Karena Kamu

Karena Kamu
Ayah


__ADS_3

"napa si lo..?"


Fatan menepuk paha Zacky dan membuat lamunannya pecah..


"akhir2 ini tu lo sering bengong tau gak?.. heran deh gue.."


"nggak.. gue bingung aja.. qo aneh ya??"


Zacky masih memikirkan yang namanya Aleyy itu..


"maksud lo..?" Fikri curiga..


"ya gak pa pa.. tadi kan lo bilang dia driver yang keren dan dia juga jago banget bela diri.. dan gue ngerasa kalo dia itu____ ah sudahlah gak penting...!" Zacky tak melanjutkan kata2nya..


Fikri mulai berfikiran kalau Zacky curiga Aleyy itu seorang gadis, dan dia tak suka ada orang lain yang tau identitas Aleyy..


Abaikan Fatan yang sibuk sendiri dengan luka barunya..


* * *


Laila segera berlari menuju kamarnya sesaat setelah ia merapikan motornya...


Dia masuk kamar dan menghambur ke tempat tidur..


Kini di fikirannya dipenuhi Zacky dan Fikri..


Laila kembali memutar ingatan saat keduanya menyatakan perasaannya...


"harus bagaimana ini??" Laila mengacak rambutnya sendiri..


Setelah sekian lama berfikir dan tak mendapat jawaban, dia pun memilih ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Tubuhnya terasa ringsek karena cukup lama Laila tak latihan bela diri. Damar tak punya cukup waktu untuk latihan bersamanya karena terlalu sibuk urusan kantor.


Laila merebahkan tubuh lelahnya dan mencoba untuk tidak memikirkan mereka lagi.


"besok ayah pulang.. aku harus fokus fokus fokus..!!" dipeganginya kepala dengan kedua tangannya..


Sesaat kemudian Laila pun tertidur karena terlalu kelelahan..


* * *


Waktu menunjukkan pukul 01.05 dini hari. Laila merasakan tenggorokannya kering dan ia terbangun. Laila mencoba menggapai gelas di nakasnya, tapi ternyata kosong. Dia lupa membawa air sebelum tidur..


Dengan langkah gontai Laila menuruni tangga menuju dapur..


Laila dan dilihatnya lampu ruang tengah yang menyala. Diapun mempercepat langkahnya untuk memastikan siapa yang menyalakan lampu tengah malam begini..


Laila terkejut melihat seseorang yang terkapar di sofa ruang tengah..


Pakaiannya berantakan dengan dasi longgar menyamping.. jasnya tergeletak di meja asal asalan setengah menyentuh lantan dan lengkap dengan rambutnya yang acak acakan..


"kak Damar...??"


Laila menggoyang goyangkan lengannya sampai dia terbangun..


"dek.. kamu belum tidur??"


Damar mendudukkan tubuhnya dengan mengerjapkan mata berulang kali..


"Aku haus mau ngambil air.."


Laila melangakah menuju dapur dan terdengar suara Damar sedikit berteriak..


"ambilin buat kakak juga dek.." pintanya


Laila pun kembali dengan segelas air mineral di tangannya. Dan di berikan pada Damar.


"qo cuma segelas?


jangan bilang kalo kamu sudah minum dari botolnya langsung..!"


Laila memajukan bibirnya.. kemudian dia duduk samping Damar.


"gak dong ka.. aku kan minum langsung dari galonnya..!"


Damar melongo.. dan Laila tertawa. candaannya malah mendapat sentilan kecil di telinganya..


"ihh.. kakaaaak.." Laila pun kembali manyun..

__ADS_1


"kakak baru pulang ya??"


"Hmm" kemudian minum..


"kasian banget si kaka aku yang ganteng ini gak ke urus..!" dengan muka sedih..


"kenapa kakak gak nikah aja sih..?" tambahnya...


Damar pun tersedak dengan pertanyaan Laila..


"jagain kamu aja kaka belum mampu, apalagi jagain istri...??!" jawabnya tanpa menatap Laila.


"ya kan biar ada yang perhatiin.. ada yang ngurus semua keperluan kakak juga.."


"dan yang penting.. aku ada temen kalo kakak gak ada di rumah.. ya nggak..??"


"NGGAK!!"


"Ya napa sih.. calon udah ada juga??" Laila mulai sewot


"ayah gak mungkin ngijinin kaka nikah kalo masih belum bisa jagain kamu. kaka belum pantas menyandang status suami sebelum lulus status sebagai kakak. buktinya tadi aja kaka bisa kecolongan lagi..!" cerocos Damar..


"HAH?? kakak tau...??" Laila melongo..


"iya lah.. kamu fikir kaka gak di rumah gak bisa tau yang kamu lakuin apa??"


Laila tersenyum dengan menggigit bibir bawahnya..


"kenapa aku bisa bodoh gini si? mata kak Damar kan banyak.." batinnya


"perasaan kaka gak denger kamu minta ijin deh.. tapi kenapa kamu bilang ke pak amin kaka ngijinin ya...?" goda Damar dengan pura2 berfikir...


"ihh.. kakak maahh...!"


Damar pun tersenyum dan mengacak kasar rambut adiknya..


* * *


"kak.. kita jemput ayahnya jam berapa?" tanya Laila pada Damar yang sedang fokus dengan laptopnya..


"jam 11'an aja.." jawabnya tanpa mengalihkan pandangan..


hellooo... ini kan weeknd..!!


Laila berdecak dan meninggalkan Damar di ruang kerjanya..


Udah dandan rapi gini gak taunya masih lama... gerutu Laila yang sudah mengenakan dress selutut bermotif bunga yang cocok sekali di tubuhnya dan wajah sedikit dipoles..


Kesan pertama bertemu ayahnya kan harus good looking.. biar ayahnya seneng liat anak gadisnya sangat feminin..


Daripada mubazir mending jalan2 ke taman komplek dulu sebentar.. fikirnya..


Laila mulai melewati gerbang.. di tengoknya kanan kiri cukup ramai karena ini memang akhir pekan..


Terlihat anak2 bermain sepeda, ada beberapa ibu dengan membawa anak balitanya jalan2..


Di seberang tikungan juga nampak ibu2 mengerumuni tukang sayur sambil bergosip. Dan di seberang jalan juga nampak beberapa orang berlalu lalang jogging.. yang berpakaian olahraga tapi cuma duduk dan main ponsel juga ada...


Laila mulai melangkah.. tapi getaran ponsel menghentikan langkahnya..


Nampak dari layar depan sebuah pesan dari bintang. Laila sangat antusias menerima pesan itu..


Bintang :


selamat pagi... nampaknya kamu tidak begitu semangat.. kenapa?


Laila :


ini semua salahmu.. aku ingin menceritakan banyak hal padamu.. tapi kamu gak muncul2!!


Bintang :


kenapa aku? salahkan awan yang beberapa hari ini datang menghalangi ku..


Laila :


baiklah kamu menang terrus!


dan sekarang cuaca cerah jadi kamu muncul begitu??

__ADS_1


Bintang :


tentu saja..


apa kau mau olahraga pagi?


Kini Laila mendongakkan kepalanya menatap langit dengan wajah terlihat kesal..


"HEH.. kamu gak liat apa?? sudah rapi dan cantik seperti ini kamu tanya mau olahraga?? sejak kapan orang olahraga pake dress hah??" katanya dengan menujuk nunjuk langit..


Seorang ibu yang baru saja selesai bergosip melewatinya dan sedikit bergidik.. napa tu bocah??? mungkin begitu fikirnya..


Laila menggigit bibirnya saat menyadari tingkahnya.. dia menghentikan aksi marahnya dan mengurungkan niatnya ke taman karena malu.. Dia pun berbalik kembali ke rumah dengan sedikit berlari..


Damar memergoki saat Laila ngedumel memarahi ponsel ditangannya..


"kamu napa dek...??"


"Oh.. nggak apa2 kak!" Laila nyengir.. dia merasa malu karena kembali terlihat seperti orang gak waras..


"kakak mau kemana?"


Laila melihat kakaknya sudah rapi dan membawa kunci mobil.


"kita berangkat sekarang.." jawabnya


"kan masih lama..??" Laila enggan cepat2..


"perjalanan ke bandara kan cukup jauh.. biar gak telat aja.. dari pada ayah yang nungguin lama, bisa repot kita..!!"


"kita?? kaka aja kali.. Laila nggak..!"


"kan kamu yang suka bikin lama..!"


"oh iya.. ya udah deh.."


mereka pun berangat tanpa supir..


* * *


Perjalanan memakan waktu kurang lebih satu setengah jam..


Karena pesawat yang ditumpangi ayahnya belum datang.. mau tidak mau harus menunggu..


"tu kan lama.." gerutu Laila.


"ya sabar sih.." jawab Damar yang sibuk sendiri dengan ponselnya..


Laila sudah merasa bosan.. main game udah.. chat Vanya udah,, tapi dia lagi sama Fatan. celingukan juga udah walau pun gak jelas apa yang dicari..


Pilihan terakhirnya ialah memasang earphone di telinganya dan memutar lagu favorit..


because of you


Entah sudah berapa kali lagu itu diputar.. dan sebuah senggolan mengejutkannya..


Laila pun mendongak..


"dek.. itu Ayah..."


ditunjuknya sang Ayah yang berjalan kearahnya dengan menarik sebuah koper berukuran sedang..


Laila tersenyum dan menghamburkan peluka pada ayahnya..


Jelass.. sang ayah menebarkan senyum sumringah melihat anak gadisnya..


Kini giliran sang kakak yang memeluk ayahnya dan saling menepuk punggung..


Belum memulai obrolan walau sekedar tanya kabar atau apalah.. basa basi pun belum sempat.. tapi saat menyadari ada seseorang di samping ayahnya membuat Laila dan Damar terpaku dengan kehadirannya dan bertanya tanya..


Siapa dia..???


* * *


*masih berlanjut ya...


jangan lupa kasih like n komen ya..


maachiwww*..

__ADS_1


__ADS_2