Karena Kamu

Karena Kamu
ketauan


__ADS_3

Mentari pagi mulai menampakkan keindahannya...


Zacky tersenyum menyambutnya.. begitu juga Laila..


Ini baru pertama kalinya Laila melihat fajar di tempat ini..


Wajah cantik Laila yang tersenyum pun tak luput dari pandangan Zacky...


Kini tangannya menopang kepala yang bertumpu pada lutut kakinya yang bersila..


Laila meliriknya yang sedang tetsenyum-senyum menatap dirinya..


"apaan sih...?? itu liat sana...!" Laila mendorong pipi Zacky agar mengalihkan pandangannya ke arah matahari..


Zacky hanya tersenyum dan malah menarik tangan Laila ke arah bibirnya dan mendaratkan kecupan di punggung tangannya.. pipi Laila pun jadi merona..


aduh Zackyyy... stop deh!! gue takuut..!! gumamnya dalam hati..


"kenapa sih mukanya gitu...!" tanya Zacky dengan menyolek hidung Laila...


"apaan sih..."


Laila melengos dan menarik tangannya..


"yaelah.. kita gak mau ngapa-ngapain.. jangan setegang itu kalii..." zacky tertawa...


"kamunya aja yang nyebelin...!!" sangkal Laila..


Zacky masih tertawa-tawa melihat wajah Laila yang makin memerah..


"udah ihh.. ketawa mulu deh..!!" Laila menepuk bahu Zacky kesal...


"kamu pernah gak sih.. kangen banget sama seseorang..??" tanya Zacky..


"ya pernah lah.. tiap hari malahan..!!" jawab Laila tanpa mengalihkan pandangan..


"sama siapa?? apa dia lebih tampan dari aku..??" penarasan...


""dasar bod*h... !" Laila menepuk bahu Zacky lagi..


"yang aku ridukan itu ibu... setiap saat aku selalu merindukannya...!" dengan menundukkan wajahnya..


"Oh... lalu.. apa kamu pernah merindukanku..hmm??" Zacky mendekatkan wajahnya..


Laila berdecih dan kembali menepuknya lagi..


"seneng banget mukul sih..? tangan kamu tu halus tapi kalo mukul udah kaya tangan petinju aja tau gak..??" Zacky tertawa melihat Laila yang tambah cemberut..


"kamu sering kesini..?" tanya Laila..


"kadang-kadang.. kalau aku gak bisa tidur biasanya aku kesini.."


"bahkan aku pernah kesini dari tengah malam sampai pagi.." ceritanya..


"emangnya kamu gak di kerubutin nyamuk apa??"


"ya pasti lah... cewek-cewek aja pada ngerubutin.. apalagi nyamuk...!!"


Laila mencebiikkan bibirnya..


"nyamuk juga bisa milih kalii.. mana yang ganteng mana yang nggak..!" tambahnya dengan PD tingkat profesornya..


"pasti kamu sering bawa gadis lain kesini juga ya..??" Laila bertanya dengan nada tak suka...


"sering gak yaaa....??" jawaban Zacky membuat Laila dongkol dan kembali ingin menghajarnya.. tapi Zacky yang sudah hafal pun bisa menghindar dengan tertawa kemenangan..


Laila melipat tangan di dada dan memalingkan pandangnnya dari Zacky..


Zacky yang masih tertawa kini mengalihkan pandangan bukan pada wajah laila yang selalu nampak kesal di hadapanya, tapi pada pakaian yang Laila kenakan saat ini..


"ehh.. qo kamu punya baju kaya gini sih..?" tanya Zacky dengan memandang dan menyubit ujung lengan kaos Laila..


"emang kenapa..?" menepis tangan Zacky..


"kirain... kamu bakal keluar pake tanktop..!" godanya..


Laila kembali memberinya pukulan-pukulan yang lebih dari sekedar menepuk...


"dasar kamu tuh yaa...!!"


bukannya minta ampun tapi malah makin terpingkal-pingkal membuat Laila semakin kesal dengan kekonyolan Zacky..


"tapi apa ini beneran baju kamu..??" tanya Zacky lagi dengan menyeka air mata di sudut matanya...

__ADS_1


"emangnya gak boleh...??" tanya balik..


"ya nggak.. selama ini kan baju kamu tu cantik-cantik feminin semua.. gak nyangka aja kamu punya baju kaya gini...!" masih dengan tertawa yang kini agak di tahan..


cape kali ya ketawa mulu sampe keluar air mata gitu.. hehe..


"ya gak pa pa sih.. kan gak ada undang-undangnya perempuan gak boleh pake kaon oblong..!" cerocosnya..


Zacky terkekeh dan mencubit pipi Laila..


"marah aja cantik.. apalagi kalo senyum..!"


"udah ahh.. ayo pulang nanti ka Damar nyariin aku.." Laila beranjak bangun dengan menarik tangan Zacky..


Zacky menarik balik tangan Laila..


"kamu yakin mau pulang gak ngapa-ngapain dulu..??" katanya dengan merangkul pundak Laila dan menaikkan sebelah alisnya..


Laila mengerti apa yang di maksud Zacky


"apaan sih.. udah ayo pulang..!" Laila merengek..


Zacky pun semakin menarik Laila dalam pelukannya..


"sekaliiii aja ya..??"


"NGGAAAAKKKK...!!"


dengan cepat laila melepaskan pegangan Zacky dan berlari meninggalkannya..


Zacky tersenyum menggelengkan kepalanya dan beranjak menyusul Laila


* * *


"aku ikut masuk ya..??" pinta Zacky saat mereka sudah di depan gerbang rumah Laila..


"mau ngapain..?"


"ikut sarapan...!"


"nggak... di rumah ada ayah..!" tolak Laila..


"bagus donk.. kan biar kenal sekalian...!"


bukannya pergi Zacky malah merajuk karena tak di izinkan ikut masuk..


Zacky turun dari motornya dan duduk tepat ditengah pintu besar depan rumah Laila itu..


"Zacky jangan bod*h deh... cepet pulang..!" dengan menarik-narik tangan Zacky biar dia cepet bangun..


"nggak..!!"


"Zackyyy... aku mohon jangan bikin masalah..!!"


Zacky masih tak bergeming..


"Oke...boleh.. tapi jangan sekarang yaaa??" pinta Laila dengan merapatkan kedua telapak tangannya tanda permohonan..


"oke... aku pulang..


tapii____'


Zacky menyodorkan pipinya ke arah Laila..


"apa...??" pura-pura bod*h


Dia hanya menunjuk-nunjuk ke pipinya..


Laila memutar matanya malas.. hhmmmppff...


dia pun celingukan ke kanan dan kiri takut ada orang yang melihatnya karena matahari sudah mulai naik dan pastinya akan ada banyak orang yang berlalu lalang disana..


saat dirasanya aman, dengan cepat Laila memberikan kecupan kecil di pipi Zacky...


Zacky pun tersenyum dan beranjak bangun..


"baiklah.. aku pulang..!"


Laila mengangguk dan hendak melangkah memasuki gerbang..


Tapi kebiasaan Zacky menarik lengannya lagi yang membuat Laila menubruknya dan Zacky memberi kecupan singkat di bibir Laila..


Dengan senyum mempesonanya Zacky menaiki motornya dan melambaikan tangan untuk Laila yang masih mematung di sana..

__ADS_1


Zacky.. kau gila..!! gumamnya..


* * *


Laila masuk dan mendapati pak amin sedang tersenyum-senyum..


Entah hal lucu apa yang membuat pak amin menahan tawanya..


Laila hanya membalas dengan senyuman herannya...


"abis dari mana dek...?"


Damar mengejutkan Laila yang baru memasuki rumahnya...


"a...akuu.. jogging ka...hehe..!" dengan menujuk-nunjuk ke belakang..


Damar memasukkan kedua tangan ke dalam saku celananya dan menatap Laila dari bawah sampai atas.. tapi dia tidak banyak bertanya..


Anggap saja saat ini Damar mempercayai Laila.. Dia tidak mau ayahnya tau apa yang dilakukan anak gadisnya pagi ini..


"cepatlah mandi.. ayah sudah menunggumu untuk sarapan...!"


Laila pun mengangguk dan segera berlari menuju kamarnya di lantai dua..


"Laila mana..??" tanya Rahadi pada Damar yang datang ke meja makan seorang diri..


"dia sedang mandi yah...!" jawabnya..


"dasar anak itu.. sudah kepala dua masih saja bangun kesiangan...!" gerutu Rahadi..


Damar hanya diam menutupi kelakuan adiknya..


"apa kamu sudah menemui Nadia??"


"sudah.. dan Nadia juga sudah memberi tahu orang tuanya di kampung.." jawab Damar..


"baguslah.. nanti ayah mempersiapkan semuanya untuk kesana..!"


"kesana kemana ayah??" Laila nyerobot obrolan ayah dan Kakaknya..


"kita akan melamar Nadia untuk kakakmu..!" jawab Rahadi dengan senyuman..


"apa itu benar ka??" Laila antusias..


Damar tersipu dan hanya mengangguk..


"kapan ayah..??"


"nanti kalau kamu sudah libur semester..!"


Laila sangat girang dengan merangkul Damar dan memberinya ucapan selamat..


"kakak.. aku ingin bertemu mba Nadia.. boleh ya..?? pintanya..


"mau apa?? Nadia sibuk di sekolahnya..!!" Damar melarangnya...


Laila mengerucutkan bibirnya kesal karena tak dapat ijin dari Damar..


Tapi kan aku tau sekolah tempat Nadia mengajar.. aku akan kesana sendiri..! batinnya..


Laila mulai menyusun rencana saat tau dia dan keluarganya akan pergi melamar Nadia untuk Damar..


Tiba-tiba Damar membuka pintu kamar Laila.yang tak tertutup rapat..


"boleh kakak masuk...??"


Laila mengangguk dan menyuruhnya masuk..


Laila yang sedang sibuk dengan buku yang akan ia bawa ke kampusnya pun terhenti.


"ada apa ka...??" ia memandang kakaknya yang duduk di tepi ranjang..


"Laila... sejauh mana hubungan kamu dengan Zacky...??"


Laila terkejut dengan pertanyaan Damar yang tak pernah terpikirkan olehnya..


"maksud kakak...??"


"apa kamu lupa dirumah kita selain di kamar dan kamar mandi tempat mana yang gak ada cctv nya.. hmm???"


Oh Tuhaan...!!


pasti Damar melihatnya tadi di depan gerbang....

__ADS_1


TIDAAAAAAKKK.....!!!


__ADS_2