Jangan Sakiti Aku

Jangan Sakiti Aku
Surga dunia


__ADS_3

WARNING!!!


๐Ÿ”•๐Ÿ”•๐Ÿ”•


bagi laki-laki atau wanita yang masih di bawah umur, dilarang keras membaca ini karna mengandung unsur dewasa๐Ÿ™๐Ÿ™


Terimakasih


Jangan lupa like komen dan votenya ya bagi yang suka dengan cerita aku ini. Tolong di skip jika jalan cerita aku tidak sesuai dengan keinginan kalian๐Ÿ™ Cerita ini hanyalah sebuah karya saya sendiri murni tanpa plagiat.


Leon sangat kesulitan saat menerobos masuk ke gawangnya, dia benar-benar geram tapi dia juga mengulas senyum karna lebih beruntung mendapatkan istrinya yang masih suci.


Leon menyudahi dulu kegiatannya itu, dia membalikkan tubuh istrinya. Antin menatap suaminya dengan alis berkerut dan juga rasa sakit yang belum hilang dari bawahnya.


"apa kamu benar-benar sudah menikah sebelumnya, kamu tidak membohongi aku kan" ujarnya menghadap istrinya.


"aku memang sudah pernah menikah, tapi..." antin menggantungkan ucapannya.


"tapi kamu belum pernah di sentuh oleh dia?" tanya Leon memastikan.


Antin mengangguk dan menundukkan kepalanya. Leon yang melihat istrinya mengangguk, menjadi sangat senang. Ternyata lelaki yang selama ini menyia-nyiakan istrinya tidak pernah menyentuh istrinya sama sekali.


"apa benar, ini adalah hal yang pertama kali nya kamu melakukannya?" tanya Leon.

__ADS_1


"iya benar" jawab Antin.


"kenapa"tanya antin.


Leon langsung mengangkat tubuh istrinya dan membawa istrinya ke ranjang. Leon menidurkan istrinya di ranjang dan melihat dari atas sampai bawah pemandangan yang sangat indah itu.


Antin begitu sangat malu saat Leon melihatnya dengan yang tidak biasa, Leon benar-benar sangat tidak bisa menunda lagi melihat pemandangan yang terpampang jelas di depan matanya. Antin menjadi gugup dan benar-benar sangat tidak nyama oleh tatapan suaminya.


Tanpa banyak bicara Leon menyerangnya namun lebih pelan, karna dia tau istrinya memiliki pengalaman pertama kali di atas ranjang, dan terjadilah apa yang harus terjadi bagi kedua pasangan pengantin itu.


Sejak saat itu, Leon berjanji untuk selalu menjaga dan menyayangi istrinya itu. Leon sebelum menikah sudah memiliki tekad pada dirinya sendiri jika menikah dengan siapapun, dia akan menikah sekali seumur hidup dan tidak ingin mengikuti jejak kedua orangtuanya.


Kedua pasangan itu merasakan surga dunia yang tidak bisa di gambarkan dengan apapun, rasa yang dahsyat dan kenikmatan yang tidak bisa di ucapkan memenuhi kamar yang menjadi saksi bisu percintaan mereka di siang itu entah berapa kali Leon melakukannya membuat antin menjadi lemas dan tidak bisa berjalan.


Di kediaman Surya, Gilang masih bergelut di dalam selimut dengan pembantunya Mia. Mia memang masih sangat muda dan sudah pernah menikah, tapi iya bercerai dengan suaminya dan mencari pekerjaan dan menjadi pembantu di kediaman Surya.


Gilang memeluk pembantunya itu dan melihat keadaan mereka berdua yang masih sama-sama polos setelah melakukan pergulatan panjang tadi membuat Mia kelelahan.


Mia terbangun akibat pergerakan kecil dari Gilang. Dia bangkit dari tempat tidur dan tanpa menggunakan apapun. Dia berjalan ke kamar mandi tanpa menimbulkan suara agar Gilang tidak bangun.


Di kamar Gilang, Alice tengah menunggu suaminya kembali ke kamar, dia sangat kesal dengan suaminya yang tak kunjung datang.


"tinggal di rumah mewah seperti ini membuat aku bosan sekali harus sendirian, masih untung si nenek sihir dengan dayang-dayang nya itu tidak tinggal disini" ucap Alice menyebut mertuanya nenek sihir yang tiada lain mama Merry.

__ADS_1


Gilang memang tidak tinggal bersama kedua orang tuanya lagi, karna hubungan Gilang dengan orang tuanya juga sedang tidaklah baik, diapun memutuskan membeli sebuah rumah mewah dan besar serta jauh dari orang tuanya.


Alice memutuskan untuk mencari suaminya ke bawah dan melihat sekeliling ruangan tidak ada tanda-tanda suaminya ada di sana.


"kemana sih dia, dia mau buat aku mati kelaparan ya, kenapa seharian tidak pulang-pulang" ujarnya sembari kakinya menuruni akan tangga.


Sementara Gilang yang baru saja selesai dengan pertempurannya, kini dia sudah rapi dengan penampilannya.


Mia yang melihat majikannya sudah rapi kembali bergelayut manja di lengan majikannya. Ternyata Gilang dan Mia melakukannya lagi hingga menjelang sore hari.


"tuan mau kemana, kok mau tinggalkan aku begitu saja" ucapnya centil.


"kamu tenang saja, selama kamu bisa memberiku kepuasan , aku akan selalu memberikan uang untukmu" ucap Gilang mencolek dagu Mia.


"tentu saja", ucapnya manja, "Tuan bisa memanggilku kapan saja tuan mau, dan kamar ini tempat kita nanti" ujarnya.


"tapi ingat, jangan pernah bersikap seperti ini di depan istri saya, karna kalau sampai kamu berani macam-macam dengan saya, saya tidak akan segan untuk membuang mu ke lautan lepas" ancam Gilang membuat Mia takut akan ancaman majikannya itu.


Gilang sebelum keluar kamar itu, Gilang sempatkan melihat sekeliling rumah dan tidak menemukan istrinya di luar ruangan, jadi dia langsung keluar.


Bersambung.....


Jangan lupa tinggalkan jejak mu ๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2