Jangan Sakiti Aku

Jangan Sakiti Aku
kehancuran gilang


__ADS_3

Sedangkan Gilang masih dengan posisi duduk di kursi dan di ikat rantai oleh Mafioso Leon. Keadaannya sangat mengenaskan, dia teringat dan terus terbayang-bayang wajah antin yang dulu pernah menjadi bagian dari hidupnya, namun tiada hari tanpa menyakitinya. Entah mengapa perasaan Gilang menjadi sangat menyesal telah menyia-nyiakan antin selama ini.


"antin, andai saja kau mau kembali padaku mungkin aku bisa memilikimu seutuhnya, aku juga akan berusaha untuk membahagiakan mu apapun caranya" gumam Gilang pelan.


Setetes air matanya mengalir, perasaannya campur aduk merasakan sebuah penyesalan yang selama ini iya rasakan.


"kenapa kau bahkan tak pernah memandangku waktu aku mulai mencintaimu" gumamnya lagi.


"itu karna kau sangat bodoh, kau telah menyia-nyiakan wanita sebaik dan secantik istriku demi Batu krikil yang tidak berharga di pinggir jalan, kau bahkan dengan bodohnya membuang wanita kesayanganku dengan keadaan tak memiliki apapun. Tapi aku bersyukur mendapatkan dia yang membuat aku jatuh cinta sampai saat ini dan mendapatkan keturunan darinya"


"Aku juga sangat berterimakasih kepadamu yang telah membuangnya, dengan caramu itu kami bisa di pertemukan dan di satukan bersama" ucap seorang pria yang tiba-tiba datang dan mendengarkan ucapan Gilang.


Leon datang pada saat itu bersama Alex, Leon sangat senang melihat Gilang dalam keadaan yang seperti sekarang ini.


"kau telah berani menculiknya sekarang, dan kau ingin memilikinya kembali, tapi sayang sekali itu hanya ada di dalam mimpimu saja" tegas Leon membuat Gilang semakin menyesal atas perbuatannya.


"aku mohon tuan Leon, berikan aku bertemu dengannya meski hanya sebentar saja, aku tidak akan lama" pinta Gilang.


Leon menyeringai mendengar permintaan Gilang. "baiklah, kau boleh bertemu dengannya, tapi nanti setelah dia pulang, aku tidak ingin di syok lagi seperti kemarin, dan gara-gara kamu istri dan calon anakku masuk rumah sakit" ucap Leon dengan tatapan tajamnya pada Gilang.


"aku janji akan bertemu dengannya hanya sebentar saja sebelum kau membunuhku" ucap Gilang dengan suara yang tercekat.


Leon tak menjawab, dia lebih mendekat ke arah Gilang yang sudah tak berdaya lalu menaikkan dagu Gilang dengan jari telunjuknya.

__ADS_1


"jika saja kamu kembali berbuat ulah pada istriku dan berani mengganggu kehidupan kami, kamu akan lebih menderita dari ini" ucap Leon dengan suara dingin penuh ancaman.


"aku kali ini membebaskan mu, dan akan mengirim mu ke sebuah tempat yang sangat jauh bersama keluargamu"


"Tapi semua fasilitas, beserta kerja sama yang selama ini kita bangun akan aku cabut dan jangan salah jika perusahaan s.y Corporation akan hangus mulai detik ini"


"kamu tenang saja, semua keluargamu akan tetap bersamamu, meski kalian aku kirim ke negara yang tidak akan pernah kamu bisa kembali lagi" ancam Leon penuh penekanan.


Gilang tersendat dan kaget atas ancaman yang di berikan Leon, hidupnya yang terbiasa mewah dan bergelimang harta, kini akan di hanguskan dan akan di lenyap kan seluruh harta dan juga segala fasilitas keluarganya.


Gilang hanya menghela nafas panjang dan tak bisa berbuat apa-apa, dia akan berusaha untuk menerima semua nasibnya meski nanti kedua orang tua beserta saudara-saudara nya tidak terima dengan keputusan Leon, Gilang akan berusaha untuk memberikan pengertian kepada keluarganya.


"aku terima semua yang kau ucapkan tuan Leon, yang terpenting bagiku, aku ingin meminta maaf kepada antin atas perlakuanku selama ini, setelah itu kau boleh melakukan apapun pada aku dan juga keluargaku" ucap Gilang lemah.


"bagus, besok kita akan pergi ke rumah mu dan menemui keluargamu, setuju ataupun tidak, aku tidak peduli. Masih mending aku tidak membunuhmu dan membuatmu bangkrut lebih dulu, aku masih berbaik hati pada kamu dan juga keluargamu itu" sergah Leon.


Leon melakukan ini demi cintanya kepada istrinya, dan tak akan membuat istrinya celaka lagi seperti yang sudah terjadi. Dan untuk kebangkrutan perusahaan dari Gilang, bukan karna Leon melakukan penekanan, melainkan perusahaan Gilang terjerat hutang hingga triliunan. Sebab itulah Leon menggunakan cara ini agar perusahaan Gilang lunas dari semua hutang-hutang nya.


Dan untuk sisa hasil dari penjualan gedung perusahaannya, Leon akan memberikan pada yang berhak, itupun jika ada sisanya nanti. Entah apa yang di pikirkan oleh Leon selanjutnya.


Sangat di sayangkan, gedung megah dan menjulang tinggi itu harus di alihkan oleh pemilik barunya nanti setelah Leon menemukan orang yang tepat. Gilang tak tau harus bicara dan berbuat apa, selama kehidupannya, dia tak pernah memikirkan nasibnya yang kan datang.


Namun itu juga karna kecerobohan serta kebodohannya, semua hilang dengan tanpa sisa.

__ADS_1


Andai saja dia memiliki beberapa hasil jerih payahnya selama ini, mungkin dia masih memiliki harapan untuk kehidupannya, namun sayang uangnya habis, perusahaan anjlok dan semua fasilitasnya hilang dalam sekejap mata.


Memang tak ada warisan dari mendiang kakek dan neneknya yang Gilang temukan melainkan hak pamannya yang sudah lama meninggal, iya ambil alih untuk mengurus semua perusahannya itu pun keluarganya mengambilnya dengan paksa dari putra tunggal saudara kandung tuan Andi yaitu bernama tuan Andriano surya. Tuan Andriano merupakan pemimpin perusahaan S.Y Corporation yang sebenarnya, namun kini di ambil paksa oleh tuan Andi dari anak tunggal tuan Andriano yang bernama Rendy.


Entah kemana perginya Rendy dan adiknya bernama Rinda selama ini setelah semua hartanya di ambil oleh keluarga Gilang.


Leon mengetahui semua asal usul kehidupan keluarga Surya dan mencari tahu semua sedetail mungkin dan menemukan semua perjalanan kehidupan keluarga Surya yang sebenarnya.


Jadi selama ini keluarga gilang merupakan hidup mewah dengan hasil jerih payah orang lain yang mereka nikmati, sedangkan yang berhak atas perusahaan itu tengah Leon cari sampai detik ini.


"kunci pintunya dan beri dia makan, aku tidak mau dia tak bertenaga besok saat keluarga nya melihatnya" ucap Leon dan berlalu pergi dari ruangan itu meninggalkan Gilang yang masih dengan kondisi yang lemah.


****


Leon kembali ke rumah sakit untuk menemui istrinya, dia sebelumnya pulang hanya untuk melihat keadaan Gilang, dan sudah meminta izin dari istrinya lalu kembali setelah semua urusannya selesai.


Sesampainya di ruangan istrinya, Leon melihat istrinya masih terlelap dan di sofa ada seorang perawat yang di tugaskan untuk menjaga istrinya.


Perawat itu yang melihat Leon datang segera meminta ijin untuk keluar setelah tugasnya selesai.


"sekarang tuan sudah kembali, bolehkah saya keluar tuan?" izin perawat itu.


"pergilah" ucap Leon dengan suara khasnya.

__ADS_1


Perawat itupun pergi dengan perasaan yang takut karna melihat tatapan Leon yang sangat menyeramkan menurut perawat itu.


Bersambung.....


__ADS_2