
Di ruang tamu masih berkumpul satu keluarga yang sempat terjadinya perselisihan yang membuat sebagian di antara keluarga itu harus melakukan perbaikan kembali sebelum semuanya berakhir dengan banyak kesalahpahaman. Leon mengerti bagaimana perasaan istrinya, dia akan membuat istrinya nyaman dengan keluarganya meski di dalam hati Leon sebenarnya masih kecewa pada keluarga istrinya itu, yang dengan mudah menyalahkan istrinya sebelum melihat sebuah kebenaran yang mengharuskan istrinya di salahkan.
"Hem, sayang kau istirahat di kamar ya, nanti bik Imah yang bawakan kamu makan siang" Leon mengajak istrinya ke kamar.
"tapi mas?" antin memelas.
"sayang, kamu harus banyak istirahat, aku tidak mau kamu lelah dan stres lagi" ucap Leon.
Akhirnya antin mengikuti ucapan suaminya, dan meninggalkan anggota keluarga yang lain.
"ma,pa antin masuk kamar dulu ya?" pamit antin.
"iya sayang, kamu istirahat ya, kamu kelihatannya sangat lelah sekali" jawab mama Desi yang mengarahkan pandangannya ke arah menantunya Leon dan memiliki segudang pertanyaan ada apa dengan menantunya itu.
"pergi lah nak" tuan Rizal juga menyuruh putrinya untuk pergi beristirahat.
Leon membantu dan memapah istrinya menaiki tangga menuju kamarnya, dan setelah sampai di kamar antin di baringkan oleh Leon dan menutup seluruh tubuh istrinya dengan selimut.
"sayang, kau tidurlah aku ada urusan sebentar dan akan kembali setelah selesai, aku akan menyuruh bik Imah membawakan makan siang untukmu nanti" seru Leon mengecup kening dan seluruh wajah istrinya.
"janji akan segera kembali?" ucap antin.
__ADS_1
"tentu" Leon tersenyum dan beranjak berdiri.
Antin melihat suaminya pergi dan tak lama dirinya tertidur.
Leon sudah menuju ke ruang tamu dimana orang tua dan juga mertuanya berkumpul.
Tanpa banyak bicara, Leon segera mengeluarkan flashdisk di saku jasnya dan memberikan sebuah rekaman yang membuat semua orang jantungan.
"apa itu Leon?" tanya papa Ferdinan.
"aku hanya berusaha meluruskan kesalahpahaman selama ini" jelas Leon dengan wajah datarnya pertanda ada sesuatu yang terjadi.
Leon memasukkan flashdisk itu ke dalam laptopnya dan menyalakan benda persegi panjang itu. Semua menyaksikan ke dalam layar laptop dengan seksama tanpa terlewatkan dan membuat tuan Rizal dan mama Desi sesak nafas menahan tangisnya melihat aksi anak bungsunya selama ini.
"kenapa kau tak mengatakan yang sebenarnya Leon, mengapa semuanya terlihat setelah Rezi kau kirim pergi jauh" ucap tuan Rizal yang merasa gagal atas perlakuan anak bungsunya itu.
Sedangkan Riza hanya menatap adiknya di layar laptop itu dengan sangat marah dan murka, dia menjadi sangat membenci adiknya itu. Namun dirinya hanya diam saja, karna memang dirinya adalah anak yang sangat pendiam.
Di layar laptop itu, terlihat anak bungsunya tengah bermain dengan beberapa pria di sebuah kamar hotel yang tentu milik keluarga Anggara, Leon bisa mengambil hasil Cctv lewat anak buahnya selama ini. Terlihat saat Rezi tengah menikmati party se* di dalam kamar dengan 3 wanita temannya yang tentunya adalah mayang dan Mila, dan beberapa pria kaya.
Semua permainan dan kegiatan panas yang terjadi di kamar hotel itu sungguh menjadi jawaban bahwa Rezi bukanlah gadis yang penurut dan baik selama ini seperti yang di katakan kedua orang tuanya, Rezi setelah bertemu dengan Mayang dan Mila, dia menjadi terjerumus dan masuk ke dalam hiburan malam dan harus melayani beberapa pria di satu malam.
__ADS_1
"karna aku tidak ingin istriku yang berhati suci dan bersih itu menangisi adiknya setelah kalian tau kenyataan kalian pasti akan marah dan kecewa pada anak kalian, dan aku tidak ingin membuat istriku sedih karna adiknya di sakiti dan di siksa oleh kalian" ucap Leon masih dengan bertumpu tangan di atas pahanya.
Leon sudah bisa melihat kemarahan tuan Rizal saat mengetahui jejak anaknya. "lalu sekarang, apa kalian akan terus menerus menyalahkan istriku atas semuanya, aku tidak yakin kalian benar-benar menerima istriku dan memaafkannya saat ini. Aku yakin kalian pasti masih menyalahkan istriku" seru Leon.
"Leon, papa minta maaf telah mengecewakan istrimu dan juga kalian, papa tidak tau akan jadi seperti ini, mama dan papa sangat merasa bersalah pada antin anakku" tuan Rizal sedih dengan buliran bening yang mengalir begitu saja tanpa bisa di tahan.
"aku juga minta maaf sama kalian karna tidak bisa menjaga perasaan antin, mama sangat bersalah saat ini Leon, mama janji akan memperbaiki semuanya, dan terimakasih karna kamu masih memiliki hati untuk membiarkan Rezi tetap hidup meski jauh dimana" ucap mama Desi menangis terisak.
"sudah lah, aku berbicara seperti ini hanya ingin mengubah kesalahpahaman saja agar kalian makin benar-benar menerima istriku adalah anak kalian, aku hanya ingin istriku bahagia setelah sekian lama menderita dengan hidupnya" terang Leon.
"memang semenderita apakah dia, sampai kamu bicara begitu?" tanya mama Desi. Sedangkan tuan Ferdinan dan mama Yola hanya menyimak dan mendengar pembicaraan Leon dan mertuanya.
"kalian tidak tau, setelah antin di bawa ke kota dengan Gilang, pria brengsek itu ke rumahnya, disana tiada hari tanpa caci maki dan semua hinaan yang di lontarkan keluarganya, dia bertahan meski harus mendengar ucapan menyakitkan yang belum pernah dia dengar semasa di desa. Meskipun dia adalah gadis desa, dia memiliki harga diri yang tinggi dan tak pernah berbuat masalah dan memalukan, namun karna keluarga Surya yang buta dan tuli saat antin terus terhina oleh mereka, mereka tak pernah menyadari bahwa antin adalah gadis yang baik" jelas Leon panjang lebar.
"aku beruntung dia melarikan diri dari rumah itu dan masuk ke salah kehidupanku, dan aku bisa melindunginya sampai saat ini. Dan aku sangat beruntung dia wanita yang kuat dan tidak pernah menyerah, aku beruntung memilikinya setelah dia bekerja di sini dulu, aku melihat hal berbeda dari dirinya" ujar Leon lagi, sedangkan yang lain hanya menunduk mendengarkan cerita tentang antin.
Mama Yola tersenyum karna mengingat betapa polos dan jujurnya antin ketika baru datang ke rumahnya dengan pakaian sedikit lusuh namun tak mengurangi kecantikan Natural dan apa adanya itu.
Bersambung....
Maaf ya, mungkin di dalam penulisannya banyak yang salah mohon di komentar dimana letak kesalahnnya agar author bisa perbaiki ya author masih banyak belajar
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di komentar