Karena Kamu

Karena Kamu
lanjut pe de ka te


__ADS_3

"kamu ngapain disini..??"


tanya Laila yg masih terkejut dengan kedatangan Zacky..


"mau duduk.. kenapa..? gak boleh..??" jawab Zacky santai


Laila tak menjawab.. bingung jawabnya gimana. "bukannya gak boleh, ya gak mungkin juga kali bilang gak boleh, emangnya ini bangku punya siapa? gak habis fikir aja qo Zacky berani sih duduk di sini? yang lain mana berani kaya gini.. mana duduknya deket banget lagi.."


"qo bengong..?"


Laila pun tersadar dan menggeser sedikit menjauh.. dan lagi lagi penyakit gelagapannya kambuh...


Zakin semakin merasa gemas kalau melihat Laila seperti itu.. berasa pengen gigit..


"kebanyakan bengong tar cepet pikun lho.."


Zacky menyenggol lengan Laila. Dia pun mendongak menatap Zacky.. mulutnya menganga belum ada laki laki yang seberani dia..


"ya ampun Laila.. aku cuma nyenggol kamu.. mukanya jangan se serius itu kali.." ternyata Zacky bisa baca pikirannya..


Laila pun tersadar, dia nyengir agak malu yang kemudian menunduk..


"aku tu kalo kata orang mah gadis pinter.. tapi napa kalo di depan Zacky malah keliatan beg* ya..??" gerutu Laila dalam hati..


Tak ada percakapan di antara mereka. Laila memilih memasangkan earphone nya kembali.. dan Zacky hanya memutar mutarkan dan membolak balik botol minuman yang ada di tangannya.


"ni orang gak pergi pergi sih.. ngapain juga kesini cuma buat diem dieman? lagian baru aja tadi gue dapat masalah karena dia.. gimana kalo sampe miss ganjen tau? bisa di bully gue.." katanya dalam hati..


Di lihatnya kanan kiri takut aja kalo ada Mesya liat..


"kamu cari apa?? aku kan ada disini.. jangan cari yang gak pasti.." katanya percaya diri..


Laila mendecih.. se PD itu kah...?


"Vanya kemana.. tadi ada disini.." tanya Zacky membuka obrolan..


"qo kamu tau tadi ada Vanya..?"


Zacky menggaruk kepalanya yg tak gatal..


"yaaa.. tadi gak sengaja aja liat kalian ngobrol di sini.." katanya cengengesan dan di balas Oh! tanpa suara dari Laila.


"mau aku anterin pulang..?" tanya Zacky lagi memberi tawaran..


"nggak makasih, aku di jemput supir.."


dan mendapat jawaban Oh! juga dari Zacky..


* * *


Zacky memarkirkan motornya di depan sebuah rumah mewah bergaya klasik modern..


Terdengar dari dalam suara seseorang yang sangat dia kenal marah marah..


Zacky masuk sedikit berlari..


"mama.. ada apa??" Zacky melemparkan tasnya ke sofa dan langsung mendekap mama nya.. Salma


"dia itu gak becus.. berani beraninya dia memindahkan foto Shofia.." adunya pada Zacky sedikit menangis sembari memegangi sebuah foto.. di tunjuknya bi suti asisten rumah tangga di situ..


Zacky pun mengkonfirmasi aduan mamanya..


"emangnya gimana bi?" tanyanya yang masih mendekap mamanya.

__ADS_1


"ee.. anu den.. tadi saya mau bersihin mejanya, jadi fotonya saya angkat biar di bersihin sekalian.. gitu den.." jawabnya..


Zacky pun kembali mengalihkan pandangan pada mamanya.. di begang nya kedua lengan sang mama..


"ma.. itu gak apa apa.. lagi di bersihin aja" Zacky mencoba menenangkan..


"tapi itu tadi dia___"


"iya ma.. nanti Zacky marahin. Sekarang mama istirahat ya.. kayanya mama kecapean"


Zacky memayang mamanya menuju kamar. Di rebahkan nya mama ke tempat tidur dan menyelimutinya.


"mama istirahat ya.. Zacky mau mandi dulu" mamanya mengangguk patuh.


Zacky berbalik dan keluar dari kamar mamanya.. sebelum menutup pintu Zacky kembali memandang mamanya. Hingga bulir bulir bening membasahi pipinya..


Mama.. maafkan aku belum bisa membuatmu bahagia seperti dulu.. gumamnya dalam hati.


Dua tahun yang lalu.. Shofia adik Zacky yang masih berusia 15tahun mengidap kanker otak.. mamanya sangat menyayangi anak gadisnya. bisa di bilang melebihi sayangnya pada Zacky.. segala pengobatan sudah dilakukan, mereka tak pernah menyerah. Walaupun kenyataannya Shofia tak bisa di selamatkan. sejak saat itu mamanya depresi.


* * *


Zacky merebahkan tubuhnya di tempat tidur.. di pandanginya sebuah saputangan berbordil bunga iris biru di tangan nya..


Dia senyum senyum sendiri..


"kenapa pemilikmu belum mencari mu??" tanyanya pada sang saputangan..


kemudian dia teringat sesuatu dan di raihnya ponsel yang ada di atas selimutnya.


* * *


Laila menepuk nepuk bantal.. di tatanya senyaman mungkin untuk ritualnya menghadapi hari baru.. bobo..


Diraihnya ponsel yang berada di atas meja rias dekat temmpat tidurnya..


Vanya:


Lala kuhh.. besok pulang kuliah temenin aku ke mall dulu ya!! HARUS


Laila :


" iya nyonya..."


Diletakkan nya kembali ponsel pada tempat semula. Kemudian bergetar lagi..


"ini anak ganggu orang mau tidur aja deh..!" diambil lagi ponselnya malas malasan..


Laila sedikit terbelalak melihat pesan di ponselnya.


Nomer baru ternyata.


jangan lupa mimpiin aku


"siapa sih..?" Laila sedikit berfikir.


Belum juga di balas sudah masuk lagi pesan baru dari nomer yang sama


jangan bilang kalo kamu lagi bengong!!


heuhh???


Laila mengerutkan dahi, rasanya kata kata itu familiar..

__ADS_1


Laila :


siapa?


Aku ada di luar.. keluarlah


Laila masih bingung..


"keluar gak ya..?" Laila menggigit ujung bibirnya.. tapi dia masih penasaran juga..


Laila pun menuruni ranjangnya.. awalnya dia hanya mengintip dari balik gorden. Tapi dirasa tak ada yang aneh, Laila pun memberanikan diri keluar menuju balkon kamarnya.


Dia melihat kekanan ke kiri dan tak ada siapa pun.. yang dilihatnya hanya pak amin yang sedang berjaga.. tak ada yang aneh pikirnya..


Laila :


"kamu jangan permainin aku ya..! gak ada siapa pun disini!"


heyy.. aku ada di atas, lihatlah!


Laila pun mendongak melihat ke atas, yang dilihatnya cuma genteng dan langit.


"aduh Lailaaa... ngapain juga sih nurut sama ni orang? kacauu ini mah!!" gerutunya sambil menepuk nepuk pelan kepalanya sendiri..


Laila :


"heh orang.. se beg* beg* nya orang tu ya pasti tau di atas balkon cuma ada genteng sama langit!"


iya.. aku ada di langit


aku bukan orang, tapi bintang


jika kau sedang rindu.. lihatlah aku.


Spontan Laila menatap langit.. dilihatnya ribuan bintang menghiasi gelapnya malam..


tanpa rembulan tapi indah sekali.. dalam sekejap pun Laila terpana dan tersenyum senyum sendiri.


Kemudian dia tersadar dan membalas pesan terakhir..


Laila :


"kamu siapa sih..?"


tapi tak ada balasan lagi..


Laila jadi makin penasaran, dia klik nomor itu untuk melakukan panggilan..


Tapi sudah tak aktif..


Hmmm.. ya syudahlah! gumam Laila yang kemudian masuk kamar dan tidur..


Seseorang disana yang lagi di balkon juga ssdang tersenyum senyum memandangi ponselnya.. membayangkan kelakuan konyol Laila.. Dia pun memandangi langit yang sama..


Dirasa puas dia pun menonaktifkan ponselnya, masuk kamar dan tidur juga..


* * *


"*masih berlanjut ya tsaayyy.. buat yang nungguin adegan adegan yang romantis n baper sabar ya.. ini masih pendekatan.


gak mungkin juga kan babang zacky nya langsung nyosor.. yang ada malah kabur duluan laila nya.


Jangan lupa kasih like n komen ya.. maachiww*"

__ADS_1


__ADS_2