
Zacky melirik jam tangannya dan tiba-tiba dia terperanjat bangun dan meninggalkan kegiatan yang ia pegang saat itu..
ia mencuci tangan dan menyambar jaketnya yang tergantung di belakang pintu..
"mau kemana lo..?"
Fatan heran melihat Zacky yang nampak terburu-buru..
"gue lupa hari ini gue ada janji sama ibu negara..?" jawabnya tanpa menoleh karena fokus dengan sepatunya..
"terus ini gimana Zack??"
sambung Rafa menunjuk pekerjaan yang tadi di pegang Zacky..
"biarin aja.. nanti gue beresin..!" Zacky beranjak mengambil kunci mobil dan berbalik kembali..
"lo semua kelarin yang lainnya ya.. gue balik udah beres semua oke..?" tambahnya dengan mengedipkan sebelah matanya dan berlalu meninggalkan mereka..
"dasar kampret tu ya.. dia yang mau usaha kita yang repot..!" dumel Dhani menunjuk dengan obeng ditangannya
Rafa menepuk bahu Dhani dan tersenyum..
"nikmati aja Dhan..!"
"ebusett.. ni tangan gak usah pegang-pegang ngapa..!" dhani menyingkirkan tangan Rafa dari bahunya..
"gitu aja gak boleh.. pelit amat sih..?" goda Rafa dengan menyolek dagu Dhani..
"heh.. sialan lo.. muka ganteng gue bisa pudar kena oli di tangan lo tuh..!" omelnya yang malah membuat Rafa tertawa melihat Dhani yang kerepotan membersihkan olesan oli di wajahnya, karena tangannya sendiri juga penuh dengan kotoran minyak pelumas berwarna hitam itu...
"udah udah.. gak usah berebut kerjaan.. noh punya gue juga boleh kok lo berdua beresin..!"
Rafa dan Dhani saling tatap mendengar ucapan Fatan yang membuat mereka mendapatkan ide bagus..dan sepertinya saat ini otak mereka berdua sedang nyambung.. keduanya nyengir kuda dan bersamaan mendekati Fatan dengan kompak mengotori wajah Fatan dengan oli di tangan mereka..
"heh.. sialan..!"
"ha ha ha ha..." tawa keduanya semakin membuat Fatan geram..
"awas lo ya..!"
Fatan memburu mereka seperti anak TK yang sedang bermain kejar-kejaran..
Alhasil tempat itu semakin berantakan..
* * *
Zacky menghubungi mamanya berulang kali namun ponselnya tidak aktif..
"kok gak aktif sih.. jangan-jangan mama udah pulang..!" gumamnya yang fokus mengemudi..
"apa mama marah ya..?" imbuhnya..
Kalau saja dia tidak lupa.. mungkin mamanya tak akan marah dan tidak mematikan ponselnya..
Zacky berusaha berfikiran positif.. mungkin saja ponsel mamanya kehabisan baterai..
Sekali lagi Zacky melirik jam tangannya.. telat satu jam.. gumamnya dalam hati..
Sebelum ia membelokkan mobilnya di parkiran depan butik, ia melihat Salma berdiri di depan pintu masuk cafe yang tak jauh dari butik bersama dua orang wanita..
Saat jaraknya semakin dekat, Zacky seperti tak percaya dengan apa yang ia lihat..
Zacky mengusap matanya berulang kali untuk memastikan kalau penglihatannya tidaklah salah..
"Laila..??"
"kenapa mama bisa sama Laila..??"
Zacky menghentikan laju mobilnya dan mengamati mereka dari kejauhan..
ia mulai mengingat-ingat dan menyatukan setiap ucapan sang mama dengan Laila..
Zacky.. gaun itu sekarang sudah di tangan pemiliknya..
Mama sangat menyukainya
dia cantik dan jago bela diri..
kamu memang bisa jagain mama.. tapi kamu gak bisa di ajak ke butik
Jadi selama ini yang aku dan mama puji itu orang yang sama? Ternyata dugaan aku gak salah... gaun yang Laila pake di acara lamaran Damar itu memang dari mama..
Kenapa bisa kebetulan seperti ini..?
Gumam Zacky dalam hati..
Zacky kembali melajukan mobilnya dan berhenti di depan mereka..
__ADS_1
aku ingin tau apa reaksi Laila saat tau aku ini anak mama Salma..
gumamnya lagi..
Zacky mulai turun dari mobil karena Salma nampak memanggilnya untuk keluar..
dan saat ia sudah menampakkan wajahnya, Laila reflek menutup mulutnya dengan telapak tangan..
"Zacky jadi supir?" gumamnya lirih dalam hati.. "jadi kerjaan yang dia maksud adalah supir?" tambahnya
mulut Vanya pun ikut menganga mendengar Salma mengatakan supir pribadi dan orang itu adalah Zacky..
Zacky tersenyum dan melangkah mendekati mereka..
"Laila.. kenalin ini____' maksud Salma ingin mengenalkan putranya, tapi ia gantungkan karena Laila memotong ucapannya..
"aku kenal dia tante..!" dengan senyum kaku..
"benarkah..?" salma tak melirik Zacky yang sedang tersenyum..
"iya tante.. supir tante ini pacar aku...!"
pengakuan Laila membuat ekspresi melongo itu berpindah pada Zacky dan Salma.
"supir...?" gumam Zacky
"pacar..?" gumam Salma..
Laila sedikit kaku melihat ekspresi dari keduanya.. ia pun meminta ijin pada Salma untuk berbicara dengan Zacky sebentar..
Salma mengijinkan dan mereka pun sedikit menjauh..
"kamu ini gimana sih? jangan malu-maluin donk Zack..!" omelnya dengan menepuk bahu Zacky..
"maksudnya apa sih yank..?" Zacky masih belum mengerti ucapan Laila.. dan lagi dia menyebutnya supir.. maksudnya apa ini?
Laila memperhatikan Zacky dari atas sampai bawah kemudian menggeleng..
"kamu kalo pke baju yang bener dong.. masa celana sama kaosnya blepotan oli gini sih.. kan gak enak sama tante Salma.. kalo kamu di pecat gimana..?" ucapnya dengan melipat tangan didada..
"heum??" Zacky menaikkan kedua alisnya..
"di pecat..??"
"ya ampuun..!" Laila memijit pangkal hidungnya..
"harusnya kamu pake baju yang lebih sopan.. ini hari pertama kamu jadi supir tante Salma kan..??" tambahnya yang kini berkacak pinggang..
jadi Laila fikir aku kerja jadi supir gitu? berarti dia belum menyadari kalau aku ini anak mama..
hehe.. baiklah.. aku lanjutin aja
Zacky tersenyum-senyum sendiri dengan fikirannya..
"dibilangin kok malah senyum..?" Laila jadi sewot karena Zacky tak menaggapinya..
"hehe.. iya cayang nanti aku minta maaf deeh..!" jawabnya dengan menyubit pipi Laila gemas dan membuat Laila kembali tersenyum dengan menepis tangannya..
pemandangan itu sudah pasti tak luput dari perhatian Salma yang ikut tersenyum menyaksikannya..
Laila menarik tangan Zacky dan kembali mendekati Salma..
"tante.. maafin karena Zacky berpakaian kurang sopan.. mungkin lebih baik nanti tante memberinya seragam..!"
"SERAGAM..?" tanya mereka kompak..
"iya.. baju seragam supir..!" jawabnya polos
Salma menaikkan alisnya dan menatap Zacky meminta penjelasan.. mengerti dengan itu Zacky menahan Salma yang ingin berbicara..
"iya nyonya.. maafkan saya.. lain kali saya pasti lebih sopan..!" ujarnya sedikit mengedipkan mata dan dimengerti oleh Salma..
"Ooh... iya.. iya... tidak apa-apa kali ini tante bisa mengerti..!" jawabnya dengan menyentuh pipi Laila namun tatapannya pada Zacky..
Laila mengangguk dan Salma kembali berpamitan dengan peluk cium pada Laila dan Vanya..
Zacky yang mengikutinya dari belakang pun ingin melakukan hal sama seperti yang mamanya lakukan kalau saja Laila tidak memberinya tatapan tajam yang membuatnya terpaksa mengurungkan niatnya..
dan Salma hanya tersenyum melihat itu..
Zacky membukakan pintu penumpang belakang untuk sang mama layaknya seorang supir dan Salma mengikuti skenario yang dibuat putranya..
"Zacky jadi supir.. apa kamu gak papa..?" tanya Vanya saat mobil salma hilang ditikungan..
"ya gapapa lah Nya.. aku seneng dia mau berusaha.. asalkan itu halal aku pasti dukung..!" jawabnya dengan tersenyum bangga..
* * *
__ADS_1
🚘
"aduh.. aduh..ampun maa...!"
Zacky meringis saat telinganya ditarik sang maah hingga memerah..
"dasar anak nakal.. maksud kamu tadi itu apa hah..?" tanya Salma saat melepas tangannya dari telinga Zacky..
"gak ngejewer juga kali mah.. Zacky kan lagi nyetir..!" kilahnya
"hallah.. alesan..!"
"hehe.. harusnya mama seneng dong..!"
"kenapa..?" tanyanya sinis
"ya dengan akting aku tadi mama jadi tau selain Laila itu cantik.. dia juga bisa nerima Zacky apa adanya..iya kan..?"
"mama kan tadi cuma bercanda.. maksud mama supir pribadi itu anak mama sendiri dan mau mama mau jodohin kamu sama Laila..!"
"apaan sih ma.. gak di jodohin juga Laila udah suka sama anak mama yang ganteng ini.."
katanya yang mendapat toyoran dipelipisnya
"buktinya.. biarpun Zacky jadi supir dia gak masalah kan ma..?" tanyanya melirik Salma..
"tapi bagaimana mungkin dia nggak tau keluarga kau nak..?"
"dia gak pernah nanya.. yang dia tanyakan hanya tentang kesehatan mama yang aku bilang Mama sedang sakit..!" jawabnya tetap fokus menhemudi..
"dasar anak kurang ajar..!" Salma menepuk kepala Zacky hingga membuatnya mengaduh..
"mama sehat begini di bilang sakit..!" imbuhnya sewot
"ya kan waktu itu mama emang lagi sakit.." belanya dan dibalas cebikan bibir dari mamanya...
"ternyata gadis yang kita sukai adalah orang yang sama ya nak.. mama gak menyangka..!" ucapnya dengan cekikikan..
"aku suka Laila sejak pertama bertemu ma..!"
"lha.. kan mama juga..!"
"berarti Laila itu istimewa kan mah?" Zacky kembali melirik Salma di belakangnya..
Salma nampak melambungkan fikirannya.. membayangkan Laila yang hanya dalam hitungan menit dapat menyentuh hatinya..
"Laila memang beda sama mantan-mantan kamu itu..!" ujarnya dengan melengos
"jangan dibahas lah ma..males!"
"mama juga..!" jawabnya singkat
yaelah.. mama yang mulai.. kok mama yang sewot...
batinnya
"ehh.. kenapa gak bilang aja kamu itu anak mama.. karena kalian sudah pacaran jadi mama gak perlu jodohin kalian dan mama bisa merencanakan masa depan kalian.. gampang kan..?"
Zacky terdiam dan sesaat kemudian ia berucap yang membuat Salma terkejut
"Laila itu udah dijodohin mah..!" katanya dengan nada lemah.. sinar wajahnya mulai meredup..
"apa..?? dijodohin??"
"hmm.."
"sehebat apa pilihan orang tua Laila itu dibanding supir ganteng mama..?"
Zacky jadi tersenyum mengengarnya..
"karena itu ma.. Zacky minta bantuan mama buat buka bengkel motor sendiri.. biar bisa buktiin kalo Zacky bisa punya usaha sendiri.."
Salma berdecak dan menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi mobil..
"kenapa gak pegang perusahaan papa aja nak.. kamu kan udah lulus kuliah di luar negri.. kenapa harus repot-repot buka usaha sendiri dan kuliah lagi?? buang-buang waktu nak..!"
"nggak mah.. selama papa masih sama perempuan itu..!" bantahnya.
Zacky memang sudah mendapat predikat lulusan luar negeri. tapi untuk menghindari papanya dia ingin kuliah lagi di tanah air. Salma mengerti kalau Zacky membenci asisten sang papa yang sudah merebut kasih sayang papanya. Salma pun demikian.. tapi ia tidak sepenuhnya menyalahkan karena saat itu dirinya memang tak bisa menjadi seorang istri untuk suaminya.
Dan bengkel yang Zacky rencanakan itu untuk membuktikan kalau dia bisa berdiri dikakinya sendiri..
"baiklah.. kamu harus bisa ngalahin pilihan orang tua Laila..!"
"doain ya mah..!"
"Oh.. tentu saja.. kalau begitu mama akan sepenuhnya membantu supir pribadi mama ini..!" balasnya bersemangat
__ADS_1
"maksudnya supir ganteng mah..??"
"iya.. iya.. supir gantengnya mama..!" sautnya yang membuat Zacky tertawa..