Jangan Sakiti Aku

Jangan Sakiti Aku
Menerima


__ADS_3

Tuan Ferdinan dan nyonya Yola merasa sangat kasihan terhadap Antin saat Antin menceritakan kehidupannya mulai dari dia di bawa oleh mantan suaminya ke kota dan menikahinya hingga dia pergi meninggalkan rumah mantan suaminya saat dirinya sudah tidak bisa bertahan lagi.


Leon hanya diam aja namun di dalam hatinya justru merasa sangat kasian pada gadis yang ada di hadapannya itu.


"Sayang, kamu jangan sedih ya, mama sama papa akan melakukan apapun untukmu mulai saat ini" ucap tulus mama Yola.


"Tidak ma, cukup mama dan papa anggap antin sebagai anak kandung mama papa sendiri saja antin sudah merasa sangat cukup dan bahagia" ujar antin.


"Antin, papa akan menganggap kamu sebagai anak papa dan mama jika kamu mau menikah dengan Leon" ucap tuan Ferdinan.


"Maaf pa, ma, aku tidak mungkin memaksakan mas Leon untuk mencintai Antin, karna Antin tidak seperti wanita lain yang berpenampilan glamor dan memiliki tubuh yang indah dan berpendidikan tinggi" ucap Antin.


"Antin, kau bisa kuliah nanti setelah menikah. Nanti hidupmu adalah tanggung jawab Leon benarkan Leon?" tanya mama Yola.


Leon hanya diam saja tidak mau menanggapi ucapan mamanya dan antin.


"Ma, Leon ke kamar dulu" ucap Leon dan berlalu pergi. Dan ketiga orang itu menatap punggung Leon yang pergi memasuki rumah.


"Aduh antin, maafkan anak mama ya, nanti mama bicara sama dia" ucap mama Yola.


"Jangan ma, sudahlah jika dia tidak mau antin juga tidak memaksa" ujar antin.


"Baiklah ma,pa, antin ke dapur dulu buat cuci gelas kotornya" ucap antin.


"Iya sayang"


"iya nak"

__ADS_1


Antin pun memasuki rumah dan menuju ke dapur untuk mencuci gelas kotor bekas kopi dan tehnya. Setelah itu, Antin mengambil beberapa sayuran dan daging untuk di masak, karna hari sudah mulai petang, Antin bersiap akan memasak.


sedangkan di sisi lain, Leon tengah duduk di ruang kerjanya untuk melakukan pekerjaannya yang tertunda tadi sore.


Leon mencoba meneliti hasil laporan yang di berikan oleh asistennya, tapi otaknya memang tidak bisa konsentrasi karna terpikirkan ucapan mamanya yang akan menikahinya dengan pembantu di rumahnya.


Leon membayangkan wajah cantik antin yang selalu tersenyum dan itu yang membuatnya tersenyum.


"apa aku akan menikahinya saja, tapi aku kan tidak mencintainya bagaimana aku akan menikahinya" gumam Leon dalam hati.


Tok tok tok


"Masuk"


Pintu di ketuk dari luar dan Leon langsung menyuruhnya masuk dan terlihat pengetuknya adalah mama Yola.


"Kamu lagi apa sayang?" tanya mama Yola.


"Mama boleh duduk?" ucap mama Yola.


"Boleh dong ma, kenapa tidak. Silahkan duduk ma" ucap Leon mempersilahkan.


Mama Yola duduk di sofa berhadapan dengan Leon.


"Leon, mama mau bicara sesuatu boleh?" ucap mama Yola.


"Mau bicara apa ma?" tanya Leon.

__ADS_1


"Leon, sekarang kamu sudah besar dan dewasa nak, semenjak kepergian ibumu, mama lah yang sebagai ibu sambung mu. Mama sudah menganggap kamu sebagai anak dari rahimku sendiri nak, apa mama boleh meminta sesuatu padamu nak?" tanya lembut mama Yola.


"Apa itu ma?" tanya Leon.


"Mama mau kamu menikah dengan Antin sayang" ucap mama Yola.


"Tapi ma, Leon tidak mencintainya dan Leon takut akan membuatnya menderita karena Leon tidak mencintainya" jelas Leon.


"Sayang, kamu akan mencintainya nanti setelah kalian bersama, dan cinta itu datang dengan sendirinya. Lagian papa kamu juga setuju dengan pernikahan kamu dengan antin" ujar mama Yola.


"Tapi...." ucap Leon terpotong oleh mama Yola.


"Leon, mama mohon" ucap mama Yola memohon pada Leon. Dan Leon paling tidak bisa melihat jika mama sambungnya itu yang memelas dan memohon padanya, ia akan menjadi luluh dan menerima semua permintaan mama Yola.


"Baiklah ma" ucap Leon mau menerima pernikahannya dengan Antin.


"Terimakasih sayang, mama janji akan membuat pernikahan kamu menjadi terkesan dan mewah" ujar mama Yola.


"Tidak ma, jangan lakukan itu buat pernikahan aku yang sederhana saja jangan berlebihan" ucap Leon.


"Kamu tenang saja, tidak usah mengurus semuanya, serahkan semuanya sama mama dan papa" ucap mama Yola.


Leon hanya pasrah saja, tak bisa berbuat apa-apa jika mama sambungnya yang berbicara.


Bersambung.....


Jangan lupa tinggalkan jejak kakak

__ADS_1


Terimakasih


I Love you all 😘🥰


__ADS_2