Ketika Janda & Duda Berjodoh

Ketika Janda & Duda Berjodoh
Hari H Pernikahan


__ADS_3

Tempat yang sungguh indah dan istimewa serta dekorasi yang sangat sempurna, dengan latar belakang terdapat pantai yang sungguh indah dan model panggung yang berbentuk jembatan dengan penuh hiasan juga sangat terlihat indah.


Orangtua Hengky lebih memilih diluar ruangan agar terlihat bebas dan sambil bersantai disana.


Semua undangan telah banyak yang datang disana sambil menunggu kedua mempelai, mereka berbincang dan sekedar menikmati berbagai macam minuman.


Sementara kedua mempelai sedang berdandan untuk tampil lebih indah dan memukau.


Hari ini mereka melaksanakan untuk resepsi pernikahan mereka.


Sebab kemarin telah mereka lakukan pernikahan agama yang sah di gereja "Westminster Cathedral " Katedral katolik di London, Inggris.


Disana keduanya telah melakukan bertukar cincin serta menyebutkan janji nikah, setelah mereka diberkati maka mereka telah dinyatakan sah.


Resepsi pernikahan hari ini juga akan mereka laksanakan sebaik mungkin.


"Ibu mau menikah sama Om tampan yah?" tanya Ayu yang melihat Zahra sedang di salon.


"Iyah sayang kau harus merestuinya yah agar Om tampan tulus mencintai Ibu" balas Zahra.


"Iyah Ibu, Ayu merestui Ibu menikah dengan Om tampan kok!" ucap Ayu tersenyum kepada Zahra.


"Ya sudah kau tenang yah, selesai ini Ayu ikut di dandan juga yah!" Zahra juga menginginkan Ayu cantik hari ini agar ia bisa mendapingi Zahra.


"Siap Ibu!" Ayu yang masih belum sepenuhnya mengerti ia malah berlari larian dan bermain disana.


Velyx dan Evelyn sangat sibuk hari ini tetapi disela kesibukan pun Evelyn menyempatkan diri berdandan.


Penganten pria teah bersiap karena tidak ada yang perlu di dandan selain berpakain rapi.

__ADS_1


Ia berada di luar dimana para undangan berada disana, ada yang sekedar berbincang dan ada juga yang memberi selamat padanya.


"Woy bro kau keren sekali bisa dapat cewek idaman kau, selamat yah bro aku sangat senang mendengarnya!!!!" teriak sahabatnya yang tak lain adalah Tristan.


"Hey haha thank's bro, catch up quickly jangan permainkan perempuan lagi!" balas Hengky mengingatkan Tristan yang masih betah dengan sikap bejatnya kepada wanita.


"Hahaha, aku butuh bantuanmu mencarikan ku seorang wanita yang pas untukku," balas Tristan sambil memeluk Hengky.


"Percaya bro pasti jodoh akan datang dengan sendirinya!" ucap Hengky menyemangati ia membalas pelukan Tristan.


Mereka bercanda bergurau mengingat masa masa kebersamaan mereka yang dulu, dengan kebetulan teman temannya yang lain semakin datang bersamaan.


Hengky menyambut dan menghampiri, ia berterimakasih telah ikut menyaksikan pernikahannya


"Orang Indonesia kah istri mu ini bro?" tanya seorang temannya yang baru datang.


"Yes bro because Indonesian women are beautiful!"


"Wah, hahah please carikan buatku satu wanita Indonesia kalau begitu Ky!" ucap temannya itu.


"Haha boleh datanglah ke Indonesia!" balas Hengky mengajak karena kebanyakan teman temannya malah memintanya mencari wanita Indonesia untuk mereka.


Mereka pun terus bergurau kepada Hengky menambah suasana perayaan pestanya semakin meriah, belum lagi kerabat yang ikut hadir dan juga bestie bestie Evelyn dan suaminya juga hadir guys!


(Sangat meriah loh bestie, yang dapat undangan cepat datang yah hidangan sangat enak enak loh😁)


Disela sela keramaian Ayu yang telah di dandan cantik dan berpakaian sangat indah ia keluar dari tempat salon Ibunya pergi untuk mencari Om tampannya di luar.


"Om tampannya di mana yah?" ucapnya bertanya sendiri sambil berjalan melihat sekeliling lapangan disana begitu banyak orang.

__ADS_1


"Aduh Om tampannya dimana?" ucap nya lagi saat ia melihat sekeliling begitu banyak orang.


Ia terus berjalan menyusuri lapangan pesta itu untuk mencari keberadaan Om tampannya, namun karena ia terlalu kecil sehingga kadang orang yang berjalan disekitarnya tidak menyadarinya, ada yang menambraknya dan ada yang menginjaknya.


"Hiks, hiks, hiks, ow sakit!" teriak Ayu meringis karena berada di dalam kerumunan orang.


Sementara Hengky tidak menyadarinya ia begitu sibuk terhadap orang yang mengucapkan selamat padanya.


Karena terdengar ada tangisan anak anak orang disekitar pun baru menyadari, semua padangan jatuh kepada Ayu.


Hengky yang sempat mendengar itu ia berlari kearah sumber suara itu.


"Ayu, eh sayang!" dengan cepat Hengky menghampiri Ayu dan mengangkatnya.


"Om tampan, kaki Ayu sakit sudah di ijak!" ucap Ayu meringis dan mengadu kepada Om tampannya.


"Ohh sayang, cup, cup, sudah jangan nangis lagi yah ini Om pijitin yang sakitnya!" balas Hengky menenangkan Ayu ia memeluk dan mencium serta mengelus elus kaki Ayu yang sakit.


Para undangan semua pandangan mereka tertuju pada Ayu dan Hengky yang menggendongnya.


Disana pun banyak yang bertanya tentang Ayu, penasaran karena begitu dekat dengan Hengky.


Sebelum hari pernikahan di mulai Evelyn telah mencarikan Babysitter untuk Ayu karena mereka yang sibuk sibuk saja tidak sempat mengurus Ayu dulu terutama Zahra.


Namun entah kenapa Babysitter itu lalai sehingga Ayu lepas dari pengawasannya.


Hengky yang tidak tega dengan Ayu anak kesayangannya ia masuk kedalam sebuah ruangan untuk tempat Zahra bersalon disana, ia hendak mencari Babysitter itu dan memberi teguran atas kelalaiannya.


Para undangan tak lagi menghiraukan itu mereka juga sibuk berbincang kepada kenalan mereka yang kebetulan juga ikut ada disana.

__ADS_1


Alunan musik musik menambah kebisingan di lapangan pesta itu.


__ADS_2