
Seisi kampus sibuk membuat rencana menghabiskan Liburan semester.. tak terkecuali Fatan dan teman-temannya..
Mereka berkumpul di tepi lapangan basket dengan duduk lesehan tanpa di alasi apapun..
"gue mau ke luar negri.. ada yang mau ikut gak..??" tanya Dani pada teman-teman yang sibuk dengan ponsel masing-masing..
"heh.. pada denger gue gak sih?? woyy....!" Dani berteriak karena tak ada yang menanggapinya..
"berisik lo ah...!" timpal Rafa yang mendongak sebentar dan kembali fokus pada ponselnya..
"ini niiih... gue dapet..!" saut Fatan..
"nyari apaan sih...?" Dani jadi penasaran dan mengintip ponsel Fatan yang di ikuti oleh Rafa..
"tempatnya keren nih...!" tambah Fatan..
"gue juga dapet nih... tapi lokasinya lebih jauh dari itu...!" sambung Rafa..
Dani mencoba melihat lebih jelas apa yang dicari kedua temannya itu..
Saat dilihat ternyata disana nampak sebuah pegunungan dan terdapat beberapa tenda..
BUMI PERKEMAHAN
tertera di sana..
"Ooh... lo berdua mau kemping...??" Dani baru ngeuh...
"yo ayyy... gue bosen cuma jalan-jalan gitu doang..! sesekali cari yang beda laah...!" Fatan membenarkan..
"siapa tau tar gue dapet cewe baru diasana.. ya gak.!" tambah Rafa dengan menyikut Fatan..
"yang jomblo mah niatnya beda..!" balas Fatan yang dapat tabokan di kepalanya..
"mentang-mentang punya cewe.. berasa paling alim aja lo..!" dumel Rafa dan Fatan jadi cekikikan...
"kalo gitu gue ikut dah..!" pinta Dani..
"ngapain..?? anak mamih kaya lo mah kena angin gunung dikit juga masuk ICU lo...!" ledek Rafa yang di sambung tawa oleh Fatan..
"sialan.. gue gak gitu-gitu juga kali..!" Dani sewot..
"banyakin minum susu balita deh Lo.. biar daya tahan tubuh lo kuat...!" ledek Rafa lagi..
"ehh..lo kalo ngomong yang rada bener napa.. emang gue bocah..!" Dani mengapit leher Rafa kesal yang terus saja meledeknya..
Dani memang yang paling lemah fisiknya di antara mereka..
Saking lemahnya kena gerimis sedikit saja ia langsung demam... dan satu lagi.. Dani tak pernah mandi air dingin...
"woyy... lo mau ikut gak...??" teriak Fatan pada Zacky yang menyibukkan dirinya dengan bola basket..
"apaan...?" jawabnya tanpa memalingkan pandangan dari ring di depannya..
"kita mau kemping... ikut gak lo..??" tanyanya lagi..
Setelah memasukan bola dari area tripoint Zacky menyudahi permainannya dan ikut bergabung dengan mereka..
"geser lo...!" usir Zacky pada Fatan yang duduk bersebelahan dengan Rafa...
"yaelaah... lapangan lega gini juga pengenya mepet-mepet...!" dengus Fatan yang kemudian bergeser juga...
"gue gak mau deket Dani.. gue takut kena autoimun ..!" goda Zacky yang membuat Dani makin menjadi-jadi.. dia berusaha menumbangkan Zacky yang terus saja tertawa.. sampai ia harus menindih Zacky dan kedua temanya malah bergabung mengikuti aksi yang menurut mereka itu seru..
Tawa mereka berempat pun menjadi pusat perhatian...
Aksi mereka terhenti saat ada dua pasang kaki mendekat arah mereka..
Zacky melihat dari bawah sampai mendongakkan kepalanya..
"Oh Tuhan...!! bangun.. bangun..!!" perintah Zacky dalam keadaan masih tengkurap dengan posisi masih bertumpuk..
Mereka kembali duduk dengan normal dan Zacky mengibas-ngibas kaos bagian depannya yang kotor..
"apa-apan si lo pada..? kaya anak kecil aja tau gak..?" Vanya datang mengomel dan duduk bergabung dengan membawa satu kantong besar berisi snack dan minuman dingin..
Laila yang juga bergabung jadi tersenyum geli melihat kekonyolan mereka..
"nih.. buat kalian...!" dengan menyodorkan kantong yang ia bawa..
"asiiikkk... rejeki anak soleh ini mah...!" saut Rafa dengan menyambar snack kentang di depannya..
"ini buat gue...!" ..
__ADS_1
Rafa melongo saat snack di tangannya direbut Dani.. dan terjadilah aksi saling rebut dan mereka berdua membuat semuanya menggeleng dan tepok jidat..
Zacky tersenyum gadis cantikya kini ada di sampingnya dan sedang tersenyum juga..
"nih....!" Laila menyodorkan minuman untuk Zacky..
"bukain....!" pintanya dengan senyum manja..
Laila berdecak tapi nurut juga..
"beb.. kita kemping yuk..!" ajak Fatan pada Vanya..
" mau....!! kemping dimana..??" Vanya bersemangat..
"pokoknya tempatnya bagus deh...!"
"tapi papa ngijinin gak ya?? Vanya ragu..
"Laila.. kamu ikut ya.. pasti papa ngijinin kalo sama kamu..!" bujuk Vanya..
Laila yang sedang sibuk ngobrol dengan Zacky lewat jalur telepati alias diem-dieman.. sedikit terkejut..
"hmm??
Oh.. aku gak bisa Nya.." tolak Laila..
"kenapaa....??"
"soalnya aku mau liburan di rumah orang tuanya mbak Nadia.. " jawabnya dengan tersenyum
"kapan?" tanya Zacky..
"nanti setelah acara lamaran aku gak ikut pulang.. mungkin beberapa hari disana..! katanya di sana pemandangannya bagus dan banyak kebun tehnya..!" Laila menjelaskan..
"aku ikut ya..??" pinta Zacky..
"ya gak mungkin Zack.. itu rumah orang bukan penginapan..!" jawabnya..
Zacky pun manyun bersamaan dengan Vanya yang galau pengen ikut kemping..
Fatan masih mencari solusi agar kekasihnya bisa ikut liburan dengannya..
"emang calon kakak ipar lo dimana La?? tanya Fatan..
Laila menyebutkan alamat rumah orangtua Nadia dikampungnya..
"Laila.. bukankah nama lokasi ini sama dengan daerah rumah Nadia itu ya..??" dengan mengarahkan ponselnya pada Laila..
"Oh iya ya.. ??"
"benarkah..??"Zacky penasaran dan merebut ponsel Fatan..
"tapi mbak Nadia gak pernah cerita kalau ada bumi perkemahan disana..!" Laila masih berfikir..
"coba tanyain dulu Laila..!" usul Zacky bersemangat..
Lailapun melakukan panggilan pada Nadia yang sudah pulang ke kampungnya..
Dan benar saja.. lokasi perkemahan yang Fatan maksud memang disana.. namun jarak nya lumayan jauh dari rumah Nadia..
Kini Vanya bisa tersenyum lebar karena keputusannya adalah dia akan ikut Laila menginap di rumah Nadia..
Gapapa lah sedikit jauh.. tapi kan Fatan bisa menjemputnya di rumah Nadia.. begitu fikirnya.. merekapun asyik berbagi snack..
Abaikan Dani dan Rafa yang kini sudah berpindah tempat dan berganti berebut bola basket..
(tepok jidat lagi deh!)
"aku akan menemuimu disana...!" Zacky merebahkan kepalanya di pangkuan Laila..
"jangan ngaco.. jarak nya lumayan jauh..!"
Zacky berdecak..
"jarak segitu mah gak ada apa-apanya buat aku!" jawab Zacky dengan melipat tangnnya didada..
"dihh.. sombongnyaaa...!" Laila menarik hidung macung Zacky..
Zacky menggenggam tangan Laila di dadanya..
"Laila.. aku gak bisa kalau harus jauh-jauh dari kamu..!" dengan mendongakkan wajah mengarah Laila yang juga mentap Zacky dipangkuannya..
"kamu lebay...!" Laila tersenyum menahan tawa..
__ADS_1
Zacky bangun dan menegakkan duduknya mengahadap Laila dan semakin merapat..
"kenapa kamu masih meragukan aku Laila..!" kini wajahnya serius..
"kamu gak tau sakitnya aku liat kamu berduaan dengan pria lain...
dan kamu gak tau kacaunya aku saat kamu mengabaikan telfon dan pesanku Laila...?" nafas Zacky memburu terlihat dari bahunya yang naik turun..
"a....akuu___' Laila tak mampu berkata-kata..
Zacky menagkap wajah Laila dengan tangan kanannya berada di bawah telinga Laila...
"aku mencintaimu Laila....!" bisiknya
(lahh disitu gak ada orang yang liat apa ya?)
Laila tersenyum dan mata Zacky semakin berbinar melihat senyumannya..
"aku juga mencintaimu Zacky...!" jawaban Laila membuat Zacky tersenyum lebar dan mengeratkan genggaman tangan Laila di tangan kirinya..
Zacky pun spontan menarik tengkuk Laila daaann.....
ZZZZZZTTTTTT.....
Laila membekap mulut Zacky yang hampir menciumnya...
(yaahh.. netizen kecewa)
"aku pandai bermain badminton.. tapi gak bisa main basket.. ayo ajari aku..!" Laila mengacaukan momentnya dan malah tersenyum
Zacky cemberut...
Laila berdiri dan menarik-narik tangan Zacky yang diam saja karena kesal...
"bangun ayoo...!" Laila masih berusaha mengajaknya berdiri..
Zacky masih kesal dan kakinya terasa lemah tak bertenaga..
"bangun sayaang...!"
rayu Laila yang masih melihat wajah Zacky yang cemberut..
Di bilang sayang akhirnya Zacky mau mengikuti ajakan Laila..
"kamu benar-benar menguji kesabaranku Laila..!" gumamnya dalam hati..
Laila meminta bola basket yang ada di tangan Rafa.. ia pun melemparkannya arah Laila..
huuppp... kini bola sudah ditangan Laila..
"Zacky.. cepatlah...!" ajaknya pada Zacky terlihat lesu..
"ajari aku shooting seperti yang biasa kamu lakukan Zack.. kamu keren sekali..!"
Laila kembali merayunya agar moodnya cepat membaik..
Dan benar saja kini ia tersenyum dan Zacky pun mendekat membenarkan posisi Laila..
Dia mengajari cara shooting dengan memegangi tangan Laila dari belakang tubuhnya...
Zacky meminta Laila untuk fokus pada ring didepannya dan saat Laila siap melempar.....
cupp..
bola di tangan Laila terjatuh begitu saja karena ia kaget dengan sebuah kecupan singkat dipipinya..
Wajah Laila pun merona...
Moment itu pun terekam mata Fatan dan yang lainnya..
"jangan disitu woyy... banyak orang noh..!" goda Fatan yang membuat Laila makin tersipu dan meninju pelan dada Zacky, ia pun tersenyum dan menangkap tangan Laila yang kemudian ia genggam..
"biarin aja sih.. bawel banget..!" omel Vanya yang kemudian
cupp..
Fatan pun mencium pipi Vanya gemas..
"ee buseett.... ngatain orang tapi sendirinya pengen...!!" ledekan Rafa membuat semuanya jadi tertawa dan Fatan menyembunyikan wajahnya di punggung Vanya karena malu..
"*waah.. pinter modus juga ternyata mbaknya..."
mana nih komennya..??
__ADS_1
makasih buat kesetiaannya..
love U full reader...😘😘*