Ketika Janda & Duda Berjodoh

Ketika Janda & Duda Berjodoh
Persiapan untuk ke London


__ADS_3

"Vic tolong bantu kerjakan berkas berkas ini, jika tidak ada yang tidak beres suruh di kerjakan kembali" ucap Hengky kepada Vicky yang sedang bersiap siap untuk pergi.


"Siap laksanakan Bos ku 86 !" balas Vicky mengangkat tangannya memberi hormat. "hehe thank you Vic, aku tinggal dulu sebentar" Hengky tersenyum melangkah kaki berlalu meninggalkan kantornya. Vicky mengangguk dan segera mengambil alih untuk tugas itu.


Siang itu Hengky dihubungi oleh pengurus Visi Zahra untuk keberangkatannya di London, ia memberitahukan jika semua sudah ia siapkan.


Hengky mengunjungi seseorang itu karena masih ada yang perlu ia urus selanjutnya.


Sementara dikantornya ia masih merahasiakan rencana pernikahannya ini, ia menunggu waktu tepat untuk memberitahukannya.


Vicky dan karyawan lainnya memang melihatnya selalu sibuk sering sering berpergian. Mereka merasa kepo namun takut untuk menanyakannya.


...----------------...


Lanjut


(Menjemput Zahra di rumah)


...----------------...


"Sayang kita keluar sebentar untuk mengurus keperluan keberangkatan kita !" ucap Hengky yang memasuki rumahnya.

__ADS_1


Zahra menoleh kearah sumber suara itu.


"Tapi Tuan bagaimana dengan Ayu, apa dia dibawa saja?" tanya Zahra karena keluar tak sebentar mungkin akan memakan waktu lama jika Ayu dibawa akan kecapean.


"Tidak apa kalian siap siap, Ayu kita bawa saja" balas Hengky yang tidak mau pergi tanpa membawa Ayu.


"Ya sudah deh, ayo sayang" jawab Zahra membawa Ayu


berganti pakaian di kamar.


Tiga puluh menit berlalu, mereka langsung saja pergi ketempat tujuannya.


"Kita mau kemana Om tampan?" tanya Ayu tiba tiba pergi tidak diberitahu padanya.


Setelah beberapa menit berlalu, Hengky membawa Zahra dan Ayu di tempat yang mereka tuju, setelah seseorang menyerahkan segala keperluan kepada Hengky tak lupa juga ada beberapa yang perlu di tanda tangani oleh Zahra.


Saat sedang berbincang dengan seseorang itu Hengky di hubungi oleh Juan.


TING-TING-TING(Dering telepin berbunyi)


(Mengangkat telepon)

__ADS_1


"Ahh Hallo Ju, ada apa tumben menghubungi?" tanya Hengky mengangkat telepon Juan.


"Maaf Ky aku hanya ingin mengajak kau dan Zahra makan bersama siang ini dirumah" jawab Juan.


Beberapa minggu atau hampir satu bulan pernikahan Juan dengan Nita mereka tidak lagi bertemu, jadi Juan telah menceritakan Hengky kepada Papanya David itu sebabnya Hengky di minta untuk ikut berjamu siang itu dirumah mereka.


"Ohh baik lah Ju dengan senang hati kami akan menyempatkan diri untuk hadir disana." Balas Hengky setuju dengan ajakan Juan.


"Siapa yang telepon sayang?" tanya Zahra mengumping saat Hengky bertelepon.


"Juan sayang, dia minta kita untuk hadir disana siang ini!" jawab Hengky mengembalikan Hp-nya kedalam kantongnya.


Mereka juga siang ini sudah tak ada lagi yang di urus jadi ada kesempatan untuk menghadiri undangan dari Juan.


"Terus bagaimana, apa kita pergi kesana?" tanya Zahra memastikan.


"Tentu sayang kita pergi aku sudah janji padanya" begitulah sikap Hengky apa yang telah ia janjikan tak mudah untuk ia ingkari.


"Ya sudah kalau begitu Ayo pergi dari sini!" ajak Zahra setelah semuanya berkas yang mereka urus telah mereka ambil semua.


Hengky mengangguk dan berpamitan kepada seseorang itu, lalu mereka pergi menuju rumah Juan.

__ADS_1


Sengaja Juan mengirim lokasinya supaya Hengky tidak nyasar.


__ADS_2