melarang saya untuk membawa istri saya" ucap gilang.
"Siapa kamu?, tentu kamu adalah tuan Gilang Surya yang terhormat pemilik perusahaan S. Y. Corporation sekaligus pemilik S.Y. Resto" ucap tuan Ferdinan.
"Anda sekarang tidak berhak membawa mantan istri anda. Karna Antintia adalah hak saya dan tanggung jawab saya" ucap tuan Ferdianan tegas.
"Apapun yang anda ucapakan terserah, tapi semua bukti-bukti yang saya punya menyangkut tentang anda, sudah ada di tangan saya" " mulai dari perselingkuhan, konsumsi obat terlarang, dan juga anda Tidak pernah menafkahi istri anda selama anda masih bersamanya dulu" ujar tuan ferdinan.
"Kau salah besar tuan Ferdinan, selama ini saya selalu memberikan uang dan juga segala kebutuhannya, bahkan kartu Black card saya serahkan padanya, lalu mengapa anda mengatakan jika saya tidak pernah menafkahinya" tanya tuan ferdinan.
"Kau salah Gilang, itu karna kamu tidak tau bagaimana keseharian ku di rumahmu. Semua uang dan juga barang yang kamu berikan padaku itu selalu di rebut paksa oleh kedua saudara perempuan kamu. Lalu apa yang tersisa? tidak ada" jelas antin mengeluarkan semuanya.
"Kau pasti bohong kan?" tanya Gilang.
__ADS_1
"Buat apa aku berbohong, itu kenyataannya. Kartu Black card yang kamu berikan padaku, sudah di ambil oleh kak Vivi dan kak mira. Dan pakaian yang kamu berikan, jam tangan yang kamu belikan, semua nya sudah tidak ada pada ku. Kalau kau tidak percaya, silahkan tanya pada mereka" tukas antin.
Gilang terdiam seketika, namun hatinya menjadi sangat membenci keluarganya saat mendengar penuturan antin.
Tanpa semua orang tau, jika ada sosok laki-laki yang mendengarkan pertengkaran Gilang dan antin. Di atas balkon kamarnya, Leon mendengarkan perseteruan Antin dan Gilang.
"dasar gadis ceroboh" gumam Leon.
Kembali ke Gilang dan antin.
"Kenapa kamu tidak bilang padaku tentang semuanya, kenapa kamu hanya diam saja?" tanya Gilang.
"Itu karna kamu terlalu tak memperdulikan aku, dan tak pernah mau mendengarkan keluh kesah ku. Bahkan dengan seenaknya kamu menyakiti perasaanku dengan membawa wanita lain dalam rumah tangga kita. Aku memang bukan orang yang istimewa dalam hatimu, tapi satu hal yang harus kamu tau, Aku sudah mengetahui apa tujuan kamu menikahiku" ucap antin membuat Gilang terkejut atas ucapan antin.
"Kenapa kamu bicara seperti itu, seolah kamu sudah mengetahui sesuatu yang tidak aku ketahui" ucap Gilang.
"Iya, aku bahkan mengetahui segala-galanya. Karna tanpa sengaja aku mendengarkan ucapan ibumu itu yang ingin membuatku menjadi pembantu di rumahmu dan membalas dendam orang tuaku dulu di masa lalu" ucap antin.
"Kau tau Gilang, aku bertahun-tahun terpisah dari orang tuaku hanya karna menyelamatkan aku dari busuknya hati mamamu. Dan saat aku sudah dewasa dan menikah denganmu, dia memanfaatkan kesempatan itu untuk membuatku harus menjadi babu di rumahmu" terdengar suara antin yang tengah menahan tangis.
Bersambung....
__ADS_1
Ayo kak minta jempolnya, jangan lupa selalu ikuti cerita aku ya