Ketika Janda & Duda Berjodoh

Ketika Janda & Duda Berjodoh
BAB 43 Berangkat


__ADS_3

"cepat sedikit sayang kita terlambat!!" teriakan Viky dari luar yang menunggu Nila tak kunjung siap.


"tunggu sebentar!!!! Sabar dikit kenapa???!!!!"


sahutan Nila dari dalam yang buru buru membereskan semua barang barangnya.


"ayo Nit cepat antar ini kedalam mobil!" perintah Nila kepada adiknya.


"baik kak!" Nita mengangkat barang mereka dan membawanya di dalam mobil


Pagi itu adalah waktu yang telah di tentukan pada mereka untuk pergi, mereka pergi pagi pagi supaya tidak kemalaman sampai kepuncak nanti.


Titik kumpul di kantor semua yang ikut harus berkumpul dulu menunggu yang lain.


Hengky telah menyiapkan beberapa bus besar untuk mengantar mereka.


"sayang tolong telepon Nila kenapa masih belum datang!" ucap Hengky yang melihat teman teman mereka semua hampir datang.


"baik tuan, sebentar biar aku hubungi dulu!" jawab Zahra mengambil hp nya dari dalam tasnya.


Dua kali panggilan di lakukan Zahra tidak di jawab oleh Nila.


"aduh Nil kok tidak diangkat teleponnya!" ucap Zahra yang berbicara sendiri.

__ADS_1


Ia kembali menghubungi baru lah Nila mengangkatnya.


"hm, halo Zah?" suara Nila yang baru terdengar dari seberang sana.


"Nil kok lama banget kalian? Semua pada kumpul kalian kemana?" tanya Zahra sedikt khawatir


"ini kami masih di jalan tolong kalian tunggu!" jawab Nila yang baru saja memasuki mobil.


"oke, kami akan menunggu!" ucap Zahra lalu memutuskan teleponnya.


Beberapa orang Hengky memerintahkan untuk mengangkut semua barang barang mereka di dalam bus sekalian menunggu yang masih belum datang.


Berlibur selama tiga hari dengan jumlah orang kurang lebih dari 40 karyawan tentunya tidak hanya sedikit membawa kebutuhan pangan mereka harus dalam jumlah banyak.


"sudah tuan, semua nya telah kami hitung!" jawabnya kepada Hengky


***


"Zah, ini kami baru sampai!" suara Nila terdengar dari unjung jalan menghampiri Zahra.


Zahra menoleh dan melihat Nila tengah berlari kecil bersama adiknya, Zahra melambaikan tangannya dengan senyuman.


"apa tuan tidak memarahi kami Zah?" tanya Nila ragu karena sedikit telat.

__ADS_1


"tidak kok, ayo kita hampiri dia!" jawab Zahra mengajak Nila dan adiknya menghampiri Hengky.


"maaf tuan kami datang terlambat!" ucap Nila kepada Hengky.


"ya tidak masalah, hm terus Viky kemana?" tanya Hengky yang melirik kanan kirinya.


"oh iyah, dia sedang memindahkan barang kami kedalam bus!" tunjuk Nila kearah Viky yang berada sedikit kejauhan dari mereka.


"hm, sebaiknya kau beri pengumuman agar semua berkumpul Nila!" Hengky yang melihat semua pada hadir ia tidak menunda waktu lagi ingin segera pergi.


"iyah tuan" Nila mengambil mikrofon dan mulai menyampaikan sesuatu.


Sebelum mereka pergi, Hengky memberi arahan dan bimbingan supaya semua yang ikut teratur dan tertib.


Selesai menyampaikan sesuatu dan semua barang telah di angkut di dalam bus sekarang giliran mereka menaiki bus dengan tertib tanpa ada yang berebutan tempat duduk.


"ayo sayang kita naik!" ucap Hengky mengajak Zahra naik, tak lupa ia memegang tangan Zahra.


Zahra mengikuti Hengky naik kedalam bus, posisi duduk mereka bersampingan dan di belakang kursi mereka Viky dan Nila duduk, dan di sebelah kursi Nila adiknya duduk bersampingan dengan karyawan lain.


Setelah semua naik kedalam bus, Hengky memerintahkan supir untuk menjalankan bus secara bersamaan supaya tidak ada yang ketinggalan.


Seluruh karyawannya berseru gembira saat dalam perjalanan ada juga yang duduk santai dan ada juga yang memetik gitar sambil mengajak teman temannya bernyanyi.

__ADS_1


__ADS_2