Ketika Janda & Duda Berjodoh

Ketika Janda & Duda Berjodoh
Indonesia For Waiting


__ADS_3

Tidak terasa pasangan suami istri ini sudah berada di London kurang lebih selama dua bulan.


Hengky yang meninggalkan pekerjaannya sudah tak sabar ingin segera pulang karena pengawasan Vicky tidak membuatnya tenang.


Mereka pun memutuskan pulang ke Indonesia karena tak ada lagi yang perlu di urus atau hal penting di Kota London.


Evelyn dan Velyx memang mengizinkan mereka pulang namun mereka tidak ingin jika Ayu pulang dulu, kebersamaan dalam beberapa bulan itu membuat mereka sangat dekat dengan Ayu begitu juga sebaliknya Ayu sangat akrab dengan Opa Oma nya.


Zahra tidak tega melihat kedua orang tua suaminya jika membawa Ayu pasti mereka sedih dan kesepian, dihari tua mereka setidaknya ada cucu yang selalu menemani hari harinya.


Hengky pun mengizinkan Ayu tinggal bersama mereka untuk sementara waktu karena Ayu juga meminta tidak ingin pulang, dengan senang hati mereka pulang tak membawa Ayu.


"Mami dan Papi sangat senang sayang Ayu tinggal disini!" ucap Evelyn terus memeluk Zahra karena sebentar lagi mereka akan berpisah.

__ADS_1


"Mih, Zahra berterimakasih karena kalian memperlakukan Ayu dengan baik tanpa memandang asal usulnya, aku terharu perbuatan baik Papi Mami selalu Zahra ingat!" balas Zahra sedih karena perpisahan ini.


"Sudah sayang kau jaga dirimu baik baik, jika kalian mendapat kabar gembira jangan lupa diberitahu kami disini yah sayang!" ucap Evelyn, tetap dengan harapan pernikahan anaknya membuahkan hasil yang baik.


"Tentu Mih kami akan memberitahukan kalian, Zahra berterimakasih atas kebaikan kalian padaku yang sudah menganggap aku sebagai anak kalian sendiri, aku pasti akan merindukan kalian?" ucap Zahra lirih tak tertahankan air mata harunya menetes.


Kebaikan mertua nya ini tidak ada duanya, selama hidupnya dalam pernikahan pertamanya mertua yang sebaik mereka tidak pernah Zahra temukan.


Hatinya sangat tersentuh dengan perbuatan mertua nya yang baru ini sangat pengertian dan peduli, Zahra seakan tak ingin jauh jauh dengan mereka namun keadaan yang memaksa mereka untuk berjarak jauh.


Tak lain, Hengky pun sedih meninggalkan orangtuanya yang sangat super baik ini, jika saja mereka diberi umur yang panjang Hengky meminta biarkan mereka hidup dalam 300 ratus tahun lagi.


"Sudah sayang doa terbaik kami akan menyertai kalian, aku harap kalian baik baik disana yah?" balas Evelyn memeluk dan mencium anak satu satunya.

__ADS_1


Hengky mengangguk dan beralih memeluk Papinya.


"Jadilah suami yang baik seperti Papi sayang, jangan seka-sekali menyakiti hati istrimu!" pesan Velyx kepada Hengky tak lupa ia memeluk anak kesayangannya itu.


"Hengky mengangguk tersenyum sedih dan berpamit pulang ke Indonesia.


Mereka sebelum pergi memeluk dan mencium Ayu serta memberi nasihat agar Ayu tidak bandel dan tidak melawan Oma Opanya.


"Ayo sayang kita pergi!" ucap Hengky merangkul istrinya.


Zahra mengangguk dan tak lupa melambaikan tangan mereka kepada orang tua mereka sebagai tanda perpisahan.


Hengky melaju membawa mereka di bandara untuk segera terbang ke Indonesia hari ini juga.

__ADS_1


Kegelisahan tentang pekerjaannya ia pendam beberapa bulan ini, walaupun Vicky selalu memberi laporan namun kekhawatirannya selalu menguasai dirinya.


Mereka pun pulang sesuai keinginan mereka sehingga sampai ditempat tujuannya dengan selamat.


__ADS_2