
Mama Yola keluar dari ruang kerja Leon dan segera menghampiri suaminya yang menunggu di ruang tamu.
Mama Yola begitu sangat gembira dan tak sabar untuk menyampaikan kabar baik untuk suaminya.
"Pa, papa mama punya kabar gembira untuk papa" ucap mama Yola yang berlarian setelah menuruni tangga seperti anak kecil yang sudah mendapatkan permen.
"Ma pelan-pelan dong, jangan seperti anak kecil dah ma" ucap papa Ferdinan yang melihat tingkah istrinya yang berlarian.
Barulah mama Yola memelankan langkahnya dan sesudah sampai di depan suaminya dia mengatur nafasnya pelan.
"Huuhh, pa, papa tau tidak, Leon menerima pernikahannya dengan Antin" jelas mama Yola.
"Apa itu benar ma?" tanya papa Ferdinan.
"iya pa, mama sangat senang sekali setelah Leon mengucapkan akan menerima pernikahannya dengan Antin. Dan mama sih sedikit memaksa hehe" terang mama Yola membuat suaminya menggeleng-gelengkan kepala mendengar penuturan istrinya.
"Baiklah ma, papa juga ikut senang mendengar jika Leon menerima pernikahannya dengan antin, dan semoga mereka segera saling mencintai" ucap tuan Ferdinan senang.
"ma, pa, makan malam sudah siap, antin sudah siapkan di meja makan" ujar antin yang baru saja datang dari dapur.
"Oh baiklah kamu panggilkan Leon untuk makan malam" ucap mama Yola.
"iya ma" ucap antin dan segera menuju tangga untuk mencari Leon di kamarnya.
Tok tok tok
Antin tak mendengar siapapun yang menyahut dari dalam kamar.
"Mas Leon, makan malam sudah siap" ucap antin memanggil Leon namun Leon tidak ada di kamarnya, Antin mencari Leon di ruang kerjanya dan benar saja lampu ruangan kerja Leon masih menyala.
__ADS_1
Tok tok tok
Antin mengetuk pintu itu tiga kali
"Masuk" Leon menyuruh antin masuk.
"ada apa?" tanya Leon saat melihat antin memasuki ruang kerjanya.
"Mas Leon, makan malam sudah siap, dan mama sama papa sudah menunggu di meja makan" ucap antin.
Leon memeprhatikan Antin dari bawah sampai atas membuat antin salah tingkah.
"mas" panggil antin.
"Bawakan makanan ku ke sini" ucap Leon.
"Baik mas" Antin berbalik badan namun di hentikan oleh Leon.
"Ada apa mas?"
"Katakan pada mama sama papa, kalau aku akan makan di ruang kerja" ujar Leon.
"Baik mas, ada lagi?" tanya antin membuat Leon menatapnya.
"nanti setelah kamu kembali kesini" ucap Leon.
"baik"
Antin pun berlalu pergi melakukan apa yang di perintahkan oleh Leon tadi.
__ADS_1
Sesampainya antin di meja makan mereka melihat kedua calon mertuanya menunggu Leon yang akan turun makan malam.
"ma, pa, kata mas Leon, mas Leon akan makan malam di ruang kerjanya" ujar antin memberitahukan pada kedua suami istri itu.
"Baiklah tidak apa-apa, tapi kamu juga harus menemani Leon makan disana ya" ucap mama Yola.
"i-iya ma" ucap antin gugup.
Antin menyiapkan makanan untuk Leon di atas nampan dan satu gelas air. Setelah itu, antin mengantarkan makanan itu pada Leon.
Setelah sampai di ruang kerja Leon, antin mengambil nafas dalam dan menghembuskannya pelan agar dirinya bisa sedikit merasa tenang saat berada di dekat Leon.
Antin langsung memasuki ruangan Leon sembari membawa makanan untuk Leon.
"Mas ini makanan nya, antin keluar dulu ya" Antin hendak pergi tapi tangannya di cekal oleh Leon.
"Kau mau kemana?" tanya Leon.
"Antin mau keluar, antin kan sudah ambilkan makanan untuk mas Leon" ujar antin.
"Suapi aku" ucap Leon membuat antin terkejut dengan ucapan Leon tadi.
"Aahh,,,mana mungkin tuan kan bis--" ucapan antin terpotong saat Leon berdiri dari duduknya dan mendekati antin membuat antin mundur ke belakang hingga bersandar di dinding.
"tuan mau apa?" tanya antin membuat Leon menyeringai.
Bersambung....
Tetap baca cerita aku ya kakak, jangan pernah bosan. Jangan lupa juga tinggalkan like, komen dan votenya kakak biar author semangat membuat ceritanya..
__ADS_1
Terimakasih
I Love you all 😘🥰