Ketika Janda & Duda Berjodoh

Ketika Janda & Duda Berjodoh
BAB 46 Air Terjun


__ADS_3

Setengah hari penuh mereka mengadakan berbagai macam kegiatan lomba semuanya terlihat lelah karena kecapean kebanyakan dari mereka ada yang beristirahat tidur untuk menunggu makan malam mereka.


"Zah kau tidak istirahat juga?" tanya Nila yang baru selesai berkegiatan.


"hm tidak Nil, aku kan sedari tadi tidak ngapa ngapain" jawab Zahra yang tengah duduk bersama Nita di depan halaman Villa.


"oh oke, aku istirat sebentar capek banget, Nit tolong temani Zahra ya!!" ucap Nila beranjak pergi meninggalkan Zahra dan Nita.


"hm siap kak!" jawab Nita kepada kakaknya.


Karena Nila termasuk yang memandu kegiatan mereka ia sangat kelelahan, beda dengan Zahra dan adiknya Nita mereka tidak mengikuti kegiatan itu, bukan cuma mereka juga ada beberapa orang yang dibawa karyawan kantor sama seperti Zahra dan Nita.


"kak Zahra bagaimana kalau kita jalan jalan di tepi sana disini bosan" ajak Nita kepada Zahra.


"ah ide bagus kita ketepi air terjun itu" menyetujui apa yang dikatakan Nita


Mereka pergi ketempat yang mereka inginkan itu, Zahra tanpa memberitahukan Hengky kemana ia pergi karena Hengky yang tengah capek dan beristirahat ia takut membangunkan.


"wah sangat indah air terjun ini kak Zahra!" ucap Nita saat sampai ditepi terjun itu.


"iyah Nit kayaknya airnya sangat dingin" jawab Zahra juga kagum dengan keindahan alam itu.


"kak Zahra bisa berenang?" tanya Nita.


"bisa sedikit sih, kenapa? " jawab Zahra.


"tidak kak, rasanya adem kalau berenang!" ucap Nita ingin mengajak.

__ADS_1


"kalau begitu ayo kita berenang Nit, aku juga ingin sekali menyelam di air sejuk ini!" Zahra juga terngiang ngiang ingin sekali berenang.


Setelah melihat terjun itu hati mereka berkeinginan ingin berenang karena melihat airnya sangat indah dan rasanya pasti sejuk.


Zahra yang tidak sabar segera menuruni tepian ia pergi kebawah dan ingin cepat menyembur dibawah air terjun itu.


"tunggu kak Zahra" teriak Nita yang masih berada diatas tepian.


"ada apa Nit?" tanya Zahra menoleh keatas.


"kita belum memberitahukan kak Nila, aku takut jika mereka marah sama kita kak!" ucap Nita sedikit cemas.


"mereka tidak akan marah kok, airnya juga tidak ada yang dalam tidak usah takut" jawab Zahra menjelaskan kepada Nita.


Nita terlihat ragu ia melirik kiri kanan dan akhirnya juga mau dengan ajakan Zahra.


"oh airnya dingin banget kak Zahra!" teriak Nita saat masuk kedalam air


"segar kan Nit, ayo menyelam" Zahra dengan gembira mulai berenang.


Mereka sungguh senang berenang di air terjun yang dingin dan bersih, mereka bermain gembira, berteriak dan tertawa. Sesekali juga mereka menyemburkan diri dari air yang meluncur dari atas, kebahagian mereka pecah seketika.


"aww...!" teriak Zahra saat kembali menyelam kedalam air.


Nita yang tidak mendengar teriakan Zahra tidak menyadari sedikit pun apa yang sedang di alami Zahra.


"Nit, tolong tarik aku dulu!!!" teriakan Zahra lagi yang mulai dibawa arus air kebawah. Genangan air yang mengalir sangat deras sehingga kaki Zahra yang terpeleset hilang keseimbangannya sampai tak bisa perpegangan apa apa untuk mempertahankan supaya arus air tidak membawanya kebawah.

__ADS_1


Nita yang tengah asyik terus bermain sampai ia tak menyadari Zahra jauh disana, karena suara air yang meluncur membuat kebisingan tidak terdengar suara orang.


"Nit!! Tolong aku Nit!!" Zahra terus berteriak namun mulai kejauhan dimana tempat Nita berada arus air terus membawa Zahra kebawah.


"NitaTolong! Tolong aku siapa pun yang ada disana!!" teriakan Zahra mulai panik yang mulai kejauhan kebawah.


Seseorang dari atas tepian air terjun itu sempat mendengarkan suara orang minta tolong. Dia berlari menghampiri tempat dimana Nita sedang berenang.


"apa kau tidak mendengar suara orang minta tolong!!!" suara seorang pria terdengar dari atas tepi air.


"haaa?" Nita menoleh melihat orang itu tak mengerti apa yang diucapkan padanya.


Nita mulai tersadar dan melihat sekelilingnya tak menemukan Zahra sama sekali.


"kak Zahra! Kakk!!!" teriak Nita ketakutan.


pria yang melihatnya dari atas segera melompat kebawah dan membantu mencari keberadaan Zahra.


"aku mohon tolong kak Zahra, dia pasti terhanyut kebawah!" ucap Nita mulai panik, rasa takut dan khawatir itu yang ada dipikirannya.


"kau kembali keatas dan beritahu kesiapa pun agar mereka bantu mencari!" ucap pria itu dengan cepat berenang mengikuti arus air itu.


Nita mengangguk dan segera naik keatas berlari menghampiri orang orang yang ada disekitar sana untuk meminta tolong.


orang orang itu mengerti dan dengan cepat menyusul seorang pria yang pertama kali menyelam itu.


Rasa takut, gelisah dan khawatir bercampur aduk ada dipikiran Nita, ia tidak berani memanggil kakaknya atau Hengky karena takut akan di marahi.

__ADS_1


__ADS_2