
Teng
tong teng
tong teng
tong teng...
Laila menutupi kepalanya dengan bantal.. ia menggeram kesal karena sepagi ini ponselnya sudah minta perhatian...
Dia melirik jam weker di atas nakasnya..
Pukul 04.25..
Laila meraba-raba tempat tidurnya tanpa melihat karena matanya masih enggan terbuka lagi.. Dan dia mencari hanya dengan kekuatan pendengarannya..
Setelah di dapat.. Laila menggeser tanda hijau di layar ponsel dan menempelkannya di telinga..
"haloo..." sapanya malas..
"apa kau masih tidur..?? tanya si penelfon..
Laila terperanjat duduk dan langsung membelalakan matanya. Suara yang ia dengar di ponselnya itu adalah seseorang yang sangat ia kenal..
"Zacky...?? kamu____"
"cepatlah keluar.. aku menunggumu di depan gerbang..oke.!!"
benarkah dia ada disini?? fikirnya
Laila turun dari ranjangnya dan mendekat ke jendela.. pengen ngintip tapi gak keliatan! gumamnya..
"diluar masih gelap.. kalau ada yang bertanya aku jawab apa??"
"bilang saja jogging.. ayo cepatlah..!" usulnya..
Setelah mematikan ponselnya, Laila mulai berfikir dan ia pun bergegas ke kamar mandi hanya untuk cuci muka dan sikat gigi.. biar cepet..!!!
Laila keluar kamar..
tengok kanan, tengok kiri.. dan sedikit mindik-mindik.. masih takut juga ternyata!!
Saat menuruni anak tangga.. ia melihat bi ani dan bi tati sudah mulai mengerjakan aktifitas seperti biasanya. Laila berhenti dan menepuk keningnya..
"bagaimana ini???"
Niatnya sih mau kabur aja.. tapi bi ani keburu memergokinya..
"mau kemana non? masih pagi lho..??" tanya bi ani dengan sapu di tangannya dan menjunjuk arah jendela yang gordennya sudah terbuka..
"e... aku mau olahraga bi... hehe!" jawab laila cengengesan dengan sedikit lari ditempat dan meregangkan tangannya ala-ala atlet..
"Oo... gitu ya non..??" bi ani mengerutkan keningnya..
"iya dong bi... aku pergi ya.. daahh...." Laila buru-buru keluar dengan melambaikan tangannya untuk bi ani..
dan bi ani masih bingung.. sejak kapan nona mudanya olahraga pagi..?? biasanya juga kalau hari libur saja dan itu juga di ruang khusus olahraga yang tersedia di rumahnya bersama Damar..
Bi ani hanya menggaruk pelipisnya dan ya syudahlah.. mungkin lagi pengen kali.. fikirnya..
Laila menyapa pak amin yang membukakan gerbang untuknya hanya dengan senyuman...
"jangan kelamaan.. tar banyak nanya!!"
Sesampainya di bahu jalan Laila celingukan mencari makhluk yang sudah mengacaukan waktu tidurnya yang masih tersisa 30menit lagi.. kan lumayan.. hehe..
"dimana sih?? katanya di depan gerbang..! awas aja kalo dia berani ngerjain!!" dumelnya dengan mengepalkan tangan dan mejotoskan pada telapak tangan satunya...
__ADS_1
Zacky yang memperhatikan Laila dari balik pohon di belakangnya itu tertawa pelan melihat Laila yang kelimpungan mencari dirinya..
Melihat Laila yang memakai kaos oblong dan celana pendek membuat ia makin terkekeh menahan tawa....
Sudah puas melihat gadis di hadapannya merasa kesal, ia pun menarik tangan Laila secara tiba-tiba dari belakang..
Laila yang terkejut dengan kedatangan orang yang tak terlihat wajahnya karena tertutup penutup kepala hoodienya itu membuat Laila reflek memelintirkan tangannya dan membating ke atas aspal...
Zacky yang tak siap dengan perlawanan Laila pun meringis kesakitan tergeletak di jalan dan memegangi pinggangnya..
"Laila..sakiit.." rintihnya..
Laila terbelalak dan menutup mulutnya yang menganga dengan tangan..
"Oh tidakk!! Zacky maafkan aku..!"
Laila berjongkok dan membatu Zacky untuk duduk..
Zacky yang masih meringis dan mengusap pinggangnya malah membuat Laila ingin menggodanya..
"sepertinya kau bahagia sekali..?" Laila menahan tawanya..
Zacky langsung menganga dengan mata melotot...
"kalau bukan kau.. sudah pasti aku sudah membalasya 10x lipat..!!" katanya kesal..
Laila pun tertawa...
"iya.. iya.. maaf.. ayo bangun..!"
Laila menarik tangan kanan Zacky..
"aku baru tau tanganmu sekuat itu...!" kata Zacky sambil meregangkan tangannya yang di pelintir tadi..
"oh.. itu cuma trik beladiri dasar aja qo.. hehe..!" Laila mengingat saat dirinya berjuang bersama Zacky melawan penindasan tanpa Zacky tau jika itu dirinya.... haha lebay.. Laila jadi senyum-senyum sendiri...
"hm??
Oh gak pa pa..!" Laila tersenyum lagi..
Keduanya kini malah sibuk dengan fikirannya masing-masing..
Sesaat setelah itu Laila beru menyadari dan mulai menampakkan wajah kesalnya..
"eh.. kenapa kau menyuruhku keluar pagi-pagi buta begini..?" dengan mengedarkan pandangan ke sekitar yang masih gelap..
"aku merindukanmu...!" jawabnya yang mulai mendekat yang membuat Laila mundur satu langkah dan berdecih melipat tangannya di dada..
"modus.. beberapa jam lagi juga bakal ketemu di kampus.. kenapa harus mengangguku sepagi ini..?"
"semalam aku tak bisa tidur.. apa kamu belum pernah merasakan rindu yang tak bisa di tahan.hah..?" tanya Zacky kesal..
"jangankan menunggu beberapa jam.. dua detik lagi kau tak muncul, aku pasti sudah meloncati pagar rumahmu..!" tantangnya..
"hallahh.. kaya yang berani aja..!" dengan menonjok pelan bahu Zacky..
"Berani....!" jawabnya yang berbalik mendekati pagar rumahnya..
"heeehh.... mau ngapain..??" Laila menarik tangannya..
"Loncat..!" datar..
"ngapain? aku kan sudah disini..??"
"Oh iya..!" hehe
"sejak kapan kamu jadi bod*h gini..?"
__ADS_1
"sejak bertemu denganmu.. dan aku merasa gila..!" jawabnya kembali mendekat..
"ahh.. sudahlah..!! Laila mendorongnya pelan.. Zacky pun tersenyum..
"sekarang untuk apa sampai aku harus keluar jam segini.. hmm???"
"ayo.. ikutlah..!" Zacky menarik tangan Laila..
"ehh... kemana...??"
Zacky tak menjawab hanya menyuruh Laila naik ke motornya yang terparkir agak jauh dari rumah Laila..
Laila masih mematung di samping Zacky yang sudah siap di motornya..
"ayo cepet... nanti telat...!"
Laila berdecak dan menuruti perintah Zacky..
Karena takut terlambat, Zacky menaikkan kecepatannya..
Laila sedikit merungkut.. bukan karena takut ngebut.. tapi Laila merasa canggung untuk berpegangan..
Zacky menyadari kecanggungan Laila dan menarik tangannya yang ada di ujung hoodienya..
"pegangan yang kengceng biar gak jatoh..!" pintanya..
dasar modus..!! gumamnya dengan melengkungkan sudut bibirnya..
Setelah beberapa saat....
"Laila...!!"
Zacky mengejutkan Laila yang masih memeluknya dan menyandarkan kepala di punggungnya..
"hmm?? udah sampe??" tanya Laila celingukan..
"betah banget sih..?? kalo kamu suka kita gak usah turun deh...!!" godanya..
"apaan sih..!!" Laila menepuk bahunya dan turun..
"kita dimana ini..??" masih celingukan..
"yuk....!" Zacky mengapit jemari Laila membawaya ke tempat yang lumayan menanjak dan Laila menurutinya..
Setelah sampai di atas.. Laila bernafas dengan sedikit terengah.. sudah pasti lumayan menguras tenaga...
"Cape ya..?" tanya Zacky dengan menyeka keringat di kening Laila..
Laila mulai mengedarkan matanya.. dan kembali Zacky menariknya untuk duduk disampingnya..
"kita mau ngapain..?? ini sepi lho Zack...!!"
Laila agak cemas rupanya..
"kita mauu___' Zacky mendekatkan wajah ke arah Laila.. dan sudah pasti Laila semakin menegang....
pletaakkkkk..........
Laila mengaduh dan mengusap keningnya..
Zacky hanya tertawa melihat ekspresi Laila yang sudah tegang... Laila mengerucutkan bibirnya dan masih mengusap keningnya yang tak berdosa..
"kita kesini tu mau menyambut mentari.....!" jelasnya..
Zacky menopang tubuhnya dengan kedua tangannya ke belakang...
Laila hanya diam dan mengikuti arah pandangan Zacky...
__ADS_1
Dan mereka pun menikmati keindahan saat sang fajar mulai menampakkan dirinya.....