Java System

Java System
Pertarungan Besar


__ADS_3

Jelas saja Aditya sangat marah, dia langsung mengeluarkan keris Naga Bunting dan mengeluarkan Khodamnya.


Langit yang tadinya cerah berubah menjadi gelap, Ruan Su terkejut saat melihat seekor Naga Emas sangat besar muncul. Namun, dia juga menggunakan energi Spiritualnya untuk memanggil Khodamnya.


Sosok Naga Hitam yang sama besarnya dengan Naga Bunting muncul, sehingga membuat suasana di tempat tersebut sangat mencekam.


"Hahahaha... Akhirnya aku menemukan lawan yang sepadan dengan binatang panggilanku!" Ruan Su tertawa senang, dia tidak tahu saja kalau pertarungan dia naga tersebut bisa menghancurkan segalanya.


Java yang sedang menelan bulat-bulat Khodam katak, dia tercengang karena ternyata masih ada sosok yang bisa mengimbangi kekuatan Aditya yang sekarang.


Java dengan susah payah masuk ke dalam Cincin Aditya, karena dia pikir Aditya perlu bimbingannya.


[ Tuan, lebih baik anda segera bunuh penggunanya, agar naga Hitam tidak menganjurkan tempat ini! ]


Java memberikan peringatan pada Aditya, karena dia tahu kalau kekuatan Naga Hitam pasti sangat besar.


Aditya mengangguk mengerti, dia langsung menyerang Ruan Su, tapi Ruan Su juga memiliki teknik bertarung yang hebat.


Bag


Bug


Mereka berdua beradu pukulan dengan sangat cepat, sehingga orang-orang yang ada di sana tidak ada yang bisa melihatnya.


Sementara itu Naga Bunting juga mulai menyerang Naga Hitam, dia mengibaskan ekornya.

__ADS_1


kibasan Ekor Naga Bunting membuat semua yang ada di sana terhempas. Aliya, Rebecca dan Asisten Rebecca, mereka bertiga di tarik Remon agar menjauh dari tempat tersebut, karena dia tahu sedang ada pertarungan mengerikan di sana, meski tidak bisa melihatnya.


Gedung-gedung bergetar akibat pertarungan dua Naga itu, orang-orang di dalam mengira ada gempa Bumi, mereka semua yang ada di wilayah tersebut berhamburan keluar dari gedung.


Groaaarrr


Naga Bunting dan Naga Hitam mengaum, mereka menembakkan energi spiritual dari mulutnya, hingga terjadi ledakan sangat besar di langit saat kedua Naga tersebut saling beradu energi Spiritual.


Booommm


Suara ledakan tersebut tentu saja membuat semua orang ketakutan, mereka semua berlari menyelamatkan diri masing-masing tanpa peduli apapun.


Swuzzz


Bang


Naga Hitam terhempas, karena dia tidak melihat kibasan Ekor Naga Bunting, sebuah gedung hancur tertimpa Naga Hitam.


Naga Hitam mengaum, dia bangkit lagi dan menerjang Naga Bunting, kibasan Ekor keduanya bertemu, angin yang di dapatkan dua kibasan ekor Naga tersebut membuat semua bangunan yang ada di dekat mereka hancur.


Rebecca dan Aliya yang menyaksikan Pertarungan tersebut tidak percaya kalau gedung perusahaannya akan hancur begitu saja.


Bukan hanya gedung perusahaan Rebecca, gedung-gedung di dekat perusahaan Rebecca juga hancur.


Groaar

__ADS_1


Bang


Bang


Kedua Naga tersebut masih bertarung dengan sengit, mereka berdua tidak ada yang berniat mengalah sama sekali.


Sementara itu, Aditya dan Ruan Su juga saling beradu pukulan, mereka berdua sama saja dengan para Naga. Namun, Aditya yang sudah meningkatkan Atribut fisiknya, dia lebih baik dari Ruan Su.


Ruan Su beberapa kali terkena pukulan Aditya, dengan sangat telak, tapi Ruan Su masih bisa menahannya.


Bang


Bruaak


Ruan Su terpental puluhan meter akibat pukulan Aditya. dia bangkit lagi sambil mengusap darah yang keluar dari sudut bibirnya.


Aditya mengeluarkan gada Bina, senjata dengan bagian atas besar Bulat, dan pegangannya sesuai dengan cengkraman Aditya. Kini Aditya memegang dua senjata sekaligus dalam genggamannya.


Ruan Su tidak mau kalah, dia mengeluarkan pedang energi spiritualnya, mereka berdua langsung menyerang secara bersamaan.


Aditya melemparkan keris Naga Bunting yang langsung meluncur deras ke arah Ruan Su.


Trang


Ruan Su berhasil menahan keris Naga Bunting, tapi Aditya sudah melompat dan mengayunkan Gada Bima dengan kedua tangannya.

__ADS_1


"Matilah Kau Bajingan!"


__ADS_2