Ketika Janda & Duda Berjodoh

Ketika Janda & Duda Berjodoh
BAB 55 Pergantian Tahun


__ADS_3

Nita yang ditinggal oleh Zahra bersama dengan pria tadi merasa deg degan gugup karena di pandangi oleh pria itu terus. "Aissh kenapa pula cowok ini memandangiku dari tadi" batin Nita malu malu. Ia melihat sekeliling begitu banyak pasang pasangan yang tengah berduaan termasuk Nila dan Viky berdua di pojok taman bunga disana, begitu juga Zahra dan Hengky berdua didepan Api Unggun, dan ada juga yang sekekelompok sedang berkumpul bernyanyi bermain gitar.


Nita yang bingung sendiri dengan suasana yang sudah berubah ini membuat dia terkaget lagi saat ia mengetahui pria itu telah duduk dikursi tempat Zahra tadi tepat bersampingan dekat sekali dengannya. " Kenapa kau melihatku terus?" tanya Nita kepada pria itu memberanikan diri. "Tidak, aku hanya melihat ulat ada di rambutmu!" jawab pria itu kembali dengan posisi duduk menghadap kedepan. "Haahhh! Dimana?" Nita berteriak ditambah kaget lagi dan mengipas ngipasin rambutnya.


Pria itu tersenyum menang membohongi Nita ia kembali cuek dan tidak menghiraukan Nita. "Sudah jatuh tidak usah sepanik itu!" ucapnya saat ia melihat Nita terus terusan mengipasin rambutnya. "Jangan kau mencadai aku" suara Nita sedikit meninggi ia berdiri ingin pergi dari situ. "Eh tunggu tunggu, tenang dulu aku tidak membohongimu memang ada ulatnya cuman sudah jatuh kayaknya!" ucap pria itu menarik tangan Nita dan meminta untuk duduk kembali, ia mengarang lagi cerita agar Nita percaya.

__ADS_1


Dengan sebel Nita menghempaskan dirinya duduk kembali dikursinya dengan muka cuek dan marah kepada pria itu. "Aku minta maaf jika aku membuatmu marah!" kalimat pria itu kembali berbicara. Nita hanya diam tak bersuara sembari menyilangkan kedua tangannya didada. "Sekali lagi aku minta maaf, jika kau berkenang kenalkan namaku Juan!" ucap pria itu mengulurkan tangannya dan memberitahukan namanya ia terus berbicara karena Nita masih terdiam.


"Ehm nama mu siapa?" bertanya dan berbicara terus karena Nita tidak menghiraukannya. Mereka terdiam sejenak Nita ingin menjawab namun ada rasa enggan, dan akhirnya Juan menurunkan tangannya karena Nita tidak membalasnya. "Aduh Nita kau bego banget sih ayo kenalan padanya!" suara hati Nita terngiang ngiang sampai ditelinganya, sehingga ia mengikuti apa kata hatinya. "Ehm iyah nama ku Nita" dengan hati hati Nita menjawabnya singkat dan kembali diposisi duduknya semula. "Wah namanya cantik seperti orangnya," puji Juan tersenyum. "Terimakasih" jawab Nita singkat.


Mereka semakin lama semakin asyik ngobrol sehingga sampai kehalaman terakhir saling bertukar nomor ponsel. "Asyik juga pria tampan ini setelah kenal!" batin Nita yang mulai akrab dengannya. Akhirnya malam tahun baru dia tak sepi, karena kakak kakaknya sibuk pacaran tak salah juga jika dia mencari pasangan.

__ADS_1


Suasana pergantian tahun di malam itu sangat ramai dan bising di depan Villa di puncak, untuk menyambutnya mereka berhamburan menyalakan Kembang Api secara bergantian terus meluncur keatas, keadaan gelap menjadi bercahaya karena banyaknya Kembang Api.


"Ucapkan sesuatu apa harapanmu ditahun yang baru ini sayang," ucap Hengky yang sedang memeluk mesra punggung Zahra. "Aku harap semoga Tuhan memberikanku kebahagian yang tiada hentinya!" harapan Zahra untuk dirinya. "Amin" Hengky mengaminkan saat Zahra mengucapkan apa harapannya. Mereka tertawa bahagia saling berpelukan mesra dibawah rinding pohon yang ada ditaman Villa, mereka menghabiskan malam itu untuk bercanda dan tertawa berdua, mereka saling bercerita tentang masa depan yang bahagia.


Begitupun dengan yang lain mereka yang saling bermesraan dengan pasangan masing masing, Nila dan Viky yang duduk agak kejauhan dari keramaian diam diam bercumbu mesra untuk membuat perasaan cinta mereka semakin besar dalam hati.

__ADS_1


🤣🤣🤣


__ADS_2