Karena Kamu

Karena Kamu
KARENA KAMU (END)


__ADS_3

🏥


Bagas masih terbaring koma diruangan khusus Rumahsakit terbesar dikota ini.


Damar yang akan mengurus perusahaannya di negeri seberang memutuskan akan membawa serta sang adik ipar dan ayahandanya untuk melanjutkan perawatan yang lebih bagus demi kesembuhan mereka.


Vanya dan Fatan akhirnya menikah. Meskipun awalnya ada penolakan dari orang tua Vanya, namun demi sang cucu yang ada dalam rahim putrinya, mereka pun terpaksa merestui.


Mengingat keadaan Vanya yang tengah mengadung, acarapun deselengarakan dengan sangat sederhana.


Dan setelah menikah, mereka tidak diijinkan tinggal bersama sebagai hukuman.


Itu lebih baik dari pada tak ada pernikahan sama sekali.


Toh yang gak boleh cuma tinggal bersama saja, kalau hanya untuk bertemu, tentu tak ada larangan.


Mereka pun berencana akan melangsungkan pernikahan ulang setelah Vanya melahirkan nanti.


Dan kini, seorang Laila telah resmi menyandang jabatan sebagai CEO DR Group. Perusahaan yang bergerak dibidang properti ini semakin berkembang pesat dibawah pimpinan Wanita muda yang berprestasi dengan reputasi bagus dibidangnya.


Hari-harinya mulai terisi dengan berbagai kesibukan diperusahaan.


Namun wanita cantik ini selalu mengutamakan suaminya sebagai prioritas utama.


Begitu juga Zacky, ia semakin sibuk dengan seluruh perusahaan yang dibebankan kepadanya sebagai anak tunggal. Hingga bengkel yang ia rintis dari nol itu harus berpindah pada sang adik angkat Zora yang ia percaya untuk mengelolanya.


Dan gadis belia bernama Zora ini tengah menanti pemuda pujaannya yang hilang entah kemana. Nomornya tak lagi bisa dihubungi. Tak ada jejak apapun yang bisa dijadikan petunjuk keberadaannya. Namun janji sang pemuda membuat hatinya teguh untuk tetap setia menunggunya.


Sampai kapanpun dia tak akan bosan berharap, meski ia sendiri tak tau sampai kapan ia akan bertahan dengan janji si pemuda yang ia genggam..


Tentu saja karena ia tak tau tentang kejadian buruk yang menimpa pemuda yang sudah mencuri hatinya.


Dan disini kini Laila berada, bersama kepulan uap panas dari panci berisi sup iga sapi yang ia buat khusus untuk sang suami.


Jam menunjukkan pukul 6 sore, tiga puluh menit lagi suaminya akan datang. Kegiatannya didapur telah selesai karena Laila selalu pulang kantor sebelum jam 4 agar bisa menyiapkan makan malam untuk sang suami.


Dan lepas magrib, wanita yang selalu terlihat cantik dengan riasan sederhananya ini telah siap menyambut kepulangan pria yang dicintainya setelah melewati kesibukan sepanjang hari diperusahaan yang ia pimpin.


Tak hentinya Zacky mengagumi wanitanya yang selalu membuat ia bahagia. Pelukan hangat sang istri seakan obat penenang yang mampu melunturkan rasa lelahnya kala wanita cantik itu menyambutnya disertai senyuman.


Tak pernah mengeluh, tak pernah menuntut, meski kesibukannya sendiri semakin berat, Laila tak pernah menampakan wajah kusut didepan suaminya.


itu semua yang membuat Zacky semakin hari semakin mencintai Laila..


*


"gimana..??" tanya Laila penuh harap saat suaminya mulai menyendokkan sup kedalam mulutnya..


"emmmm... !"


Zacky mengerutkan dahinya tanda heran saat meresapi rasa masakan yang dibuat istrinya.


"kenapa?? gak enak ya??" Laila jelas menampakkan kekecewaan diwajahnya..


"kok sup nya manis sih yank..??"


"heum?? masa iya sih..??"


dengan cepat Laila menyendokan sup kedalam mulutnya dan mengcapnya berulang kali.


" nggak ahh.. rasanya enak kok..!" bantah Laila mengomentari masakannya sendiri..


Zacky terkekeh..


"orang aku ngerasainnya manis banget,, pasti kamu bikinnya pake senyum ya..??" godanya yang langsung mendapat cubitan diperutnya..


"kamu ihh...!!" ucapnya dengan wajah yang merona


kini Zacky tertawa..


"kapan sih makanan kamu gak enak,, apa pun yang kamu buat, kalau pake cinta rasanya akan luar biasa..!!" tuturnya yang kemudian menyantap makanannya dengan lahap.


Laila tersipu, melihat suaminya yang begitu lahap membuatnya ikut semakin lapar..


Makan sup disaat musim penghujan seperti ini terasa semakin nikmat..


Suasana rumah sepi sejak keberangkatan keluarganya ke negeri seberang.


Setiap malam pasangan yang sedang hangat-hangatnya itu selalu menghabiskan waktu bersama yang semakin mengeratkan ikatan cinta mereka.


Tak ada waktu lain selain malam hari saat keduanya terlepas dari berkas2 yang menumpuk.


Mulai dari ngobrol santai, nonton film, main game bahkan sesekali membahas pekerjaan masing2 sekedar memberi informasi.


Ahh.. terasa menyenangkan. Hanya saja keluarga kecil mereka terasa belum lengkap dengan kehadiran sibuah hati yang belum mereka dapatkan..


Tengah malam Laila terbangun, perlahan ia menurunkan tangan kekar sang suami yang melingkar diperutnya.


Laila beranjak menuju dapur, ia tak bisa menahan rasa lapar yang melandanya saat tengah malam.


Padahal asupan yang masuk saat makan malam sudah cukup banyak.


Dan kegiatan ini sudah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya..


Pagi ini Laila sarapan dua kali lipat dari biasanya, dan Zacky hanya tersenyum melihat istrinya makan. Energi yang dibutuhkan wanita karir seperti istrinya memang harus lebih banyak fikirnya.


Walaupun tubuh Laila terlihat lebih berisi, ia tak peduli. Apapun yang membuat wanitanya bahagia, ia tak melarang..


***


"Susan,, kita berhenti diwarung ujung sana ya!" perintah Laila pada asisten cantiknya yang berkacamata itu.


"mau ngapain bu??" tanyanya heran dengan menoleh Laila yang duduk di bangku penumpang..


"ya makanlah, masa dugem??" jawabnya datar dengan memainkan ponelnya


Susan mengerutkan keningnya sambil menatap Rudi, supir pribadi Laila yang setia mengantar kemana saja nyonya nya pergi..

__ADS_1


Dan sang supir hanya mengangkat bahunya tak mengerti..


Susan kembali menoleh pada sang atasan..


"tapi bu, baru satu jam yang lalu kita makan siang bersama klien, masa udah laper lagi??" tanyanya heran sambil membenarkan kacamatanya yang sedikit merosot..


Laila berdecak,,


"tapi aku lapar Saan..., temani aku makan ya?? kamu juga Rud..!" pintanya berganti menatap Rudi..


"ehh.. bu, saya sudah makan. rasanya masih belum ada tempat untuk makanan tambahan..!" tolaknya dengan tersenyum ramah..


"aku juga..!" timpal Susan melakukan penolakan yang sama..


Laila mencebikkan bibirnya dengan menyilangkan tangan didada sambil bersandar..


*


"aku udah ya buu...!" rengek Susan yang terpaksa ikut makan karena Laila memaksanya..


"ahh.. kau ini payah sekali, baru beberapa suap aja udah gak kuat..!"


Susan semakin melemas, kalau terus begini dia bisa gagal diet..


Diwarung makan sederhana itu Laila terlihat kontas dari pengunjung yang lain dan spontan menjadi perhatian khusus sang pemilik..


"silahkan nyonya, anda pesan apa lagi. ditempat kami selalu memakai bahan makanan yang terbaik dan sehat, jadi anda tidak perlu khawatir..!" ucapnya sangat ramah, ia bisa menebak kalau Laila bukanlah dari kalangan biasa.


"emm aku mau_____"


"bu.., sudahlah.. kau sudah makan banyak sekali hari ini. apa ibu tak menyadari kalau sekarang bu Laila terlihat semakin berisi..??" Susan menyadarkannya..


"benarkah?? tapi aku merasa tubuhku baik2 saja..!" bantahnya..


Susan menepuk keningnya sambil geleng kepala,, namun sesaat kemudian ia seperti teringat sesuatu..


"ahh.. aku tau..!!" ucapnya mengejutkan


"kau kenapa??" tanya Laila heran


"bu, sejak kapan ibu jadi laperan kaya gini..??"


"emm.. kapan ya?? beberapa minggu yang lalu mungkin..!"


"apa ibu suka mual2 dipagi hari??"


Laila kembali berfikir..


"aku suka mual saat menggosok gigi, dan itu sudah jadi kebiasaan, gak ada yang aneh..!" jawabnya kalem


"haiishh..(menghela nafas berat)


tapi,, apa ibu suka pusing2..??" tanyanya kemudian


"pusing?? ya iya lah, pekerjaan kantor segitu banyaknya selalu membuatku pusing.. kemungkinan lainnya, pusingnya aku tuh karena sisa kecelakaan beberapa bulan lalu..!" tuturnya kemudian menyesap minuman digelas keduanya.


"aku hamil???" tebaknya yang membuat susan mengangguk cepat..


Laila terkekeh..


"aku rasa bukan, wanita hamil itu akan mudah lelah dan wajahnya terlihat pucat. tapi aku gak ngerasain itu semua..!" tuturnya lagi berpendapat, mengingat kondisi Vanya dan Nadia saat menjalani trismester kehamilan.


"tapi gada salahnya bu diperiksa, aku banyak melihat perubahan. dan biasanya instingku selalu benar..! setiap wanita itu punya gejala yang berbeda lho bu..."


Laila sedikit berfikir, tak ada salahnya jika ia mencoba. Tapi,, dalam hati kecilnya, Laila takut akan kecewa...


Ketika Laila hendak keluar, tiba2 seorang pelayan menyenggolnya karena tergesa2. Si pemilik marah besar karena salah satu piring miliknya jatuh dan pecah. Sisa makanannya pun mengotori sepatu mahal Laila.


"kerjaanmu selalu saja gak becus Nia..! cepat bersihkan..!!" omelnya didepan para pengunjung


"maaf nyonya, atas kelalaian pelayan saya..!"


"oh.. tidak apa2!"


"ma.. maaf nyaonya..!" ucap Nia menunduk kemudian berjongkok untuk membersihkan sepatu Laila.


Tapi Laila menahannya dengan meraih bahunya untuk berdiri..


"Denia??"


pelayan itu pun mendongak dan terkejut..


"La..Laila..??" seketika Denia menangis dan mengucapkan maaf berkali-kali. Perbuatannya yang sangat menyakiti Laila membuatnya harus menerima balasan dengan menahan sakit dengan omelan sang pemilik warung makan tempat kini ia bekerja.


"sudahlah Nia, aku sudah memaafkanmu. Berhentilah dari pekerjaan ini dan mulailah usaha sendiri..!" ucapnya dengan menyerahkan selembar cek bernominal cukup besar untuk membuka sebuah kedai.


Denia memeluk Laila dengan rasa haru dan malunya, ia berulangkali mengucapkan terimakasih. Wanita yang pernah ia fitnah kini malah menyelamatkan hidupnya.


Yaa... Susan semakin kagum saja dengan atasannya.


****


"sayang,,, ku perhatikan malam ini kau terlihat senang sekali..!" ucap Zacky yang ikut merebahkan tubuhnya ditempat tidur samping istrinya kemudian memeluk dan mengecup puncak kepalanya sekilas.


"tentu saja aku bahagia,, tapi aku tak yakin kau akan senang mendengarnya..!"


Zacky melonggarkan pelukannya dan menatap Laila dengan tatapan tak terbaca..


"maksudnya apa yank..??" tanyanya yang melihat wajah Laila berubah sendu..


"maafkan aku.. sepertinya mulai saat ini cintaku padamu akan terbagi..!"


"apa..?? kamu ngomong apa sih..??" Zacky beringsut sedikit menjauh..


"maafkan aku,, sungguh aku minta maaf..!" ucap Laila lirih dengan wajah yang menunduk..


Zacky berdiri dan mengusap wajahnya gusar.. kenapa Laila berubah seperti ini? kenapa dia tega..??

__ADS_1


"siapa yang berani mengusik kehidupan kita?? aku tak bisa terima Laila, katakan siapa dia??" bentaknya dengan wajahnya yang merah padam..


Laila menggerakkan tangannya dan mengambil sesuatu dari bawah bantalnya..


"ini,, dia yang akan membagi cintaku..!"


ucapnya dengan memperlihatkan foto berwarna hitam putih yang belum jelas memperlihatkan gambarnya, tapi Zacky tau foto apa yang Laila perlihatkan padanya...


"i..ini.. ka.. kamu...??" tanyanya meraih foto dari tangan Laila dengan tubuh yang bergetar


Laila mengangguk sambil tersenyum..


"kamu hamil??" Laila masih tersenyum


" jadi ini anak kita?? dan aku akan jadi seorang ayah..??"


"iya sayang,, kita akan jadi orang tua..! usianya baru lima minggu.." ujarnya dengan menangkup wajah sang suami yang terlihat masih tak percaya..


"TERIMA KASIH TUHAAANN..!!!"


teriaknya sampai Laila mengernyit dengan menutupi telinganya..


Zacky teramat bahagia, dipeluk dan diciuminya perut sang istri yang masih terlihat datar..


"terimakasih sayang,, akhirnya doaku terkabul juga..!"


"doamu?? ini doaku juga..!!" protes Laila..


"iya.. iya.. doa kita bersama..!" ucapnya kemudian memeluka Laila lagi..


Sulit untuk menggambarkan kebahagiaanya mereka saat ini. Tak ada kata lain selain kata "BAHAGIA"


**


Laila memutar lagu "beause of you" berbagi earphon bersama sang buah hati yang ada didalam perut buncitnya.


"sayang, minum susunya..!"


Laila mendongak dan tersenyum lalu menenggak habis susu yang Zacky berikan padanya..


"Ayy.. aku ingin tau, kenapa kau mencintaiku??" tanya Laila yang kini duduk bersandar didada bidang sang suami..


"kau ingin tau kanapa??" tanyanya balik sambil mengusap perut Laila yang semakin membesar dari belakang..


Laila mengangguk..


"karena kamu wanita pertama yang langsung membuatku jatuh hati, karena kamu mampu membuatku tersenyum tanpa sebab dan karena kamu bisa membuatku tergila-gila..!" tuturnya yang mengundang gelak tawa sang istri begitu saja..


"kok ketawa sih?? emangnya kamu kenapa cinta sama aku hm..??" Zacky mengecup kening samping kanan Laila


"aku cinta kamu karena...


karena kamu, aku bisa jadi diriku sendiri. karena kamu, aku merasa jadi wanita yang paling bahagia disunia ini. Karena kamu, aku jadi tau arti cinta yang sesungguhnya..!"


"benarkah??"


"hmm"


Zacky melepaskan pelukannya dan memutar tubuh Laila untuk saling berhadapan..


"apapun yang terjadi, aku akan selalu mencintaimu, aku tak akan pernah meninggalkanmu dan akan selalu memberikan apapun yang membuat mu bahagia, akan kulakukan semampuku tanpa terkecuali..!" tuturnya lembut dengan menggengam kedua tangan Laila..


"akupun akan melakukan hal yang sama, aku mencintaimu..!"


Mereka tersenyum dengan saling tatap..


Diraihnya pinggang berisi Laila dan menarik tengkuknya untuk semakin mendekat. perlahan Zacky menyatukan bibir mereka, ********** lembut dan perlahan dengan perasaan yang mendalam..


Bahagia,, semoga akan selamanya..


* *


"kau ingin anak laki-laki atau perempuan??"


"perempuan saja..!" jawab Zacky singkat


"kau bilang ingin anak laki-laki..?? kalau anak kita perempuan, aku akan kesulitan mendapat menantu karena kamu akan menyeleksi calon mantu kita dengan sangat ketat..!! laki2 saja, aku akan menjadikannya jagoan seperti dirimu..!"


"tidak, perempuan saja..!"


"aku mau laki-laki..!!"


"perempuan..!! aku akan minta pada author untuk membuatkan kita anak perempuan..!"


"laki-laki saja..!"


"sudahlah,, jangan bikin author bingung.! kita tidur saja, oke?"


"cuma tidur??"


"lalu apa?? kamu bilang aku harus belajar puasa dari sekarang..!!"


"emm.. sekali ini lagi boleh deh,, ini dede yang minta lhooo...!" ucapnya manja dengan memainkan telunjuknya didada sang suami..


"baiklah.. kucing di kasih ikan mana mungkin nolak..!!"


"udah dulu ya readerku.. sampai ketemu di CINTA SEMPURNAKU .. daaaahhhh.....!!!


Salam lope lope 😙😙😙


Laila



Zacky


__ADS_1


______END_____


__ADS_2