
Mentari pagi mulai menyinari dedaunan yang masih meneteskan air sisa hujan semalam..
Nyanyian suara burung menyejukkan hati yang mendengarnya..
Semilir angin membelai memberi rasa kesejukan..
Cuaca yang cerah.. secerah wajah Laila yang melangkahkan kakinya di koridor kampus pagi ini..
Hampir semua mata mengarah padanya yang nampak semakin hari semakin cantik dengan senyuman yang selalu mengembang...
plaakkkkk...
"udah puas liatinnya....??"
kata seorang gadis dengan tangan dipinggang dan mata melotot menghadap pria yang meringis mengelus pipi di hadapannya...
di sudut lain...
"beruntung banget deh gue kalo bisa dapetin Laila...!!"
"jangan ngimpi.. ngaca lo... pinter dulu sonoh...!" ledek pria lainnya dengan tawa...
Laila sendiri tak pernah menyadari kalau dirinya selalu jadi pusat perhatian..
Kini Laila sudah memasuki ruangan tempat ia akan menerima kuliahnya hari ini..
Dipilihnya tempat yang tidak telalu dekat dengan dosennya nanti..
Seseorang mengekorinya dan duduk bersebelahan dengannya..
"kamu...??"
Laila kaget dan dia nyegir...
"ngapain disini? katanya gak ada kuliah..??" tanyanya lagi..
"gak pa pa.. aku mau nemenin kamu..!" jawabnya..
Laila hanya memutar bola matanya malas dan membiarkannya tetap disana..
Karena memang sekarang mereka sering terlihat bersama.. membahas materi pelajaran ataupun sekedar ngobrol..
Kedekatan mereka terlihat saat di perpustakaan mengerjakan tugas bersama. Laila sengaja menyenggol sikutnya hingga terbentuk sebuah coretan yang panjang dikertasnya..
"LAILAAAA...!" teriaknya geram..
di apitnya leher Laila dengan lengan panjangnya yang membuat Laila meronta namun dengan tertawa..
atau..
saat Laila membaca dan buku itu di dorong kearah wajah hingga buku itu mencium wajahnya..
"ZACKYYYY.....!!" teriaknya kesal..
dan juga saat Zacky bermain game online dengan sengaja Laila menekan tombol home dan membuat permainannya berakhir..
"LAILAAA....!!"
Satu lagi... di kantin Zacky menghampiri Laila dan menenggak habis minumannya kemudian pergi begitu saja tanpa salah dan dosa..
"ZACKYYYY.....!!"
Teriakan-teriakan itu kini sudah terbiasa di dengar Vanya, Fatan dan kawan dekat lainnya. Bahkan mereka tidak canggung sering kali Laila ikut bergabung.
__ADS_1
Mereka malah senang dengan adanya Laila, karena Laila membawa warna lain dari pertemanan mereka..
Dan di sela mata kuliah Laila saat ini Zacky hanya memperhatikan Laila dan sama sekali tidak memperhatikan yang berbicara di depan. Karena memang bukan kuliahnya mungkin..
Sesekali Laila melirik Zacky yang masih menatapnya..
Tapi dia tak memperdulikannya.. asal tidak mengganggu itu tak masalah fikirnya..
Saat melirik pria di sampingnya lagi.. entah sejak kapan dia tertidur di mejanya dengan tangan dilipat untuk dijadikannya bantal..
Laila hanya menggeleng dan menepuk keningnya sendiri...
Sang dosen sudah menjelaskan panjang lebar kali tinggi.. dan kini gilirannya memberi kesempatan pada mahasiswanya untuk bertanya..
Beraamaan dengan itu Zacky terbangun dan menggeliat dengan membentangkan tangannya yang kebas..
"ya.. kamu.. katakan..!" pintanya pada Zacky yang tadi mengangkat tangan..
Dan Zacky yang baru bangun tak mengerti dengan apa yang di maksud dosen itu..
Dia celingukan melihat seisi ruangan menatapnya dan tertawa...
"aku...?" tanyanya pada dosen dengan menunjuk hidungnya sendiri..
"iya kamu... ayo..!!" jawabnya..
Zacky menoleh arah Laila dengan sedikit mendelik tanda minta bantuan karena ia tak mengerti sama sekali..
Namun laila hanya tersenyum menahan tawanya..
* * *
"Bha ha ha ha..." Vanya tertawa geli dengan menepuk-nepuk meja kantin mendengar cerita Laila di kelasnya tadi...
Zacky melempar sneck dihadapannya ke arah Vanya dan mendapatkan serangan balik dari Fatan..
"ya abisnya belaga ikut kuliah cuma numpang tidur doang....!" Vanya kembali tertawa dan di sambung tawa Laila...
Zacky menegakkan duduknya dan menatap Laila agak kesal..
"qo kamu ikutan ngetawain sih..?"
"maaf.. tapi kamu layak di ketawain..!" jawabnya dan kembali tertawa yang membuat Zacky gemas dan reflek menarik tengkuk Laila..
"eiittsss... mau apa??" Laila membekap mulut Zacky..
Zacky pun melepaskannya dan makin bete aja dia disana.. Dia berdiri lalu menarik jaketnya yang ada di sandaran kursinya dan dia pergi..
Semuanya bengong melihat Zacky yang pergi dengan wajah kesal..
"dia marah tuuh...!" Fatan menjunjuk Zacky yang semakin menjauh..
"apa aku kebangetan ya...??" Vanya agak panik..
Laila terdiam dan ia merasa bersalah..
Terlihat Laila sedikit berfikir dan kemudian ia beranjak sedikit berlari mengejar Zacky..
Vanya hendak menyusulnya.. tapi Fatan menarik tangannya untuk kembali duduk..
"mau kemanaa...??"
"nyusul Zacky juga.. mau minta maaf..!"
__ADS_1
"udah nanti aja.. biarin sekarang mereka berdua dulu...!"
Vanya pun mengangguk dan melanjutkan ngobrol bersama kekasihnya..
Zacky duduk diatas motornya yang berada di parkiran..
keadaannya sudah mulai sepi. Terlihat hanya ada beberapa sepeda motor dan mobil yang masih bisa dihitung dengan jari..
Zacky mengeluarkan sebungkus rokok dan pemantik dari dalam saku jaketnya..
Di ambilnya sebatang dan mulai menyalakannya..
Dengan tiba2 seseorang merebutnya dan menginjak rokoknya di hadapannya langsung..
"kamu ngerokok...?"
tanyanya kesal..
Zacky melengos tak mejawab...
Dia kembali kerogoh sakunya berniat mengambil sebatang lagi..
"Zacky..!!"
dengan kesal ia menjauh dan duduk di bangku yang ada di dekat parkiran.
Melihat gadis itu kesal membuat Zacky mengurungkan niatnya dan mengekorinya ikut duduk..
"kenapa kamu ngeroko?" tanyanya pada Zacky yang sudah duduk disampingnya dengan tangan melipat di dada dan tidak menatap Zacky..
"kalo lagi bete aja..!" jawabnya santai..
"bisa gak sih ngilangin betenya pake cara lain?" omelnya..
"obat bete aku yang lain tu cuma kamu..!" jawabnya dengan duduk bergeser merapat..
Dia berdecak dan memutar badan mengarah Zacky..
"pleace deh.. jangan ngerokok.. gak baik Zack..!" dengan nada pelan...
Zacky tersentum..
"sebegitu perhatiannya kah..?? apa kau sudah mencintaiku..hm??" tanya Zacky dengan memiringkan tubuhnya menatap Laila yang sudah mengalihkan pandangan ke arah lain..
"siapa yang perhatian?? apa peduliku?? itu kesehatanmu sendiri qo..!!" masih tak mau menatap Zacky...
Zacky pun cemberut dan bergeser menjauh..
Di ambilnya lagi rokok dari sakunya dan menyalakannya lagi...
Kepulan asap mulai keluar teratur dari sela bibir Zacky...
Geram dengan hal itu dia berbalik dan kembali merebut rokok Zacky dan melemparkannya..
"aku tidak suka...!!" bentaknya..
Zacky tersenyum dan bergeser merapatkan duduknya..
Kembali ia meraih tengkuk sang gadis dan menariknya.. bibir mereka berpagut satu sama lain.. dan sang gadis mulai membalasnya.. tanpa di sadari ia nengalunkan tangannya di leher Zacky..
"Laila... aku mencintaimu..!" gumamnya..
* * *
__ADS_1
"*emaakkkk... authornya takut dosaaaa..."
jangan lupa kasih semangat dengan klik jempol ok*?