Ketika Janda & Duda Berjodoh

Ketika Janda & Duda Berjodoh
BAB 52 Keceriaan Menyambut Tahun Yang baru


__ADS_3

Malam itu terlihat begitu ramai dan ceria di depan halaman Villa. Banyak teman teman mereka disana terlihat begitu gembira berteriak dan tertawa menonton berbagai lomba yang dilakukan. Zahra yang sedang duduk ikut menyaksikan bersama Nita mereka juga sesekali tertawa bersorak tepuk tangan. Hengky dan Viky juga ikut dalam perlombaan itu, saat ia melihat Zahra tertawa dan bertepuk tangan menambah semangat Hengky untuk memenangkan lomba.


***


Penonton yang berada disana bukan hanya Nita dan Zahra, disana masih banyak juga yang masih belum ikut yang bukan termasuk karyawan Hengky melainkan keluarga atau teman dari karyawannya masing masing.


Nila melirik sekeliling juga kekanan dan kirinya, ia melihat begitu banyak cowok keren dan tampan, sungguh hatinya sangat terpikat. "Andai saja seseorang dari cowok cowok disana mengungkapkan kata cinta untukku aku takkan menolaknya hem!" batin Nita tersenyum senyum sendiri.


"Ada apa Nit, kenapa senyum senyum kayak begitu?" tanya Zahra heran dengan tingkah lakunya Nita beberapa jam ini. "Oh tidak kak, lucu saja kakak kakak yang main lomba itu" tunjuk Nita sambil tertawa untuk menyembunyikan isi otaknya.

__ADS_1


Kembali ia melirik sebelah kanannya lagi disana matanya tertuju dan memperhatikan seorang pria yang ternyata pria yang menyelamatkan Zahra tadi. "Kak, kak Zahra lihat deh disana ada cowok yang nolong kakak tadi!" ucap Nita menarik narik tangan Zahra dan menunjuk pria yang berada tidak jauh dari sana. "Yang mana Nit?" tanya Zahra kebingungan karena disana begitu banyak cowok cowok. "Itu lho kak yang pakai baju hitam" tunjuk Nita menjelaskan. "Oh itu, ayo kita samperin dia Nit aku ingin berterima kasih padanya"! Ajak Zahra setelah mengetahui pria itu yang menolongnya.


"Tapi kak aku takut kalau misalnya kita pindah tempat lagi kak Hengky panik," ucap Nita tidak berani lagi. "Aduh, iyah yah kalau begitu kau saja Nit panggil dia kemari," pikir Zahra lebih baik pria itu yang menghampirinya karena mereka tidak lepas dari pandangan Hengky dari sana.


DEG


"Nit kenapa diam?" tanya Zahra lagi. "Eh tapi kak, Nita tidak berani kesana," balas Nita memalas karena disuruh untuk pergi kesana.


"Lho kenapa?" Zahra makin bingung saja apa yang ada dipikiran Nita, dia tidak mengerti jika Nita memang mengagumi cowok cowok itu dari sana.

__ADS_1


"Em yaudah deh kak, Nita kesana panggil cowok itu," bagaikan yang terkena hukuman Nita berjalan pelan pelan seakan mencuri perhatian cowok cowok ganteng yang ia lewati. Setelah sampai didekat cowok itu Nita menarik nafas dan membuangnya sebelum ia berbicara. "Ehm kak maaf mengganggu, aku disuruh kakak yang disana untuk panggil kamu kak!" ucap Nita pelan pelan sambil menunjuk Zahra yang tengah duduk disana.


Pria itu menoleh melihat arah yang ditunjuk Nita. "Apakah sangat penting ?" tanya pria itu acuh tak acuh. "Sepertinya begitu kak," jawab Nita berdiri dari samping pria itu.


Benar saja cowok cowok disana memperhatikan Nita yang telihat malu malu kucing berada dalam kerumunan cowok ganteng.


Nita memang mempunyai paras yang cantik dan manis selain bulu mata yang lentik ia juga mempunyai lesung pipi yang menambah kecantikannya. Pria itu memandang wajah Nita dan menarik nafasnya. "Oke aku akan kesana, kau duluan saja!" jawab pria itu masih cuek.


Nita mengangguk tak lupa memandang cowok cowok itu sebelum ia berlalu dari sana.

__ADS_1


__ADS_2