
Persiapan untuk keberangkatan hari ini ke London telah disiapkan oleh Hengky dan Zahra, terutama untuk Ayu.
Perjalanan yang sangat jauh akan merasa kelelahan untuk anak kecil sebesar Ayu maka dari itu Hengky lebih memilih ruang First Class agar terasa nyaman dan privat tentunya mendapat pelayanan premium seperti makanan dan minuman.
"Apa semua sudah siap sayang?" tanya Hengky melihat semua barang barang mereka yang cukup banyak.
"Kayaknya sudah deh!" balas Zahra yang telah bersiap siap untuk pergi.
"Om tampan, kita mau kemana lagi?" tanya Ayu yang sudah berpakaian cantik dengan tatanan rambut yang sangat indah.
"Kita pergi jalan jalan ke London sayang!" sela Zahra yang sedang memasang jaket untuk Ayu.
"Wah sangat jauh sekali Ibu?" ucap Ayu menerka nerka London yang sangat kejauhan.
"Iyah makanya Ayu nanti jangan rewel yah!" pesan Zahra mengingatkan Ayu.
"Baik lah Ibu Ayu ingat!" jawab Ayu seraya melompat lompat kegirangan.
"Kalau begitu ayo kita berangkat sayang!" ucap Hengky mengajak mereka.
Hengky langsung menggendong Ayu dan segera masuk kedalam mobil begitupun Zahra ia mengikuti masuk.
Vicky hari ini mendapat tugas untuk mengantar mereka dan tentunya dia juga membantu untuk memuat semua barang mereka kedalam bagasi.
__ADS_1
"Kalau semua sudah siap Vic ayo langsung saja kita berangkat!" teriak Hengky melihat Vicky diluar jendela.
"Iyah Tuan," seru Vicky berlari kecil membuka pintu dan masuk.
Tak butuh waktu lama pun Vicky menjalankan mobil membawa mereka ke bandara Internasional.
"Vick jika ada waktu kalian, datang yah di sana!" Hengky sebenarnya ingin mengajak Vicky dan Nila namun mengingat pekerjaan kantor juga tak ada yang mengawasi selama ia pergi.
"Mohon maaf saja deh Tuan kami rasa tidak lagi bisa untuk menghadiri pesta kalian disana!" jawab Vicky berkata seadanya saja.
"Ya sudah tidak masalah Vick" balas Hengky menghembuskan nafasnya.
"Ehm aku turut bahagia saja Tuan, aku ucapkan selamat berbahagia kepada Non Zahra!" ucap Vicky memberi selamat kepada Hengky dan Zahra.
"Ohh terimakasih yah Vick," balas Zahra tersenyum.
"Semoga saja Non Zahra yang terbaik untuk Tuan" batin Vicky.
...----------------...
(Sesampainya di bandara Internasional)
Vicky kembali mengeluarkan barang barang mereka dari bagasi mobil, disana pun telah ada beberapa maskapai penerbangan yang menyediakan pelayan khusus untuk penumpang first class.
__ADS_1
Mulai dari memandu proses check in, menunggu di lounge, hingga membawakan tas penumpang.
Ia akan menemani penumpang terus dari bandara hingga masuk ke dalam pesawat.
"Vick, kami pamit pergi dulu, ingat aku mempercayaimu mengawasi kantor!" ucap Hengky berpamitan dan menegaskan Vicky untuk pekerjaannya dikantor.
"Aku akan melakukannya sebisa mungkin Tuan, kalian hati hati yah!" balas Vicky sedikit terharu melihat kepergian mereka.
"Sampai jumpa dilain waktu lagi Vick," ucap Zahra memberi salam kepada Vicky juga.
"Iyah Non, jangan lupa kabarin saat melangsungkan pernikahaannya!" Vicky mengingatkan mereka agar tak lupa dengan mereka yang berada di indonesia.
"Hehe pasti Vick, kami pergi dulu byee!!" balas Zahra melambaikan tangannya.
Vicky pun membalas lambaian tangan itu dengan wajah tersenyum.
Hengky bersama Zahra dan Ayu langsung berlalu dari sana dan segera saja melakukan cek in untuk segera terbang.
"Sayang, jangan rewel yah kita mau berangkat nih!" sekali lagi Zahra mengingatkat Ayu.
"Euhmm..," balas Ayu dengan anggukan kepala mengerti.
"Ayo sayang!" Hengky merangkul Zahra dan mengambil alih untuk mendorong sepeda roda Ayu.
__ADS_1
Zahra menoleh kearahnya dan tersenyum, mereka berjalan sambil saling merangkul pinggang. Zahra menyandarkan kepalanya dibahu Hengky, tak lupa pun Hengky meninggalkan ciuman dikening Zahra sangat bahagia.
...----------------...