Jangan Sakiti Aku

Jangan Sakiti Aku
Berbelanja


__ADS_3

Author minta maaf untuk pembaca setia aku jika author jarang sekali up, di karenakan author lagi sakit 😭dan kadang tenaga author belum stabil😢 Sekali lagi mohon maaf banget ya, dan author minta doa dari kalian, doain author ya biar author cepat sehat dan selalu update setiap hari.


🥰 terimakasih 😘


Happy reading


Di tempat lain, seorang wanita paruh baya tengah duduk manja di sofa sembari menaikkan satu kakinya di atas meja dengan angkuh. Dia adalah Mayang, ibu kandung Leon.


Wanita ini tak pernah berubah sedikitpun sejak dia pergi meninggalkan mantan suami dan anaknya, dia menikah dengan lelaki pujaannya seseorang kaya raya di Jerman.


Dia meninggalkan keluarganya demi pria yang beristri dan memiliki seorang anak, dia menikmati masa hidupnya hanya dengan berpoya-poya. Dia selalu di jadikan ratu oleh suaminya bahkan selalu di berikan apa yang dia minta.


Hidupnya yang sudah terbiasa bergelimang harta membuatnya buta akan segalanya. Dia memiliki kepribadian yang sangat berbeda dari saudari kandungnya, karna mungkin perbedaan kasih sayang dari orang tua, atau memang sifatnya yang sedari kecil.


Mayang duduk berselonjor masih dengan mengangkat kaki ke atas meja, para pelayan di rumahnya hanya menggelangkan kepala melihat bos mereka yang hanya bisa menghabiskan uang dengan berpoya-poya dan melakukan sesuatu yang sangat tidak berfaedah.


"ada apa, kenapa kalian menatapku, apa kalian tidak suka dengan gaya ku" ujar Mayang yang melihat para pelayannya.


"tidak nyonya, mana berani kami melakukannya" jelas salah satu pelayan di rumahnya.


"kalian itu sangat membosankan, kalau kalian sampai berani macam-macam, aku tidak akan segan mencekik leher kalian, ingat itu" ancam Mayang membuat para pelayannya bergetar hebat.


Mayang berlalu pergi begitu saja dari tempatnya, dia pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri. Setelah bersih-bersih, dia melihat suaminya pulang dari kantor dengan wajah kusut dan seperti menyimpan penuh amarah.


"ada apa?" tanya Mayang.


"aku tidak akan biarkan itu terjadi, aku akan membunuh iblis itu" ucap Dalmiro dagoberto suami Mayang.


"ada apa, kenapa kamu pulang-pulang langsung marah-marah tidak jelas, ada apa?" tanyanya lagi, tapi tidak ada jawaban dari suaminya yang asik bergelut dengan pikiran liciknya.


"aku akan menghancurkan perusahaan Anggara dengan tanganku sendiri" ucap Dalmiro membuat Mayang menyeringai.


"kamu tenang saja, aku sudah punya rencana baru" ucap Mayang dengan otak liciknya juga.


"fine, kita harus melakukannya dengan hati-hati, karna perusahaan ini sudah sangat berpengaruh sekali di kota ini" jelas Dalmiro.


****

__ADS_1


Di tempat yang berbeda, antin masih berada di dalam kamar setelah mengantar suaminya pergi ke kantor, dia merasa sangat bosan saat sendiri di dalam kamar.


"aku bosan sekali, aku mau pergi ke kebun rumah ah, tapi aku mau panggil mama dulu" antin segera berlarian keluar kamarnya dan pergi mencari keberadaan mama mertuanya.


Ternyata mama Yola berada di sofa tengah membaca majalah kesukaan para wanita.


"ma" panggil antin membuat mama Yola segera menoleh.


"ada apa sayang?" tanya mama Yola.


"aku bosan nih ma, bagaimana kalau kita ke kebun belakang saja" ujar antin.


"mmmm, tapi kalau ke kebun, ini sudah hampir siang sayang, bagaimana kalau kita pergi berbelanja saja, yuk" ajak mama Yola.


"boleh juga ma, ayo ma, antin mau siap-siap dulu ya," ucap antin.


"iya"


Antin pun pergi ke kamar kembali untuk bersiap-siap karna akan pergi berbelanja di mall terbesar di Jakarta.


Sekitar menempuh beberapa menit kemudian, mobil mereka sudah sampai di mall itu dan tanpa menunggu lama, mama Yola segera mengajak antin untuk memasuki mall itu.


"sayang, kita ke toko baju para wanita dulu ya, soalnya mam ingin membelikan kamu beberapa jenis pakaian yang cantik buat menantu mama yang cantik ini" jelas mama Yola.


"tapi ma, baju antin masih banyak, kemarin aja, mas Leon membelikan baju untuk antin hampir penuh satu toko, sekarang mama ajak antin berbelanja untuk beli baju lagi" ucap antin.


"tidak apa-apa sayang, itukan baju biasa, tapi yang mama belikan ini sungguh sangat istimewa" jelas mama Yola.


"terserah mama dah, antin nurut aja" ucap lesu antin.


"nah, gitu dong, kan mama jadi senang mendengarnya" ucap mama Yola dan langsung bersemangat saat melihat begitu banyak berbagai model pakaian yang terpampang di beberapa toko tempatnya berbelanja.


Antin yang pusing melihat mama mertuanya yang tidak berhenti-henti kesana-kemari untuk memilih baju yang mana dia sukai. Bahkan antin sampai harus keluar masuk ruang ganti untuk mencoba beberapa pakaian.


Mama Yola sangat bersemangat memilih baju untuk antin hingga puncak pencariannya tertuju pada dua buah baju wanita berwarna hitam dan juga merah yang menurutnya sangat cocok untuk antin yang baru menikah.


Tanpa berpikir panjang mama Yola segera mengambil dua buah baju itu, dan segera ke kasir untuk membayarnya.

__ADS_1


"ayo sayang, kita harus pulang" ucap mama Yola setelah semua belanjaannya sudah di bayar.


"ma, antin lapar ma" ucap antin membuat mama yola terkekeh mendengar rengekan menantunya itu.


"baiklah sayang, kita makan di restoran yang ada di mall ini ya, karna perut mama juga sama keroncongannya" ajak mama Yola.


Mereka berdua pun segera ke restoran untuk mengisi perut mereka, karna seharian berkeliling membuat tenaga mereka terkuras dan perutpun jadi keroncongan.


Antin begitu sangat bahagia saat melihat mertuanya yang baik hati itu memanjakannya seperti anaknya sendiri. Dia sangat beruntung memiliki mertua yang sangat menyayanginya.


Mama Yola mengambil tempat duduk di meja yang ada di pojokan, karna dia tidak terlalu suka di tengah-tengah keramaian. Kebetulan juga hari itu disana sangat banyak sekali orang-orang yang makan di restoran itu.


Antin mengingat dulu sebelum dia bertemu dengan mama Yola, dia hidup seperti di dalam neraka yang menyedihkan, dunia seolah tidak menginginkannya hidup tenang. Semua orang membencinya, semua orang membodohinya, di caci, di maki, adalah perlakuan yang setiap harinya adalah makanan untuknya.


Tapi sekarang dia menemukan sosok wanita yang sangat penting dalam hidup nya, hidupnya yang pahit seakan terangkat saat melihat kelembutan dan ketulusan seorang wanita cantik yang selama ini bersamanya.


Bukan hanya itu, tapi hidupnya yang dulu selalu di penuhi air mata, kini sekarang hidupnya berubah lebih baik.


Setelah mereka mengambil tempat duduk, pelayan datang menghampiri mereka dan menyerahkan buku menu untuk mereka.


"silahkan nona, nyonya ini buku menunya" pelayan itu menyodorkan buku menu itu pada mama Yola dan antin.


"terimakasih"


Setelah memesan beberapa makanan untuk mereka berdua, mereka pun menunggu sampai pesanan mereka datang, dan berbincang ringan hingga tertawa membuat beberapa orang di sekitarnya menatap mereka berdua tertawa bersama entah apa itu pembicaraan mereka hingga mereka tertawa lepas.


Pada saat mereka masih dengan tawa mereka, seseorang yang memanggil mama Yola membuat mereka berdua menoleh bersama ke sumber suara.


"Yola" panggil orang itu.


Bersambung....


Ada yang bisa tebak, siapakah itu yang memanggil mama Yola


jangan lupa selalu like, komen, dan votenya ya kak


I Love you all 😘🥰

__ADS_1


__ADS_2