
Hai semua👋 maaf ya, author tidak bisa selalu update banyak setiap hari, karna author belum sembuh total, author cuman bisa update satu bab saja. Jangan kecewa ya, doain author biar cepat pulih dan bisa update banyak setiap hari.
🔥 Terimakasih, dan selamat membaca🔥
"Yola, dimana anakku aku ingin bertemu" ucap mama Yola.
"eettss sebentar dulu, kamu ini kenapa terburu-buru sekali, kamu pasti akan bertemu dengannya sabar lah" ucap santai mama Yola.
"tuan Rizal, apa yang membuat anda yakin jika antin adalah anak anda?" tanya tuan Ferdinan.
"saya bisa jelaskan setelah Antin datang kesini" ucap tuan Rizal.
"baiklah, kalau begitu saya panggilkan antin dulu" mama Yola meninggalkan ruang tamu dan menuju kamar menantunya.
Sementara di kamar, antin tengah membaca novel kesukaannya di buku baru yang dia sempat beli tadi di mall.
tok tok tok
Suara ketukan pintu, membuatnya menghentikan kegiatan membacanya.
Antin membuka pintu dan melihat mama mertuanya yang tengah berdiri dan tersenyum.
"ada apa ma?" tanya antin.
"sayang, ada yang ingin bertemu denganmu?" ujar mama Yola.
"siapa?" tanya antin.
"ibu kamu" jawab mama Yola membuat Antin terdiam dan terpaku saat mendengar nama yang sudah la tertera di dalam hatinya.
"ma, apa dia benar-benar ibuku?" tanya antin pada mertuanya.
"mama tidak tau, tapi kamu harus menemuinya sekarang. Mereka sedang berada di ruang tamu" jelas mama Yola.
"iya ma" antin keluar dan menutup pintu, dia berjalan bersama mertuanya bergandengan tangan.
Setelah mereka sudah sampai di ruang tamu, antin melihat dua pasangan paru baya yang duduk dan berbicara bersama tuan Ferdianan.
__ADS_1
"selamat siang" sapa antin.
kedua suami istri itu langsung berdiri melihat antin yang tengah berdiri di depannya dan Desi segera menghampiri antin lalu kembali memeluknya. Memang pelukan seorang ibu sangatlah hangat dan nyaman, itulah yang di rasakan oleh antin saat ini.
"nak, ini mama sayang, mama sudah lama mencari keberadaan mu. Ternyata kamu sudah dewasa dan sudah menikah" ucap Desi dengan berderai air mata.
Sekarang giliran tuan Rizal yang berdiri dan memeluk putrinya sudah selama ini menghilang.
"nak, maafkan papa juga selama ini papa tidak tau keberadaan mu. Kami sudah sangat lelah mencari, dan sekarang kamu sudah berada di tangan yang baik nak, kamu berada di tengah-tengah keluarga-keluarga yang hebat seperti keluarga Anggara ini" ucap tuan Rizal memeluk anaknya.
"Baiklah antin, kamu bisa duduk ya nak" pinta mama Yola lembut.
Mereka semua duduk kembali dengan antin yang berada di tengah-tengah Desi dan juga tuan Rizal.
"begini tuan Ferdinan, selama ini saya memang tidak pernah merawat dan mendidik anak saya ini, waktu itu aku tinggalkan dia pada mantan pembantu aku di desa bernama pak Ahmad dan Bu Minah. Karna sedari dulu, saat antin belum lahir, Desi selalu berusaha di celakai oleh Merry istrinya Andi keluarga Surya"
"dan kami berdua terpaksa harus menitipkan antin pada Bu Minah dan pak Ahmad, agar anakku terlindungi, tapi wanita itu terus saja mencarinya, kami juga tetap selalu mengawasinya dan juga melihat pertumbuhan anakku di waktu malam saja sampai dia dewasa. Dan beberapa bulan waktu itu aku sempat kehilangan jejak anakku ini ternyata dia sudah menikah dengan anaknya Merry dan saya tau bagaimana kehidupan anakku disana beberapa bukan lalu, saya tidak bisa membantunya, karna dia di kelilingi orang-orang dunia bawah sampai sekarang, dan syukurlah aku bisa mendengar anakku kabur dari rumah neraka itu" jelas tuan Rizal panjang lebar.
Mereka semua yang mendengarkan penjelasan tuan Rizal hanya diam saja, antin kembali menitikkan air mata saat mendengar kisah kehidupannya.
"kenapa kalian pada saat sudah tau kalau aku sudah dewasa, kenapa kalian tidak melindungi ku dulu?" tanya antin.
Suasana haru yang menjadi tema sore itu membuat semuanya tak bisa membendung air mata mereka. Tuan Ferdinan dan mama Yola membiarkan mereka berbincang-bincang untuk memberikan kesempatan dalam pembicaraan mereka, mereka juga ikut menangis saat mendengar menantunya bertahun-tahun sebagai pekerja keras dan juga menjadi menderita di rumah mantan suaminya.
"asal kalian tau, jika menantu saya sekarang masih dalam keadaan terancam oleh keluarga itu, aku akan membuat pelajaran pada mereka" ucap dingin tuan Ferdinan.
"maaf tuan, jika boleh, jangan lakukan itu, karna mereka memiliki banyak gerombolan orang dunia mafia" ucap tuan Rizal.
"hahaha,,,saya tidak takut. Aku akan membalas perbuatan mereka" ucap tuan Ferdianan dengan sorot mata yang tajam memandang ke depan.
"jika mereka berani mengusik kebahagiaan anak dan menantuku..."
"aku yang akan membunuhnya" ucapan tuan Ferdinan terhenti saat mendengar ucapan Leon.
Leon berdiri tidak jauh dari tempat mereka sekarang, dan masih dengan tatapan tajamnya. Semua orang yang melihat wajah menakutkan Leon, membuat semuanya merinding.
"Leon, kamu sudah pulang nak?" sapa mama Yola.
__ADS_1
Leon segera bergabung dengan mereka dan melihat istrinya di tengah-tengah Desi dan tuan Rizal.
"Leon, kenalin Mereka adalah mertua kamu, mereka orang tua antin yang selama ini antin cari" ucap mama Yola.
"Leon sudah tau ma" ujar Leon.
"bagaimana kamu bisa tau?" ucap mama Yola mengernyit bingung.
"selama ini Leon selalu mencari-cari cerita tentang istriku, dan Leon sudah tau semuanya" terang Leon.
"lalu kenapa kamu tidak beritahu kami soal anak kami?" ucap tuan Rizal.
"saya hanya ingin kalian sendiri yang mengetahui keberadaan istriku, karna dia juga sudah bahagia bersama ku sekarang. Kalian jangan khawatir, istriku ini akan selalu tersenyum dan bahagia selamanya" ucap Leon mengulurkan tangannya pada antin dan antin menerimanya. Leon segera membawa istrinya di dekatnya.
Kedua orang tuanya begitu sangat bahagia sekarang karna sudah bertemu dengan anak sulungnya yang sudah dewasa dan sudah menikah. Mereka sangat berharap di suatu hari nanti, mereka akan selalu tetap seperti ini tanpa banyak orang yang merusak kebahagiaan mereka.
Sejak itulah kebahagiaan antin menjadi lengkap, dan ternyata antin juga memiliki dua orang adik laki-laki dan perempuan.
Mereka menjadi satu keluarga kembali.
"ya Tuhan, terimakasih, engkau sudah mengabulkan permohonan ku selama ini, aku percaya mereka masih ada, dan engkau memberikan hadiah istimewa ini untuk ku, terimakasih tuhan" Ucap antin dalam hati.
Leon yang melihat senyum dari istrinya, dia berbisik di telinga antin.
"sayang, jangan tersenyum lagi" ucap Leon.
"kenapa" antin bingung.
"karna aku akan memakan mu sekarang juga" ucap Leon menatap istrinya.
Senyuman antin menjadi pudar seketika membuat Leon tergelak pelan.
"Iihh dasar"
Bersambung....
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya,
__ADS_1
Terimakasih sudah mampir
I Love you all 😘🥰